Banyak Drama !! Ini Rekam Jejak Lukas Enembe, Tersangka Koruptor yang Pernah Dideportasi

Poptren

Kamis, 10 Agustus 2023 | 01:10 WIB
Banyak Drama !! Ini Rekam Jejak Lukas Enembe, Tersangka Koruptor yang Pernah Dideportasi
Lukas Enembe. (Suarapapua.com)

Poptren.suara.com - Profil Gubernur Nonaktif Papua Lukas Enembe kembali menjadi sorotan. Ia sebelumnya dijerat sebagai tersangka kasus korupsi kini telah ditahan di rutan KPK.

Pria bernama asli Lomato Enembe ini lahir di kampung Mamit, Distrik Kembu, Kabupaten Tolikara, Papua, pada tanggal 27 Juli 1967. Lukas Enembe merupakan lulusan FISIP Universitas Sam Ratulangi tahun 1995.

Lukas mengawali karirnya sebagai CPNS hingga menjadi PNS di Kantor Sospol Kabupaten Merauke. Kemudian sejak tahun 2001, ia menjabat Wakil Bupati Kabupaten Puncak Jaya mendampingi Eliezer Renmaur.

Pada tahun 2013, Lukas Enembe mengemban jabatan sebagai Gubernur Papua bersama wakilnya Klemen Tinal untuk periode 2013-2018. Lukas Enembe berasal dari Partai Demokrat.

Dalam perjalanannya, penangkapan hingga persidangan Lukas acapkali penuh drama. Berikut beberapa di antaranya.

1. Minta berobat ke luar negeri

Lukas sempat memohon izin berobat ke luar negeri di saat statusnya sebagai tersangka KPK. KPK mempertanyakan alasan Lukas Enembe ngotot meminta izin berobat ke luar negeri. Mereka menilai Lukas seharusnya memaksimalkan pengobatan di dalam negeri terlebih dahulu.

2. Terjerat sejumlah kasus korupsi

Sebelum kasus gratifikasi Rp1 miliar mencuat, dalam rekening beberapa bank miliknya Lukas diduga memiliki uang puluhan miliar rupiah. Uang itu dicurigai sebagai bentuk suap dan korupsi. 

baca juga

Fakta menyebut, ayah empat anak ini beberapa kali terlibat dalam kasus korupsi dan sempat jadi tersangka kasus Pilkada 2017 di Kabupaten Tolikara. Ia juga pernah diperiksa atas kasus penyimpangan anggaran Pemprov Papua 2017, dan pemanggilan oleh penyidik atas kasus dugaan korupsi dana beasiswa Papua 2016.

3. Namanya diabadikan jadi nama stadion

Stadion yang terletak di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, dinamai dengan Stadion Lukas Enembe. Alasan pemakaian nama itu karena--sang gubernur--dinilai berjasa dalam menjadikan Papua sebagai tuan rumah PON XX.

Stadion dengan kapasitas 40.263 penonton itu memang sengaja dibangun untuk menyambut penyelenggaraan PON XX Papua.

Bahkan dalam pidato Presiden Joko Widodo dalam upacara pembukaan PON XX, sempat disebutkan bahwa Stadion Lukas Enembe menjadi stadion termegah dan terbaik di Papua, bahkan untuk kawasan Asia Pasifik.

4. Dideportasi dari Papua Nugini

Hal lain yang menjadi sorotan adalah, Lukas Enembe bersama dua orang pernah dideportasi dari Papua Nugini usai masuk perbatasan wilayah melalui jalur ilegal pada Maret 2021. Lukas diketahui masuk Papua Nugini melalui jalan setapak menggunakan ojek dengan tujuan melakukan terapi dan berobat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Tahanan Lukas Enembe Sering Ngompol dan Berak Gak Cebok !! Puluhan Tahanan Protes

Di Tahanan Lukas Enembe Sering Ngompol dan Berak Gak Cebok !! Puluhan Tahanan Protes

Poptren | Kamis, 10 Agustus 2023 | 00:17 WIB

Kelakuan Bejat dan Pasti Viral !! Mobil Pelat Merah Terabas Jalanan Desa yang Lagi di Cor

Kelakuan Bejat dan Pasti Viral !! Mobil Pelat Merah Terabas Jalanan Desa yang Lagi di Cor

Poptren | Kamis, 10 Agustus 2023 | 00:04 WIB

Jawa Ketar-ketir, Inilah 5 Kota Termaju di Tanah Papua

Jawa Ketar-ketir, Inilah 5 Kota Termaju di Tanah Papua

Poptren | Kamis, 03 Agustus 2023 | 07:00 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×