Poptren.suara.com - Virgoun baru-baru ini mendapatkan sorotan lagi usai ia terlihat menyanyikan lagu 'Saat Kau Telah Mengerti di hadapan Starla'.
Seolah melupakan kasus perceraiannya dengan Inara Rusli, Virgoun mengungkapkan rasa sedihnya kepada putri sulungnya Starla.
Kehadiran Starla di samping Virgoun menuai perhatian.
Pasalnya jarang sekali Starla ikut Virgoun manggung hingga tampil bersama.
Mengenakan baju garis-garis dengan hijab putih, Starla duduk manis di samping Virgoun.
Gadis kecil yang baru beranjak remaja ini menjadi tonton orang banyak.
Ia mendengar secara langsung sang ayah menahan tangis saat bernyanyi.
Saat itu, Virgoun menyanyikan lirik terakhir lagu Saat Kau Telah Mengerti.
Namun suami Inara Rusli mendadak terhenti karena menahan haru di hadapan Starla.
Baca Juga: Terungkap! Virgoun Dituduh Keras ke Anak-anaknya, Apa Kata Inara Rusli?
"Aku adalah jemari dan ibumu pena-nya Dan kaulah puisi ter-," ujar Virgoun yang tiba-tiba terhenti dikutip dari Instagram @rumpi_gosip, Sabtu (23/9/2023).
Ia tidak sanggup melanjutkan lirik lagu bahkan menutup mulutnya.
Untungnya, kacamata yang dikenangan Virgoun menutupi air mata yang tertahan.
Sejenak terhenti, Virgoun langsung melanjutkan bait terakhir untuk Starla.
Sembari menyanyikan dengan merdu, ia memegang kepala sang anak.
Mengelus dengan lembut hingga menyentuh para penonton yang menyaksikan."Kau harus megah, kau harus indah, kau harus kuat, kau harus hebat. Permata hatiku," ucapnya.
Selesai sang ayah bernyanyi, Starla langsung memberikan pelukan.
Tangan mungilnya merangkul tubuh Virgoun yang sudah dirundung haru.
Virgoun pun memberikan ciuman di kening Starla setelah sang anak memeluknya.
Momen ayah dan anak perempuan tersebut membuat sejumlah penonton berderai air mata.
Adapun di bawah ini lirik lagu Saat Kau Telah Mengerti milik Virgoun yang bikin putrinya bereaksi.
Lirik Lagu Saat Kau Telah Mengerti
Nak, bila suatu saat kaudengarkan lagu ini
Dan aku sudah tak ada lagi di sampingmu
Kau akan mengerti
Mengapa begitu menyebalkannya ku di matamu
Nak, jika saat nanti kau telah hidup sendiri
Dan dunia ternyata tak seperti harapanmu
Ku ada di sini
Menjadi rumah yang s'lalu menanti kepulanganmu
Kelak kau 'kan jadi orang tua seperti aku
Yang ingin anakmu bahagia dengan hidupnya
Bila bentakan kecilku patahkan hatimu
Lebih keras dari itu dunia 'kan menghakimimu
Kubentuk dirimu menjadi engkau hari ini
Kau harus kuat, kau harus hebat
Permata hatiku
Nak, 'kan tiba waktu kau harus tentukan jalanmu
Yang mungkin tak searah dan indah di mataku
'Pabila terjadi
Berjanjilah kau akan s'lalu menjadi dirimu sendiri
Kelak kau 'kan jadi orang tua seperti aku
Yang ingin anakmu berkuasa atas hidupnya
Bila bentakan kecilku patahkan hatimu
Lebih keras dari itu dunia 'kan menghakimimu
Kubentuk dirimu menjadi engkau hari ini
Kau harus kuat, kau harus hebat
Permata hatiku
Bila bentakan kecilku patahkan hatimu
Lebih keras dari itu dunia 'kan menghakimimu
Kubentuk dirimu menjadi engkau hari ini
Kau harus kuat, kau harus hebat
Aku adalah jemari dan ibumu pena-nya
Dan kaulah puisi terindah yang pernah tercipta
Semoga belaian kasihku lembutkan hatimu
Kau harus megah, kau harus indah
Kau harus kuat, kau harus hebat
Permata hatiku