Mitos atau Fakta: Otak Kanan Seniman vs Otak Kiri Ilmuwan

Rima Sekarani Imamun Nissa

Jum'at, 29 September 2023 | 17:10 WIB
Mitos atau Fakta: Otak Kanan Seniman vs Otak Kiri Ilmuwan
Ilustrasi otak manusia (Elements Envato)

Suara.com - Selama ini banyak yang menganggap kalau kepribadian, gaya berpikir, atau cara seseorang melakukan sesuatu dipengaruhi oleh bagian sisi otak yang dominan. Banyak orang percaya jika mereka yang dominan menggunakan otak kiri cenderung kuat di logika, sementara dominan otak kanan cenderung kreatif atau berbakat di bidang seni. 

Pemahaman ini berasal dari penelitian oleh seorang ilmuwan Prancis, Pierre Paul Broca. Dia adalah sosok yang pertama kali mengidentifikasi bahwa kemampuan berbicara berhubungan dengan bagian otak depan kiri.

Jika area ini mengalami kerusakan, individu dapat mengalami kesulitan berkomunikasi atau bahkan mengalami stroke ringan. Selain itu, Broca juga mencatat bahwa memutus jembatan otak (corpus callosum) yang menghubungkan otak kanan dan kiri, dapat mengurangi kejang pada penderita epilepsi.

Ilustrasi otak (freepik.com/atlascompany)
Ilustrasi otak (freepik.com/atlascompany)

Namun, dr. Roslan Yusni Hasan, seorang Pakar Neurosains dari Indonesia, mengungkapkan bahwa persepsi ini adalah kesalahpahaman masyarakat. Menurutnya, penelitian Broca telah memberikan manfaat besar, terutama bagi penderita epilepsi, tapi pandangan mengenai perbedaan dominasi otak perlu disesuaikan.

Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Jeffrey Anderson dari Universitas Utah pada tahun 2013 menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan dominasi otak yang signifikan. Sementara Stephen M. Kosslyn dari Harvard juga menyatakan bahwa meskipun ada perbedaan dalam fungsi otak, kedua bagian otak bekerja sama dalam memproses detail dan bentuk.

"Meskipun ada bagian-bagian otak yang bertanggung jawab atas fungsi tertentu, otak bekerja sebagai sebuah kesatuan. Sebagai contoh, seorang pelukis menggunakan otak kanan untuk memproses warna dan bentuk, namun otak kiri juga diperlukan untuk menggerakkan tangan dan berkoordinasi dengan kuas di atas kanvas," kata Founder dan CEO Zenius Sabda PS, Jumat (29/9/2023), dikutip dari siaran pers.

Keterbatasan pandangan ini dapat mencegah seseorang dari eksplorasi berbagai keterampilan baru. Sebagai contoh, seseorang yang dianggap sebagai "otak kanan" mungkin enggan mempelajari matematika atau logika karena merasa bahwa hal tersebut lebih sesuai untuk otak kiri mereka.

Akibatnya, mitos ini juga dapat memengaruhi keputusan pendidikan seseorang, seperti menghindari mata pelajaran tertentu hanya karena dianggap tidak sesuai dengan tipe otak mereka.

"Setiap orang harus memiliki growth mindset, harus senantiasa berpikir jika otak kita sangat plastis, fleksibel. IQ bisa ditingkatkan, karakter bisa dibangun, kebiasaan bisa diperbaiki. dan segala kemampuan seperti kreativitas, seni, logika, matematika, bisa dilatih dan dipelajari. Lebih baik kita fokus pada growth mindset dari pada terperangkap dengan stereotip otak kanan dan otak kiri," papar Sabda. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri Banget! Kecanduan Nonton Bokep Bikin Otak Jadi Begini

Ngeri Banget! Kecanduan Nonton Bokep Bikin Otak Jadi Begini

Lifestyle | Kamis, 31 Agustus 2023 | 20:30 WIB

Baik Untuk Kesehatan Otak, Ini 6 Makanan dan Sumber Nutrisi yang Perlu Dipenuhi

Baik Untuk Kesehatan Otak, Ini 6 Makanan dan Sumber Nutrisi yang Perlu Dipenuhi

Health | Selasa, 18 Juli 2023 | 18:20 WIB

5 Manfaat Ginkgo Biloba, Tak Cuma untuk Kesehatan Otak

5 Manfaat Ginkgo Biloba, Tak Cuma untuk Kesehatan Otak

Lifestyle | Minggu, 09 Oktober 2022 | 10:30 WIB

Terkini

BMKG Prediksi Semarang Diguyur Hujan Ringan, Pesisir Jateng Waspadai Rob

BMKG Prediksi Semarang Diguyur Hujan Ringan, Pesisir Jateng Waspadai Rob

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:42 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran: Purbaya Dinilai Jadi Menteri Terbaik, Bahlil Masuk Daftar Terbawah

2 Tahun Prabowo-Gibran: Purbaya Dinilai Jadi Menteri Terbaik, Bahlil Masuk Daftar Terbawah

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:42 WIB

7 Pilihan HP Murah Mirip iPhone, Harga di Bawah Rp3 Juta

7 Pilihan HP Murah Mirip iPhone, Harga di Bawah Rp3 Juta

Tekno | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:40 WIB

Viral Bayi 24 Hari Meninggal Usai Diberi Telur Mentah, Ini Penjelasan Medisnya

Viral Bayi 24 Hari Meninggal Usai Diberi Telur Mentah, Ini Penjelasan Medisnya

Health | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Ngenes! Prabowo Tambah Pejabat, Transfer ke DIY Malah Susut Rp910 Miliar

Ngenes! Prabowo Tambah Pejabat, Transfer ke DIY Malah Susut Rp910 Miliar

Jogja | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:33 WIB

Tolak Hapus Video, Wartawan TV One Diduga Dianiaya Oknum Polisi

Tolak Hapus Video, Wartawan TV One Diduga Dianiaya Oknum Polisi

Sulsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Dugaan Pelanggaran HAM dalam Program MBG, Apa Saja Masalahnya?

Dugaan Pelanggaran HAM dalam Program MBG, Apa Saja Masalahnya?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:27 WIB

Listrik Jateng Surplus 2.800 MW, WALHI Pertanyakan Urgensi PLTP Gunung Ungaran

Listrik Jateng Surplus 2.800 MW, WALHI Pertanyakan Urgensi PLTP Gunung Ungaran

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:24 WIB

Survei CELIOS: 75 Persen Masyarakat Stres akibat Kebijakan Pemerintah, 67 Persen Soroti Prabowo

Survei CELIOS: 75 Persen Masyarakat Stres akibat Kebijakan Pemerintah, 67 Persen Soroti Prabowo

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:17 WIB

Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029

Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:17 WIB

×