poptren

6 Penyebab Kaki Bau dan Cara Mengatasinya

Poptren Suara.Com
Selasa, 01 Agustus 2023 | 20:56 WIB
6 Penyebab Kaki Bau dan Cara Mengatasinya
Kaki bau menyebabkan bau sepatu. (Freepik)

Poptren.suara.com - Kaki bau dapat membuat seseorang merasa tidak nyaman dan terganggu. Kondisi ini bisa mengganggu kepercayaan diri, khususnya ketika berada di lingkungan sosial atau berinteraksi dengan orang lain. 

Kaki bau atau bau kaki yang tidak sedap, juga dikenal sebagai bromhidrosis, adalah kondisi umum yang disebabkan oleh berbagai faktor. Beberapa penyebab kaki bau antara lain:

1. Keringat berlebih
Keringat yang berlebih pada kaki dapat menciptakan lingkungan lembab yang ideal untuk bakteri berkembang biak. Bakteri ini memecah keringat menjadi asam lemak yang menyebabkan bau tidak sedap.

2. Pertumbuhan bakteri
Bakteri pada permukaan kulit kaki juga dapat menyebabkan bau. Bakteri tersebut bisa tumbuh dengan cepat di area yang lembap dan tidak cukup ventilasi.

3. Jamur kaki
Infeksi jamur pada kaki, seperti kurap atau kadas, juga dapat menyebabkan bau tidak sedap karena jamur tersebut mengeluarkan bau yang tidak menyenangkan.

4. Kondisi medis
Beberapa kondisi medis seperti hiperhidrosis (keringat berlebih), diabetes, masalah hormonal, atau masalah kesehatan lainnya juga dapat menyebabkan bau kaki.

5. Penggunaan sepatu yang tidak tepat
Sepatu yang tidak sesuai atau terlalu ketat dapat menyebabkan kaki berkeringat lebih banyak dan memperburuk bau kaki.

6. Kurang menjaga kebersihan kaki
Tidak menjaga kebersihan kaki dengan baik, termasuk tidak mencuci kaki secara teratur atau menggunakan kaus kaki yang kotor, dapat menyebabkan kaki bau.


Untuk mengatasi kaki bau, berikut beberapa tips yang dapat membantu:

Baca Juga: Kaltim Disorot, Sistem Pendidikan yang Menyenangkan Diharap Bisa Terwujud

- Rajin mencuci kaki dengan sabun dan air hangat, terutama setelah beraktivitas fisik atau berkeringat.
- Gunakan kaus kaki yang terbuat dari bahan yang dapat menyerap keringat, seperti katun.
- Gunakan sepatu yang terbuat dari bahan yang dapat bernapas dan memberikan sirkulasi udara yang baik.
- Gunakan bedak kaki atau antiperspiran pada kaki untuk mengurangi produksi keringat.
- Ganti sepatu dan kaus kaki secara teratur untuk mencegah perkembangan bakteri.

Jika bau kaki tetap menjadi masalah, konsultasikan dengan dokter atau ahli kesehatan untuk penanganan lebih lanjut, terutama jika ada masalah medis yang mendasari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI