Poptren.suara.com - Mentimun dikenal kaya akan kandungan vitamin A, B, C, dan juga kaya akan mineral. Meskipun memiliki banyak manfaat, sebagian besar perempuan merasa enggan untuk mengkonsumsinya. Buah ini kerap kali dikaitkan dengan salah satu penyebab keputihan pada perempuan.
Keputihan merupakan keluarnya cairan tubuh dari vagina. Keputihan alami memang terjadi ketika seorang perempuan mengalami perubahan hormon sesuai dengan siklus menstruasi. Namun benarkah timun menjadi pemicu keputihan bagi kaum hawa ?
Hingga saat ini belum ada penelitian yang menghubungkan antara makan mentimun dan penyebab keputihan pada perempua. Melansir dari med-mash.ru, situs kesehatan mengatakan keputihan tidak disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi. Jadi anggapan bahwa makan timun bisa menyebabkan keputihan tidak benar.
Umumnya keputihan terjadi saat masa kehamilan atau sedang ovulasi. Cairan yang keluar dari vagina juga bisa bertambah banyak ketika sedang aktif secara seksual dan saat memakai alat kontrasepsi.
Keputihan dianggap normal bila cairan vagina tidak berbau, berwarna bening sampai agak keputihan, dan sedikit berlendir.
Sementara keputihan yang dianggap tidak normal apabila memiliki warna dan bentuk yang tidak biasa disertai bau amis. Selain itu, ada gejala lain yang dialami, sebelum, sesudah atau bersamaan dengan keluarnya keputihan, seperti gatal pada vagina atau nyeri.
Jadi makan timun menyebabkan keputihan, adalah sebuah mitos. Timun tidak dapat menyebabkan keputihan. Keputihan disebabkan oleh infeksi, seperti jamur, dan bakteri, infeksi menular seksual, dan gangguan lain pada organ reproduksi dapat menyebabkan keputihan.