Kisah Agnia, Anak Yatim yang Menderita Kanker Otak

Ririn Indriani

Selasa, 04 Februari 2020 | 20:01 WIB
Kisah Agnia, Anak Yatim yang Menderita Kanker Otak
Agnia Salsabilla divonis kanker otak pada 2017.

Suara.com - Usianya memang masih belia, namun ujian Agnia Salsabilla (7) begitu berat.

Bagaimana tidak, Agnia yang divonis kanker otak pada 2017 harus menjalani pengobatan dan kemoterapi setiap bulannya.

Yang menyedihkan lagi ia telah ditinggal sang ayah saat masih berusia satu tahun, tepatnya pada 2013. Sejak itu Agnia hanya tinggal bersama sang ibu, kakak dan adiknya.

Sempat terpukul saat mengetahui anak bungsunya menderita penyakit yang berbahaya, Ujoh, ibu Agnia berupaya keras untuk membiayai pengobatan sang anak tercinta.

Menjadi tulang punggung keluarga setelah ditinggal almarhum suaminya, Ujoh berusaha keras menjual kue keliling di sekitar rumahnya yang terletak di Desa Awilega, Koroncong, Pandeglang, Banten.

Menyambut Hari Kanker Sedunia, layanan mustahik PPPA Daarul Qur’an terus berupaya memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan seperti Agnia dan ibunya.

Agnia yang saat ini kondisinya sangat lemah, membutuhkan ambulans untuk mengantarnya pulang ke rumah setelah dirawat di Rumah Sakit Kanker Dharmais.

“Terima kasih kepada PPPA Daarul Qur’an yang telah mengantar kami pulang gratis ditambah memberikan bantuan biaya kesehatan untuk anak saya Agnia. Semoga Daarul Qur’an dan semakin maju dan berkembang agar bisa banyak membantu orang-orang yang sedang kesulitan dan tidak mampu,” harap Ujoh yang tak kuasa menahan tangis saat menerima bantuan.

Koordinator Layanan Ambulance Abdul Syukur mengatakan, ambulans PPPA Daarul Qur’an memang sudah sering mengantar dan menjemput penderita kanker yang tidak memiliki biaya, baik untuk berobat maupun menjemput jenazah yang bekerja sama dengan Relawan Peduli Kanker Rumah Sakit Dharmais.

baca juga

Layanan ini gratis dan siaga 24 jam untuk masyarakat umum yang membutuhkan.

“Kalau di Rumah Sakit Dharmais sendiri kami sudah mengantar dan menjemput lebih dari 100 pasien penderita kanker. Dan untuk masyarakat umum seperti jika ada yang kecelakaan, ingin berobat atau menjemput dan mengatar jenazah kira-kira sudah ribuan penerima manfaat,” ucap Syukur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ria Irawan Meninggal Dunia Karena Kanker dan Tumor

Ria Irawan Meninggal Dunia Karena Kanker dan Tumor

Foto | Senin, 06 Januari 2020 | 06:55 WIB

Dikira Sakit Kepala Biasa, Pria Ini Baru Tahu Kanker Otak Sebelum Operasi

Dikira Sakit Kepala Biasa, Pria Ini Baru Tahu Kanker Otak Sebelum Operasi

Health | Minggu, 29 September 2019 | 16:00 WIB

Mutasi PPM1D, Pengobatan Unik untuk Kanker Otak Paling Agresif pada Anak

Mutasi PPM1D, Pengobatan Unik untuk Kanker Otak Paling Agresif pada Anak

Health | Senin, 02 September 2019 | 15:04 WIB

Terkini

Konser Amal Nada Kasih "Harapan dalam Harmoni", Wujud Kepedulian Generasi Muda melalui Musik

Konser Amal Nada Kasih "Harapan dalam Harmoni", Wujud Kepedulian Generasi Muda melalui Musik

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:14 WIB

Dari Guru Besar Hukum UNS, Pujiyono Suwadi Kini Pimpin Universitas Adhyaksa, Ini Rekam Jejaknya

Dari Guru Besar Hukum UNS, Pujiyono Suwadi Kini Pimpin Universitas Adhyaksa, Ini Rekam Jejaknya

Jawa Tengah | Minggu, 11 Oktober 2026 | 00:20 WIB

Tren Aplikasi Fintech 2026: Dari Bayar Pakai QRIS hingga Atur Keuangan Lewat Ponsel

Tren Aplikasi Fintech 2026: Dari Bayar Pakai QRIS hingga Atur Keuangan Lewat Ponsel

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Victoria Run 2026 Digelar Besok, Ini Daftar Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

Victoria Run 2026 Digelar Besok, Ini Daftar Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Ada Kunjungan Presiden Mesir, CFD Sudirman-Thamrin Besok Berakhir Pukul 09.00 WIB

Ada Kunjungan Presiden Mesir, CFD Sudirman-Thamrin Besok Berakhir Pukul 09.00 WIB

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:19 WIB

Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan

Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan

Sumbar | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Keluarga Korban Penyerangan Geng Motor di Makassar Bantah Pernyataan Polisi soal COD

Keluarga Korban Penyerangan Geng Motor di Makassar Bantah Pernyataan Polisi soal COD

Sulsel | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Belum Terkalahkan di Super League, Shin Tae-yong Bawa Persija ke Puncak Klasemen

Belum Terkalahkan di Super League, Shin Tae-yong Bawa Persija ke Puncak Klasemen

Bola | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Jalan Rusak Mirip Kobakan Kolam Ikan, Emak-Emak Citamiang Sukabumi Turun Tangan Bikin Aksi Spontan

Jalan Rusak Mirip Kobakan Kolam Ikan, Emak-Emak Citamiang Sukabumi Turun Tangan Bikin Aksi Spontan

Jabar | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 21:38 WIB

Anak 'Pendiam' di Kamar Terpapar Jaringan Teroris, Densus 88 Bongkar Fakta Mengejutkan di Jateng!

Anak 'Pendiam' di Kamar Terpapar Jaringan Teroris, Densus 88 Bongkar Fakta Mengejutkan di Jateng!

Jawa Tengah | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 21:03 WIB

×