Eka Hospital Gunakan Metode Tanos untuk Lawan Batu Ginjal

Fitri Asta Pramesti

Jum'at, 16 April 2021 | 09:08 WIB
Eka Hospital Gunakan Metode Tanos untuk Lawan Batu Ginjal
Eka Hospital gunakan metode tanos untuk lawan batu ginjal. (Dok. Ela Hospital)

Suara.com - Batu ginjal adalah pengendapan mineral atau garam dalam urin yang mengkristal dan membentuk “batu” di ginjal. Umumnya, batu ginjal sering dikaitkan dengan kurang minum karena saat tubuh terdehidrasi, mineral dan garam yang
harusnya terbuang melalui urine akan mengendap.

Seseorang dengan aktivitas yang tinggi seringkali mengalami dehidrasi, terlebih saat harus tetap beraktivitas di tengah bulan puasa. Gejala yang biasanya dialami oleh pengidap batu ginjal adalah nyeri di pinggang yang hilang timbul, selalu ingin buang air kecil, hingga kencing berdarah pada kasus tertentu. Lantas, bagaimana jika seseorang sudah terlanjur mengidap batu ginjal?

Dokter Spesialis Urologi Eka Hospital Bekasi Widi Atmoko mengungkapkan, extracorporeal shock wave lithotripsy (ESWL) adalah salah satu tindakan penanganan awal pada pasien batu ginjal dengan cara memecah batu yang mengendap di ginjal, menjadi pecahan yang halus agar mudah dikeluarkan oleh tubuh bersamaan dengan urine. Pemecahan batu ginjal ini dilakukan dengan teknologi gelombang kejut.

"ESWL merupakan tindakan penanganan batu ginjal yang aman karena dilakukan tanos (tanpa operasi) dan sayatan, serta tanpa memasukkan alat dan materi apapun ke dalam tubuh. Sebelum ESWL dilakukan, pasien akan menjalani pemeriksaan radiologi serta diberi obat penahan nyeri,” jelas Widi. 

Eka Hospital Bekasi menyediakan layanan ESWL dengan penanganan yang komprehensif dari dokter spesialis. Tersedia dari Senin-Sabtu seharga Rp 8.990.000, treatment ini telah mencakup jasa konsultasi dokter, kamar one day care, serta obat dan alat-alat kesehatan selama menjalani treatment. Calon pasien dapat melakukan registrasi di nomor WhatsApp 0-8888-90-5555 maksimum pada h-1.

Head of Marketing Corporate Eka Hospital, Erwin Suyanto,  menambahkan metode Tanos (tanpa operasi) merupakan solusi yang dihadirkan Eka Hospital bagi pasien yang memerlukan penanganan batu ginjal tanpa proses pembedahan dan sayatan. Keuntungan lainnya adalah harga yang terjangkau serta menghemat waktu karena pasien bisa langsung pulang setelah melakukan ESWL.

"Dengan demikian, pasien tidak perlu merasa khawatir untuk memeriksakan diri dan menjalani prosedur pengobatan jika mengalami batu ginjal,” papar Erwin. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eka Hospital Hadirkan Pemeriksaan Pasca Pasang Ring Jantung

Eka Hospital Hadirkan Pemeriksaan Pasca Pasang Ring Jantung

Press Release | Selasa, 30 Maret 2021 | 13:00 WIB

Potongan Kaki di Tangerang, Benarkah Diabetes Dapat Berujung Amputasi?

Potongan Kaki di Tangerang, Benarkah Diabetes Dapat Berujung Amputasi?

Health | Sabtu, 20 Maret 2021 | 08:44 WIB

Konsumsi Vitamin C Berlebihan Bisa Picu Batu Ginjal? Ini Penjelasan Dokter

Konsumsi Vitamin C Berlebihan Bisa Picu Batu Ginjal? Ini Penjelasan Dokter

Health | Selasa, 16 Maret 2021 | 20:44 WIB

RS Eka Hospital Pekanbaru Tambah Layanan Hemodialisa atau Cuci Darah

RS Eka Hospital Pekanbaru Tambah Layanan Hemodialisa atau Cuci Darah

Riau | Rabu, 10 Maret 2021 | 10:38 WIB

Tak Cuma Menstruasi, Ini Penyebab Lain Kram Perut pada Wanita

Tak Cuma Menstruasi, Ini Penyebab Lain Kram Perut pada Wanita

Sulsel | Rabu, 06 Januari 2021 | 16:26 WIB

Weekend Bike Thru, Eka Hospital Layani Rapid Tes bagi Pesepeda

Weekend Bike Thru, Eka Hospital Layani Rapid Tes bagi Pesepeda

Health | Jum'at, 11 Desember 2020 | 18:06 WIB

Terkini

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:36 WIB

×