Hanya saja soal mesin, masih mengandalkan 1.500 cc naturally aspirated layaknya Xpander dan Xpander Cross. Padahal kompetitor sudah ada yang mengombinasikan jantung mekanisnya dengan turbo dan sistem hibrida.
Pabrikan tiga berlian mengatakan, kelebihan mobil ini ada di desain eksterior gagah dengan ground clearance 222 mm, dan pelek 18 inci yang dibalut ban berukuran 225/50 R18 dari Dunlop Sportmaxx.
SUV anyar Mitsubishi ini ditanamkan mode berkendara: Normal, Wet, Gravel, dan Mud untuk melewati berbagai medan jalan. Soal mesin, pakai 1.500 cc dengan transmisi CVT yang menyalurkan tenaga ke penggerak roda depan (FWD).
Kelebihan mobil ini pada sektor interior, hadir melalui speaker premium hasil kolaborasi dengan Yamaha. Ini diklaim mampu menghadirkan aura nonton konser ketika mendengar musik saat berkendara.
Tak hanya itu, interiornya juga tampak sangat modern lewat kehadiran head unit floating berdimensi 10 inci. Di dalamnya terintegrasi fitur seperti giroskop untuk mengetahui kemiringan mobil, dan koneksi gawai/ponsel.
Tapi banyak yang bilang, di balik kelebihan mobil itu tentu hal yang paling banyak disorot adalah soal kehadiran panoramic sunroof. Ya, SUV anyar Mitsubishi ini tak menghadirkan kaca pada atap interior seperti para kompetitornya, sebut saja Hyundai Creta, Honda HR-V, dan Toyota Yaris Cross.