Poptren.suara.com - Banyak cara para pejabat korup untuk menyembunyikan harta bendanya agar tak terendus masyarakat dan pihak berwenang. Dengan segala cara ia memanfaatkan jejaring, keluarga, dan kolega, sebagai tumbal kesenangan diri dan keluarganya.
Salah satu cara yang kerap dilakukan pejabat korup adalah memanfaatkan anaknya untuk menyembunyikan harta mereka agar tak terendus oleh masyarakat maupun instansi perpajakan.
Sejatinya memang tak sedikit anak pejabat yang hidup dengan kekayaan dan kemewahan yang tidak dapat dijelaskan dengan penghasilan resmi ayah mereka. Sebagian kecil dari mereka bahkan memiliki kecerdasan, keterampilan, dan kecerdikan, dalam menyembunyikan harta ayah mereka.
Kisah-kisah seperti ini sering menjadi sorotan media, karena mengungkapkan kecurangan dan korupsi yang melanda banyak pejabat negara.
Tapi pada saat yang sama, cerita-cerita ini juga menunjukkan betapa pentingnya pendidikan moral dan etika dalam membentuk karakter seseorang, termasuk anak-anak pejabat.
Meskipun tidak semua anak pejabat terlibat dalam praktik korupsi atau penyelewengan harta, banyak dari mereka menghadapi tekanan untuk mempertahankan gaya hidup yang mahal dan kemewahan yang diberikan oleh kedudukan orang tua mereka.
Hal ini tentu dapat membuat mereka terseret dan terjerumus dalam praktik korupsi serta perilaku yang tidak etis.
Akun di Twitter @logikapolitikid baru-baru ini memposting sebuah dugaan bahwa uang yang disimpan Angelina Embun Prasasya di Safe Deposite Box disebut-sebut memiliki jumlah yang kalah besar nilainya dari milik sang ayah yang merupakan seorang pejabat penting--saat masih bertugas.
Angelina Embun Prasasya sendiri merupakan anak sulung dari Rafael Alun Trisambodo yang diduga menyimpan uang miliaran milik ayahnya untuk keperluan foya-foya keluarga mereka.
Baca Juga: Rafael Alun Tak Akan Dapat Uang Pensiun, Netizen: Ya Kali Masih Ngarep...
Uang yang disimpan Angelina Embun Prasasya di Safe Deposite Box diduga memiliki jumlah yang kalah besar nilainya dari milik sang ayah.
“@PPATK tolong cek sekalian Safe Deposit Box atas nama anaknya RAT yang pertama. Disitu jumlahnya gak kalah gede,” cuitnya, Senin (13/3/2023).
![Cuitan akun @logikapolitikid [Tangkapan layar Twitter]](https://media.suara.com/suara-partners/poptren/thumbs/1200x675/2023/03/14/1-screen-shot-2023-03-14-at-164405.png)
Belakangan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memang mendapati uang tunai senilai Rp37 miliar milik Rafael Alun di Safe Deposit Box.
Bahkan sebelum kasus ini mencuat ke publik, tersiar kabar bahwa rafael Alun memiliki akun rekening tak kurang dari 40 akun.
Kasus yang kemudian menjerat Rafael Alun, memaksa PPATK untuk memblokir semua rekening tersebut karena jumlahnya yang tak wajar. Bahkan disebut jumlah nilai transaksi dalam 40 rekening itu cukup fantastis, yakni mencapai Rp500 miliar.