Mitos Tentang Karbohidrat dan Protein

Poptren

Sabtu, 23 Juli 2022 | 03:00 WIB
Mitos Tentang Karbohidrat dan Protein
Ilustrasi makanan berprotein tinggi. (pixabay/stevepb) (suara.com)

Poptren.suara.com - Tubuh memerlukan zat gizi makro agar tetap sehat. Zat gizi makro terdiri dari karbohidrat, protein, dan lemak.

Dari ketiganya, karbohidrat kerap kali "dimusuhi" oleh orang-orang yang sedang diet untuk menurunkan berat badan atau mengidap penyakit diabetes.

Sementara protein justru dikonsumsi berlebihan terutama oleh orang-orang yang sedang program untuk pembentukan otot.

Dokter Spesialis Gizi dr. Shiela Stefani M.Gizi, Sp.GK, AIFO-K., menekankan bahwa kedua pemahaman itu keliru. "Mitos tentang diet itu banyak, salah satunya soal pembentukan otot. Karena pemahaman protein saja bisa membuat tubuh lebih berotot, jadi semua mengonsumsi protein yang banyak terutama daging merah. Ternyata itu mitos," kata dokter Shiela dalam webinar bersama Halodoc.

Ia menjelaskan bahwa benar kalau protein jadi sumber nutrisi pembentukan otot. Tetapi, itu saja tidak cukup walaupun sudah konsumsi protein sebanyak mungkin.

"Secara penelitian, konsumsi protein yang cukup, bukan berlebihan, bukan sebanyak-banyaknya. Itu dikombinasi dengan latihan pertahanan otot, baru bisa mengalami perubahan atau pembesaran otot. Jadi bukan makan saja, apalagi berlebihan," jelasnya.

Sementara itu, mitos mengenai karbohidrat juga kerap terjadi terutama pada kelompok orang yang mengidap diabetes. Lantaran karbohidrat mengandung glukosa, sehingga orang mungkin khawatir kadar gula darah akan meningkat apabila mengonsumsi karbohidrat.

Padahal, dokter Shiela menjelaskan bahwa karbohidrat tetap diperlukan tubuh sebagai sumber energi untuk beraktivitas.

"Pasien kencing manis masih boleh mengonsumsi karbohidrat. Tapi memang yang disarankan (karbohidrat) yang kompleks, tidak disarankan untuk mengonsumsi karbohidrat sederhana, seperti gula dan tepung," paparnya.

baca juga

Pasien diabetes biasanya akan diresepkan obat penurun kadar gula darah oleh dokter.
Sehingga, apabila pasien juga tidak mengonsumsi karbohidrat sama sekali justru berisiko alami hipoglikemi atau gula darah terlalu rendah.

"Karena kalau tidak mengonsumsi karbohidrat atau mengonsumsi karbohidrat yang rendah, ditambah dengan obat-obatan yang menurunkan gula darah, maka bisa gula darahnya drop atau rendah. Itu justru bahaya, bisa sampai penurunan kesadaran," jelas dokter Shiela.

Sumber : suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Rekomendasi Sarapan Tinggi Protein, Cocok Buat si Pejuang Diet!

5 Rekomendasi Sarapan Tinggi Protein, Cocok Buat si Pejuang Diet!

Health | Selasa, 05 Juli 2022 | 08:54 WIB

Terkini

BRI Tegaskan Jadi Korban Dugaan Kredit Fiktif, Apresiasi Langkah Cepat Polda Sumsel

BRI Tegaskan Jadi Korban Dugaan Kredit Fiktif, Apresiasi Langkah Cepat Polda Sumsel

Sumsel | Rabu, 01 Juli 2026 | 23:55 WIB

Bank Sumsel Babel Borong 6 Penghargaan Infobank 2026, Pertahankan Predikat Layanan Terbaik

Bank Sumsel Babel Borong 6 Penghargaan Infobank 2026, Pertahankan Predikat Layanan Terbaik

Sumsel | Rabu, 01 Juli 2026 | 23:41 WIB

Menembus Lautan, PTBA dan PKBM Pesona Hadirkan Akses Pendidikan di Pulau Tegal

Menembus Lautan, PTBA dan PKBM Pesona Hadirkan Akses Pendidikan di Pulau Tegal

Sumsel | Rabu, 01 Juli 2026 | 23:35 WIB

Diduga Masalah Asmara, Begini Kronologi Siswi SMP Terjun ke Sungai Beliti

Diduga Masalah Asmara, Begini Kronologi Siswi SMP Terjun ke Sungai Beliti

Sumsel | Rabu, 01 Juli 2026 | 23:13 WIB

Sulitnya Cari Solar, Bus AKAP Mogok di Jalintas Sumatera karena Kehabisan BBM

Sulitnya Cari Solar, Bus AKAP Mogok di Jalintas Sumatera karena Kehabisan BBM

Sumsel | Rabu, 01 Juli 2026 | 22:53 WIB

Harga BBM Turun, Pengguna Pertamax di Palembang: Turunnya Dikit, Lumayan Lah!

Harga BBM Turun, Pengguna Pertamax di Palembang: Turunnya Dikit, Lumayan Lah!

Sumsel | Rabu, 01 Juli 2026 | 22:28 WIB

Anggaran Lampu Jalan Palembang Melonjak dari Rp11 Miliar ke Rp140 Miliar, Ada Apa?

Anggaran Lampu Jalan Palembang Melonjak dari Rp11 Miliar ke Rp140 Miliar, Ada Apa?

Sumsel | Rabu, 01 Juli 2026 | 22:07 WIB

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Kasus Abdul Wahid, KPK Periksa Sekda Riau dan Bupati Indragiri Hulu

Kasus Abdul Wahid, KPK Periksa Sekda Riau dan Bupati Indragiri Hulu

Riau | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:49 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

×