poptren

Ternyata Diabetes Ada Tipenya, Apa Saja Ya?

Poptren Suara.Com
Senin, 19 September 2022 | 20:06 WIB
Ternyata Diabetes Ada Tipenya, Apa Saja Ya?
Ilustrasi Diabetes (Freepik)

Poptren.suara.com - Diabetes adalah penyakit yang kronis dan tidak bisa disembuhkan. Diabetes terjadi ketika produksi insulin dalam darah tidak maksimal. Banyak anggapan bahwa diabetes hanya menyerang kaum lanjut usia, tapi ternyata generasi muda pun bisa terkena penyakit ini.

Diabetes dibagi menjadi dua tipe, yaitu Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2.

Apa perbedaannya? 

A. Diabetes tipe 1 --> disebut juga diabetes insulin karena produksi insulinnya rendah. Hal itu menyebabkan pengidapnya ketergantungan insulin. Apabila insulin dalam darah kurang cukup, maka gula darah meningkat drastis atau disebut hiperglikemia. Umumnya diabetes tipe ini menyerang orang dengan usia dibawah 40 tahun.

B. Diabetes tipe 2 --> tipe ini disebabkan produksi insulin tidak efektif, biasanya menyerang orang-orang yang mempunyai berat badan berlebih. Tipe ini lebih banyak menyerang orang dewasa, meskipun tidak menutup kemungkinan juga menyerang anak-anak dan remaja.

Gejala diabetes umumnya tidak disadari oleh pengidapnya. Diabetes baru akan terasa apabila pengidap penyakit ini merasakan hal tidak biasa dalam beraktifitas. Gejala tersebut diantaranya :

1. Mudah lelah;

2. Mudah lapar dan haus;

3. Pandangan mata kabur;

Baca Juga: Satgas Covid-19 Sebut Indonesia Sudah Berada di Jalur Menuju Fase Endemi

4. Lebih sering buang air kecil, khususnya malam hari;

5. Berat badan menurun.

Apabila gejala semakin parah, seperti hilangnya nafsu makan, merasa mual, sering muntah bahkan demam tinggi, maka segeralah ke dokter.

Meskipun tidak tidak bisa disembuhkan, bukan berarti pengidap diabetes tidak dapat menikmati hidup. Kunci utamanya adalah mengontrol kadar gula dalam darah. Seperti atur pola makan, perhatikan makanan yang dikonsumsi, rutin olahraga, kalau perlu, tambahan vitamin.

Pola makan pun benar-benar harus diperhatikan, karena makanan yang dikonsumsi akan memengaruhi kadar gula darah. Hindari makanan dengan lemak tinggi, junkfood, makanan atau minuman dengan kadar gula tinggi, dan batasi sumber karbohidrat. Selain itu, penting untuk terartur dan patuh dengan jadwal makan. Dalam jurnal studi Education and Health Promotion, tidak nurut dengan jadwal makan akan menyebabkan gula darah meningkat atau bahkan turun drastis.

Cara mengatur pola makan pun harus memperhatikan jumlah berat dan ukurannya. Makan dengan porsi kecil, namun sering, serta hindari memakan makanan dengan konsep sekali makan. Makanlah dengan perlahan, nikmati makanan tersebut. Dengan begitu tubuh lebih mudah mencerna makanan yang dimakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI