Poptren.suara.com - Manusia sebagai makhluk sosial sedikit banyak memiliki naluri pertemanan. Dalam pertemanan, pasti yang diharapkan adalah pertemanan yang sehat agar dapat membawa efek positif. Salah satu hal sederhana yang didapat dari sebuah pertemanan adalah memiliki tempat untuk berkeluh kesah, bertukar pikiran hingga hubungan pekerjaan.
Sebuah hubungan pertemanan tidak menutup kemungkinan akan timbul anggapan bahwa kuantitas adalah aspek penting, seperti kata pepatah, "satu musuh terlalu banyak, 1000 teman terlalu sedikit”. Disadari atau tidak, di jaman media sosial seperti sekarang ini, siapa saja dapat dengan mudah mendapat lebih dari 1000 teman.
Namun semakain bertambah usia, semain disadari bahwa, punya teman yang hanya segelintir, dirasa lebih nyaman dan hangat seperti keluarga. Bahkan tidak sedikit penelitian yang dilakukan para ahli, dan menemukan bahwa sedikit teman juga memiliki banyak keuntungan, seperti :
1. Lebih kreatif
Jumlah teman yang sedikit, memberi waktu yang lebih banyak untuk diri sendiri, seperti yang tertlis pada laman Sciencedirect, dimana pada tahun 2017, melaporkan bahwa orang yang lebih banyak menghabiskan waktu sendiri membuat dirinya lebih kreatif.
Sudah tidak asing bagi banyak orang yang sering mendengar cerita para seniman atau penulis yang ‘mengasingkan diri’ untuk mencari inspirasi, karena ketenangan dinilai membuat seseorang fokus dalam mencari dan mewujudkan sebuah ide.
2. Waktu luang lebih banyak
Menghabiskan waktu bersama teman, baik dari lingkungan semasa sekolah atau bahkan lingkungan kantor, memang menyenangkan, namun tidak jarang akan mengurangi waktu istirahat. Lagipula tidak semua orang ingin menghabiskan waktu liburnya dengan berkumpul. Punya sedikit teman bukan berarti kesepian, tapi justru bisa lebih punya banyak waktu luang untuk beristirahat atau melakukan hobi.
3. Lebih mudah mengatur waktu
Baca Juga: Bikin Pisang Panggang Karamel Versi Putri Habibie, Untuk Teman Ngopi Sore Hari
Selain waktu untuk diri sendiri, mengatur waktu dalam lingkungan pertemanan jadi lebih mudah karena hanya sedikit orangnya, terutama dalam mengatur waktu untuk bertemu. Seorang psychotherapist, Dr Chandni Tugnait, M.D, dalam artikelnya pada laman The Hindustan Times, mengutarakan bahwa, “Memiliki lebih sedikit teman memungkinkan anda mengingat informasi penting dengan cepat dan mengkoordinasikan rencana dengan mudah tanpa merasa kewalahan dengan detail".
4. Lebih baik daripada pertemanan yang dipaksakan
Seseorang tidak harus memaksakan untuk punya hubungan yang akrab dengan rekan kerja hingga sering menghabiskan waktu bersama di luar jam kerja. Kenapa ? Karena memaksakan sebuah hubungan pertemanan hanya karena takut dianggap sombong malah membuatmu tidak nyaman ketika bekerja.
Padahal kebutuhan emosional tiap orang berbeda-beda, contohnya ada yang mendapatkan energi dan kepuasannya dengan menghabiskan waktu dengan orang banyak ataupun sebaliknya. Intinya, punya banyak teman ataupun sedikit, kualitas dari hubungan pertemanan tersebut adalah yang terpenting.