Poptren.suara.com - Penampilan aktris kenamaan Selena Gomez, beberapa waktu lalu menjadi sorotan. Hal ini dikarenakan penampilannya terlihat lebih berisi. Seperti diketahui, penyanyi berkebangsaan Amerika Serikat ini, tangah berjuang melawan penyakit lupus yang menggerogoti tubuhnya.
Tak pelak, beberapa efek dari penyakit ini pun turut mempengaruhi tubuhnya, terutama obat-obatan yang rutin dikonsumsinya, membuat berat badannya mengalami peningkatan. Perubahan bentuk tubuhnya inilah yang menjadi perbincangan, terutama di dunia maya.
Menyingkapi masalah tersebut, Selena pun, angkat bicara. Melalui akun tiktoknya @selenagomez, secara live, mantan kekasih Justin Biebier ini, menjelaskan bahwa hal ini terjadi karena ia sedang mengonsumsi obat-obatan untuk penyembuhan dari penyakit lupusnya.
“Ketika aku meminumnya, aku cenderung, menahan banyak air, dan ini terjadi sangat normal. Ketika aku tidak minum obat, berat badanku akan turun,” ujar penyanyi berusia 30 tahun ini.
Lalu apa itu sebenarnya penyakit lupus, yang dikenal secara umum sebagai penyakit autoimun ini ? Berikut penjelasan dokter Okki Ramadian, seperti yang dikutip dari kanal youtube Kata Dokter, mengenai penyakit lupus ini.
“Lupus yang dikenal dengan Systemic Lupus Erithemotosus, merupakan penyakit autoimun yang akut, yang muncul dengan berbagai bentuk klinis, yang disebabkan oleh suatu kesalahan imun sistem kita yang seharusnya menyerang musuh tetapi menyerang badan kita sendiri,” ungkapnya
Dokter Okki juga menjelaskan bahwa nyeri persendian yang tak kunjung sembuh haruslah diwaspadai, karena ini merupakan salah satu gejala dari lupus. “Gejala klinis lupus yang paling kita temui adalah nyeri persendiaan. Jadi nyeri persendian yang tiada kunjung sembuh, berobat bolak-balik nggak sembuh-sembuh, kita perlu waspadai, ini adalah suatu bagian dari autoimun,” timpalnya.
Bukan hanya itu, gejala lain lupus juga bisa muncul pada permukaan kulit wajah, seperti bercak-bercak kemerahan pada pipi, rambut rontok, sariawan yang tidak nyeri, pandangan kabur, ataupun rasa lemas yang berlebihan. Sedangkan untuk.penyebab lupus sendiri, dokter Okki mengatakan, selain dari faktor genetik, juga dapat disebabkan oleh adanya mutasi virus ataupun bakteri, obat-obatan, jamu, dan juga paparan ultraviolet yang berlebihan.
Baca Juga: Bukan Hanya Rokok ! Gejala dan Penyebab Kanker Paru-paru Tahap Awal