facebook

20 Perusahaan Startup Siap Membangun Solusi Pintar Untuk Dunia Yang Terus Berubah

Vania Rossa
20 Perusahaan Startup Siap Membangun Solusi Pintar Untuk Dunia Yang Terus Berubah
Ilustrasi Perusahaan Startup. [Freepik]

Ke-20 perusahaan startup ini berada di bawah Surge yang baru saja memperkenalkan kohort keenamnya.

Suara.com - Surge, program percepatan dari Sequoia Capital India di Asia Tenggara dan India telah meluncurkan kohort keenamnya, yang meliputi 20 startup tahap awal dengan pendanaan total sebesar US$60 juta.  

Surge adalah program 16 minggu yang dirancang untuk memberikan akses kepada para founder, yang digabungkan dengan bimbingan dan pengalaman yang diberikan oleh jaringan pengusaha sukses. Program ini mencakup dasar-dasar pembangunan perusahaan dan diakhiri dengan minggu investor yang disebut UpSurge, di mana para pendiri memiliki kesempatan untuk membuat koneksi, membangun hubungan dan menemukan calon investor dan mitra yang akan menjadi bagian dari perjalanan perusahaan mereka untuk jangka panjang.

Surge telah menyaksikan perkembangan yang luar biasa selama tiga tahun, dengan enam kohort dan lebih dari 10.000 perusahaan yang sudah dievaluasi. Dengan kohort keenam ini, 246 founder dari 112 startup yang berasal lebih dari 15 sektor kini telah bergabung dengan komunitas Surge. 

Surge Memperkenalkan Kohort Keenam Yang Terdiri dari 20 Perusahaan. (Surge)
Surge Memperkenalkan Kohort Keenam Yang Terdiri dari 20 Perusahaan. (Surge)

Sebanyak 45 perusahaan dari empat kohort pertama yang terdiri dari 69 perusahaan telah mendapatkan pendanaan lanjutan. Kemajuan dari para startup ini membuktikan dukungan tahap awal yang diberikan program Surge, dengan pendampingan yang strategis dan arahan langsung untuk membangun perusahaan.  

“Kaliber dan talenta yang luar biasa yang ditunjukkan oleh para founder dari setiap kohort Surge ini terus membuat kami rendah hati. Setiap founder membawa inovasi dan tujuan yang berani yang dibutuhkan dunia untuk memecahkan masalah-masalah paling krusial saat ini. Banyak dari perusahaan ini sedang membangun fondasi digital yang kuat yang membuka jalan ke pasar internasional. Kami sangat bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan para founder kami yang ambisius, saat mereka berusaha membangun bisnis global di masa depan,” ujar Rajan Anandan, Managing Director, Surge & Sequoia India, mengutip siaran resminya.

Perusahaan yang membangun solusi yang lebih fresh dan pintar untuk membantu konsumen dan bisnis beradaptasi dengan dunia yang kian berubah 

Perusahaan-perusahaan dalam Surge 06 ini membawa para founder mereka yang beragam yang menyelami solusi-solusi berbasis teknologi lintas pasar dan industri. Selain menyambut kedatangan startup-startup pertama dari Malaysia, Thailand dan Taiwan, 13 dari 20 startup dalam Surge 06 ini sudah membangun usaha untuk khalayak di luar pasar asal mereka. 

Menambah maraknya perusahaan-perusahaan Indonesia yang menjadi bagian kohort Surge adalah Grupin. Grupin adalah platform social commerce yang berbasis di Indonesia yang menawarkan pengalaman berbelanja interaktif berbasis komunitas kepada konsumen, disertai dengan keuntungan diskon besar untuk produk konsumen massal. Grupin didirikan pada bulan Januari 2021 oleh Kevin Sandjaja, yang sebelumnya menjabat sebagai CEO Pegipegi dan Ricky Christie, yang memiliki 8 tahun pengalaman membangun sistem berskala besar.

Dengan ini, Surge sekarang memiliki 12 perusahaan Indonesia yang sudah bergabung dengan komunitasnya selama tiga tahun terakhir, termasuk Bobobox, Qoala, Chilibeli, Rukita, BukuKas, CoLearn, Hangry, Otoklix, Durianpay, Rara Delivery and Vara. 

Beberapa perusahaan dalam kohort ini berasal dari sektor AgTech, EdTech, FinTech, direct-to-consumer dan e-commerce. Pada sektor EdTech, perusahaan-perusahaan ini memimpin dalam bidang pembelajaran dan pendampingan digital. Ada beberapa startup yang membangun platform e-commerce untuk menghubungkan pelanggan dengan berbagai barang dan layanan, dan menyediakan akses untuk pembayaran dan investasi retail digital yang belum ada sebelumnya. 

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS