Kurangi Emisi Karbon, Energi Terbarukan Indonesia Harus Mulai Ditingkatkan

Risna Halidi, Dinda Rachmawati

Selasa, 26 Januari 2021 | 16:37 WIB
Kurangi Emisi Karbon, Energi Terbarukan Indonesia Harus Mulai Ditingkatkan
Ilustrasi emisi karbon dioksida dari industri (Shutterstock).

Suara.com - Pemanfaatan energi terbarukan dianggap berperan penting terhadap penurunan emisi karbon di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Energi terbarukan juga sangat strategis untuk mitigasi perubahan iklim.

Apalagi, analisa terbaru dari jurnal Nature Climate Change mengungkapkan, karantina global yang dilakukan akibat Covid-19 membuat emisi karbon mengalami penurunan. 

Untuk mendukung upaya penurunan emisi karbon, Ketua Asosiasi Pengembang Pembangkit Listrik Tenaga Air M. Riza Husni mengatakan pemerintah dapat mulai melirik energi air sebagai ingredient utama energi terbarukan di Indonesia.

Apalagi secara letak geografis, negara Indonesia kaya akan air dan sungai. 

"Air banyak kelebihannya yaitu ramah lingkungan, pola operasinya yang mudah disesuaikan, tidak bersifat intermitent, murah serta ekonomis. Dengan biayanya yang relatif murah dan ekonomis, ini dapat menggugah pemerintah tidak menstigmakan energi terbarukan sebagai hal yang mahal," kata dia.

Sebagai contoh, PLTA Batang Toru yang berkapasitas 510 MW di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara diatur untuk berkontribusi pada pengurangan emisi karbon sekitar 1,6 juta ton per tahun atau setara dengan kemampuan 12 juta pohon menyerap karbon.

Sementara, data dari Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) menunjukkan bahwa penurunan CO2 dari sektor energi mencapai sebesar 64,4 juta Ton CO2 dari target 58,0 juta Ton CO2. 

Pada tahun ini, pertumbuhan energi terbarukan diperkirakan akan semakin terang. Ada sejumlah sinyal positif yang mengindikasikan pemerintah memiliki keinginan yang kuat mendorong energi terbarukan.

baca juga

Diantaranya, pemerintah akan mengeluarkan Peraturan Presiden mengenai energi terbarukan. Perpres tersebut diyakini bakal memperbaiki iklim investasi energi terbarukan di Tanah Air.

Kehadiran Perpres diharapkan iklim investasi energi terbarukan di Indonesia bisa lebih menarik lagi karena di dalamnya ada ketentuan harga yang lebih simpel, yaitu ada feed-in tariff untuk energi terbarukan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

India Siap Bangun Taman Energi Terbarukan Diklaim Terbesar di Dunia

India Siap Bangun Taman Energi Terbarukan Diklaim Terbesar di Dunia

Tekno | Jum'at, 18 Desember 2020 | 10:30 WIB

Aksi Tolak Pembangunan PLTU Batubara

Aksi Tolak Pembangunan PLTU Batubara

Foto | Jum'at, 11 Desember 2020 | 17:05 WIB

Emisi Karbon Turun Berkat Pandemi, Pakar Dorong Percepatan Transisi Energi

Emisi Karbon Turun Berkat Pandemi, Pakar Dorong Percepatan Transisi Energi

Lifestyle | Rabu, 02 Desember 2020 | 14:30 WIB

Terkini

Perbedaan Kulit Wajah Sensitif dan Kulit Iritasi, Kenali Ciri-cirinya

Perbedaan Kulit Wajah Sensitif dan Kulit Iritasi, Kenali Ciri-cirinya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Berbalik Menghijau Pagi Ini ke Level 6.039, Pantau EMAS dan PGAS

IHSG Berbalik Menghijau Pagi Ini ke Level 6.039, Pantau EMAS dan PGAS

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Curiga Lampu Tak Mau Nyala, Pemilik Syok Dapati Kabel Rumah Kosongnya Ludes Digasak Maling

Curiga Lampu Tak Mau Nyala, Pemilik Syok Dapati Kabel Rumah Kosongnya Ludes Digasak Maling

Lampung | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:15 WIB

8 Jam Diperiksa Polisi! Betrand Peto Dicecar 54 Pertanyaan Kasus Kekerasan Seksual di Kelab Malam

8 Jam Diperiksa Polisi! Betrand Peto Dicecar 54 Pertanyaan Kasus Kekerasan Seksual di Kelab Malam

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Bawa Polisi, Suami Gerebek Oknum Dokter dan Istrinya di Ruang Kepala Puskesmas Sampang

Bawa Polisi, Suami Gerebek Oknum Dokter dan Istrinya di Ruang Kepala Puskesmas Sampang

Jatim | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Sempat Kabur, Tahanan Kasus Narkoba di Lapas Pasirpengaraian Ditangkap

Sempat Kabur, Tahanan Kasus Narkoba di Lapas Pasirpengaraian Ditangkap

Riau | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:04 WIB

Danantara Akan Koleksi Dividen Rp200 Triliun dari BUMN

Danantara Akan Koleksi Dividen Rp200 Triliun dari BUMN

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Dua Arca Kuno Bandung Zoo Kini Kembali ke Pemkot Bandung

Dua Arca Kuno Bandung Zoo Kini Kembali ke Pemkot Bandung

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Industri Alat Medis Dituntut Efisien, Limbah Produksi Jadi Sorotan

Industri Alat Medis Dituntut Efisien, Limbah Produksi Jadi Sorotan

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:57 WIB

250 Frekuensi Diamankan untuk MotoGP Mandalika, Komdigi Cegah Gangguan Komunikasi

250 Frekuensi Diamankan untuk MotoGP Mandalika, Komdigi Cegah Gangguan Komunikasi

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:54 WIB

×