Poptren.suara.com - Setiap orang yang menjalin hubungan romantis dengan orang lain pasti menyukai dan sering memperjuangkan hal penting ini, yaitu perhatian.
Tapi, ternyata jika perhatian itu terlalu berlebihan dan mengganggu adalah tanda dari hubungan yang tidak sehat.
Perilaku overprotektif artinya pasangan yang posesif, mengendalikan, dan mendominasi serta tidak menyadari trauma yang mereka timbulkan pada pasangan mereka bisa berujung pada perpisahan.
1. Tidak memberi ruang pada pasangan
Sikap overprotektif yang kamu lakukan akan membuat pasanganmu merasa tertekan karena kamu melarangnya melakukan ini itu dan membuat dia kehilangan dirinya sendiri. Dia juga akan merasa seperti di penjara karena kamu mengatur semua hal yang harus dia lakukan.
2. Mengatur dengan siapa pasangan boleh bergaul
Tanda posesif berikutnya yaitu suka mengontrol juga mulai mengatur dengan siapa saja Anda atau pasangan boleh bergaul. Bukan untuk melindungi, hal ini dilakukan karena bersikap cemburu. Sebagai contoh, pasangan Anda akan melarang Anda untuk bertemu dengan teman-teman karena perhatian Anda menjadi kurang saat berkumpul bersama orang lain.
3. Menciptakan kejenuhan hubungan
Sikap overprotektif juga bisa membuat hubungan menjadi dingin. Karena tidak ada kenyamanan maka hubungan kalian akan menjadi hambar dan menyebabkan kejenuhan bagi pasangan.
4. Menciptakan Rasa tidak nyaman
Baca Juga: Terdengar Suara Ledakan, Pria Ini Langsung Selamatkan Keponakannya
Pasanganmu akan merasa risih dengan sifat berlebihanmu itu. Kamu yang selalu mengecek gadget nya atau mencurigai setiap kesibukannya akan membuat dia menjadi tidak nyaman untuk terus bersamamu. Dia juga akan merasa tidak lagi memiliki privasi atau waktu untuk dirinya sendiri.
5. Menyalahkan Pasangan atas perasaan negatifnya
Contoh dari masalah ini adalah saat kamu tidak bisa membalas pesannya dengan cepat karena sedang sibuk bekerja, lalu kamu mengatakan, "Maaf, tadi ada rapat yang serius sehingga aku tidak bisa membalas pesanmu."
Lantas mereka menyalahkanmu, "Sibuk terus kamu ya. Selalu tidak ada waktu untuk membalas pesanku, kamu membuatku marah saja."
Pasangan dengan sikap seperti ini adalah ahli memutarbalikkan segala hal sehingga dirinya tidak pernah disalahkan, dan kamu diposisikan sebagai orang jahat yang selalu meremehkannya.
Ajaklah berkomunikasi dan jujurlah dengan perasaanmu bahwa kamu terganggu jika terus dilakukan seperti ini, dengan begitu pemecahan masalah bisa bertemu saat dibicarakan secara baik-baik.(*)