AIS Bali Resmikan Perpindahan Kampus Baru Berfasilitas Lengkap

Fabiola Febrinastri

Senin, 22 Oktober 2018 | 19:59 WIB
AIS Bali Resmikan Perpindahan Kampus Baru Berfasilitas Lengkap
kika, Penny Robertson, pendiri Australian Independent School (AIS), Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Brenton Hall, Kepala Sekolah AIS, dan Muhajir Effendy, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. (Dok: AIS)

Suara.com - Australian Independent School (AIS) Bali pindah ke kampus baru, di Jalan Imam Bonjol No. 458, Denpasar,Bali. Peresmian kampus baru tersebut dilakukan oleh Penny Robertson, pendiri AIS, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, dan Kepala Sekolah AIS Bali, John Millis.

Sebelumnya, kampus AIS Bali menyewa lahan di Kerobokan, di atas lahan seluas 2 ha. AIS Bali telah mengakuisisi lahan sejak beberapa tahun lalu, namun perlu waktu yang cukup untuk membangun kampus yang dapat mengakomodasi kebutuhan-kebutuhan belajar mengajar, sambil mewujudkan suasana yang mendukung aktivitas belajar mengajar.

“Peresmian ini menjadi tonggak sejarah yang memperlihatkan komitmen AIS sebagai sekolah yang tidak hanya mengedepankan peningkatan infrastruktur, tetapi juga penyediaan lingkungan belajar yang dibutuhkan oleh setiap anak dalam perjalanan Pendidikan mereka,” ujar Penny .

AIS Bali terus berupaya meningkatkan mutu kualitas pendidikan, dengan meningkatkan fasilitas, sarana dan prasarana dalam proses belajar mengajar, agar dapat menghasilkan SDM yang unggul. Beberapa fasilitas unggul yang tersedia antara lain, perpustakaan megah dengan 40 ribu koleksi buku, amphitheater untuk mengakomodir berbagai kegiatan seni, dukungan teknologi canggih (wi-fi broadband di seluruh area kampus),  laboratorium sains, lapangan serbaguna seluas 850m2, dan kolam renang yang dilengkapi kolam untuk anak-anak.

Ada juga lapangan tenis terbuka, lapangan sepakbola sintetis, dan rooftop café.  Dengan lapangan yang dimiliki AIS Bali, komunitas sekolah di Bali lebih memilih untuk menggelar pertandingan persahabatan di AIS Bali.

Adapun konsep bangunan kampus baru ini mengusung tema eco friendly (ramah lingkungan), yang dirancang oleh arsitek ternama, spesialis desain ramah lingkungan. Banyak area yang dibuat dengan pencahayaan secara alami dan aliran udara yang maksimal, sehingga ada beberapa area yang tidak perlu menggunakan AC.

AIS Bali juga memiliki fasilitas air minum atau drinking fountain, dengan kualitas air layak minum di berbagai sudut sekolah.

AIS Bali menawarkan International Baccalaureate (IB) Diploma Program bagi siswa kelas 11 dan kelas 12. Program ini diterima secara luas oleh banyak universitas ternama di dunia. 

“Respons komunitas di Bali sangat positif terhadap perpindahan kampus ini. Terhitung sejak April 2018, terjadi 20 persen peningkatan siswa meski informasi yang mereka dapat hanya dari mulut ke mulut saja. Selain itu, banyak orangtua yang berkunjung ke sekolah kami untuk mendapatkan informasi,” ujar John Millis, Kepala Sekolah AIS Bali.

Lebih dari 18 ribu pelajar Indonesia akan menempuh pendidikan di Australia tahun ini. Para pelajar Indonesia tersebut tertarik belajar di Negeri Kanguru, karena melihat peluang belajar di universitas-universitas kelas dunia, dengan biaya terjangkau yang dekat dengan Indonesia.

Tidak hanya universitas yang menarik minat para pelajar Indonesia untuk datang ke Australia, mereka juga berharap dapat memulai karier di Australia. Pelajar Indonesia yang belajar di sektor pendidikan dan pelatihan kejuruan Australia meningkat 25 persen sejak 2015.

Indonesia juga merupakan destinasi paling populer di wilayah Indo Pasifik bagi para pelajar Australia. Pemerintah Australia, secara signifikan, meningkatkan jumlah pelajar Australia belajar di Indonesia sebagai bagian program sarjana mereka di bawah The New Colombo Plan.

Bahkan Indonesia berada di urutan teratas dari The New Colombo Plan. Hal ini menunjukkan bahwa orang-orang Australia, khususnya generasi muda, memandang Indonesia sebagai mitra utama.

AIS, sebelumnya dikenal dengan nama Australian International School, yang didirikan sejak 1996. Tujuan AIS adalah menyediakan pendidikan berkelas internasional di Indonesia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Resmikan AIS Nusantara, Sekolah Internasional Pertama di IKN

Jokowi Resmikan AIS Nusantara, Sekolah Internasional Pertama di IKN

News | Jum'at, 27 September 2024 | 16:06 WIB

Peresmian Kampus Baru ASTRAtech, Institusi Pertama di Asia dengan Program Meister Bidang Otomotif

Peresmian Kampus Baru ASTRAtech, Institusi Pertama di Asia dengan Program Meister Bidang Otomotif

Otomotif | Senin, 22 Mei 2023 | 17:18 WIB

Terkini

Mengingat Kembali Pentingnya Pendidikan Lewat Novel Ronggeng Dukuh Paruk

Mengingat Kembali Pentingnya Pendidikan Lewat Novel Ronggeng Dukuh Paruk

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 16:53 WIB

Bukan Cuma Modal, UMK Perlu Perkuat Manajemen agar Bisa Naik Kelas

Bukan Cuma Modal, UMK Perlu Perkuat Manajemen agar Bisa Naik Kelas

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:50 WIB

Dua Pilot Australia Selamat, Kru WNI Helikopter BNPB Jatuh di Sungai Barito Belum Ditemukan

Dua Pilot Australia Selamat, Kru WNI Helikopter BNPB Jatuh di Sungai Barito Belum Ditemukan

Kalbar | Minggu, 08 November 2026 | 16:49 WIB

Apa Penyebab Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito?

Apa Penyebab Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito?

News | Minggu, 08 November 2026 | 16:48 WIB

Masa Sulit Berakhir untuk 3 Zodiak Ini pada Minggu, 8 November 2026: Saatnya Bernapas Lega

Masa Sulit Berakhir untuk 3 Zodiak Ini pada Minggu, 8 November 2026: Saatnya Bernapas Lega

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 16:46 WIB

PB Alkhairaat Dukung Langkah Presiden Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

PB Alkhairaat Dukung Langkah Presiden Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 16:42 WIB

Anti Lepek! 5 Rekomendasi Hair Powder Praktis agar Rambut Bervolume

Anti Lepek! 5 Rekomendasi Hair Powder Praktis agar Rambut Bervolume

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 16:40 WIB

Emiten TAPG Mulai Investasi Jangka Panjang di Sektor Lingkungan

Emiten TAPG Mulai Investasi Jangka Panjang di Sektor Lingkungan

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:39 WIB

Kerusakan Alat Lumpuhkan ATM 128 Bank, Pengelola Pastikan Bukan Serangan Siber

Kerusakan Alat Lumpuhkan ATM 128 Bank, Pengelola Pastikan Bukan Serangan Siber

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:37 WIB

Beras SPHP Diduga Dioplos, Begini Modus Mafia Beras Kelabui Konsumen

Beras SPHP Diduga Dioplos, Begini Modus Mafia Beras Kelabui Konsumen

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:27 WIB

×