Pengaruh Cuaca dan Polusi Terhadap Kesehatan Rambut

Poptren

Senin, 25 Juli 2022 | 09:10 WIB
Pengaruh Cuaca dan Polusi Terhadap Kesehatan Rambut
Ilustrasi Keramas. (suara.com)

Poptren.suara.com - Memasuki pertengahan tahun, wilayah Indonesia biasanya sudah masuk musim kemarau. Tetapi, di beberapa daerah masih memiliki curah hujan cukup tinggi. Ditambah lagi paparan polusi udara, terutama di kota urban.

Kondisi seperti itu akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan, termasuk rambut. Haruskah keramas setiap hari untuk menyingkirkan paparan polusi juga faktor cuaca tak menentu?

Dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Shakti Indraprasta, Sp.KK., mengatakan bahwa hal itu tidak perlu.

"Tidak perlu meningkatkan frekuensi mencuci rambut. Cukup keramas sesuai dengan tipe kulit saja. Karena kalau terlalu sering bisa buat rambut mudah rontok," jelasnya saat konferensi pers NMW Skin Care di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ia menyarankan, untuk tipe kulit kepala berminyak bisa keramas paling sering satu kali sehari. Sedangkan kulit kepala kering sebaiknya lebih jarang keramas, misalnya dua kali sehari.

Dokter Shakti menyampaikan bahwa ciri rambut sehat berarti tampak berkilau, teksturnya halus dan lembut, ujung rambut tidak bercabang, tidak mudah rontok atau patah, kulit kepala tidak berketombe, dan jumlah helai rambut normal.

Keadaan rambut sehat tersebut juga bisa dimiliki hanya dengan lakukan perawatan di rumah.

"Tips dapatkan rambut sehat, pertama harus memilih sampo sesuai tipe kulit kepala. Kedua, keramas secara rutin sesuai tipe kulit kepala. Kalau berminyak 1 kali sehari gak apa-apa. Kalau kulit kepala kering bisa lebih jarang," tururnya.

"Ketiga, saat keramas digosokan secara halus dan merata ke seluruh kulit kepala. Keempat, gunakan kondisiner diujung kepala. Kelima, saat gunakan catokan pakai heat yang serendah mungkin dan jangan terlalu dekat, berikan jarak 20-30 cm dan janagn gunakan saat masih basah. Harus tinggu set kering dulu," imbuh dokter Shakti.

baca juga

Ia menekankan bahwa rambut rontok sebenarnya normal karena termasuk pada fase pertumbuhan rambut. Akan tetapi, jumlah rambut rontok perlu diperhatikan, jangan lebih dari 100 helai per hari.

Terdapat kondisi masalah rambut dan kulit kepala yang sebaiknya tidak hanya ditangani di rumah tapi perlu perawatan dari dokter. Seperti, kerontokan lebih dari 100 helai per hari, ketombe tidak kunjung hilang dengan sampo, rasa gatal, dan tekstur bersisik.

Sumber : suara.com

Gimana sama kamu bestie ? Apa jenis rabut dan tipe kulit kepalamu ?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Masalah Rambut Jika Terlalu Sering Keramas

3 Masalah Rambut Jika Terlalu Sering Keramas

Health | Senin, 27 Juni 2022 | 11:43 WIB

Terkini

Jangan Sampai Menyesal! Kenali 4 Tanda Jersey Palsu Sebelum Membeli

Jangan Sampai Menyesal! Kenali 4 Tanda Jersey Palsu Sebelum Membeli

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:25 WIB

Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas

Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas

Bogor | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:19 WIB

Warga Dukung MBG Demo di DPRD Sumsel, Siapa Sebenarnya Massa yang Turun ke Jalan?

Warga Dukung MBG Demo di DPRD Sumsel, Siapa Sebenarnya Massa yang Turun ke Jalan?

Sumsel | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:18 WIB

Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan

Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:17 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16 WIB

Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki

Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:15 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka

Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka

Banten | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:08 WIB

Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tancap Gas, Naik 31,4 Persen

Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tancap Gas, Naik 31,4 Persen

Foto | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB