Poptren.suara.com - Kesehatan gigi dan rongga mulut erat kaitannya dengan bagaimana seseorang merawatnya. Seseorang dengan kebiasaan merokok dapat memicu beberapa kelainan pada gigi dan rongga mulut. Contohnya gangguan pada gusi yang memicu bau mulut, dimana bau mulut berasal dari paru-paru yang terganggu.
Hal tersebut ada karena aroma dari asap rokok yang sudah lama menempel pada rongga mulut. Tidak hanya itu, aroma asap rokok juga akan memicum keringnya rongga mulut, karena kelenjar di dalam rongga mulut terganggu akibat aktifitas merokok yang rutin. Efek paling parah, kebiasaan merokok dapat memicu kanker pada rongga mulut.
Kebiasaan merokok juga dapat memicu kerusakan pada gigi. Selain itu, kerutan-kerutan di area sekitar bibir dan mulut. Tidak hanya itu, punya kebiasaan mengisap jempol, akan berpengaruh terhadap pertumbuhan tulang rahang. Hal ini berlaku tidak hanya untuk orang dewasa, namun juga untuk anak-anak, apalagi jika kebiasaan tersebut sudah ada sejak si anak belum berusia lima tahun.
Perlu diingat, kebiasaan menghisap jempol, akan ada efek jangka panjang yang tidak bisa dianggap remeh, yaitu mengalami kelainangigi dan rongga mulut yang lebih lanjut dan lebih parah.
Seseorang yang memiliki kebiasaan menggunakan tusuk gigi ternyata juga berpengaruh. Menggunakan tusuk gigi umumnya dilakukan untuk membersihkan rongga gigi dari sisa-sisa makanan, namun tindakan tersebut kurang tepat. Hal ini dikarenakan masih banyak yang belum mengerti cara penggunaan tusuk gigi.
Idealnya, tusuk gigi yang digunakan sebaiknya berbentuk kotak, sehingga lebih optimal mengeluarkan sisa-sisa makanan di sela-sela gigi. Sebenarnya ujung tusuk gigi yang berbentuk lancip tujuannya hanya membantu mengeluarkan sisa makanan yang terlanjur masuk.
Penggunaan tusuk gigi yang tepat hanya sebatas menyentuhkan pada sisa makanan yang menyelip dan mengeluarkannya. Dalam penggunaannya, tusuk gigi tidak diperbolehkan menusuk-nusuk gusi, karena akan semakin mendorong sisa makanan lebih ke dalam.