Buka Pameran Tosan Aji, Ketua DPD RI: Keris adalah Jati Diri Bangsa

Iman Firmansyah

Rabu, 08 November 2023 | 11:35 WIB
Buka Pameran Tosan Aji, Ketua DPD RI: Keris adalah Jati Diri Bangsa
LaNyalla dalam Pameran Seni Tosan Aji Reinkarnasi Majapahit yang diselenggarakan oleh Yayasan Keluargi Ageng Condro Budaya Aji Nuswantara di Gedung Balai Pemuda Surabaya, Rabu (8/11/2023). (Istimewa)

Suara.com - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyatakan keris adalah jati diri bangsa Indonesia.

Sebab keris sudah ada sejak ribuan tahun lalu seiring dengan perkembangan peradaban bangsa ini dan hal itu tertulis dalam banyak prasasti yang ada di Indonesia.

"Tidak sedikit sejarawan yang telah melakukan penelitian dan penulisan tentang keris di Nusantara ini. Dan keberadaan keris di Nusantara dapat dibuktikan secara arkeologis melalui sejumlah prasasti yang ditemukan," kata LaNyalla ketika membuka Pameran Seni Tosan Aji Reinkarnasi Majapahit yang diselenggarakan oleh Yayasan Keluargi Ageng Condro Budaya Aji Nuswantara di Gedung Balai Pemuda Surabaya, Rabu (8/11/2023).

Setidaknya, lanjut LaNyalla, ada 11 prasasti yang dibuat antara abad VII hingga IX masehi, yang meriwayatkan keberadaan keris Nusantara ini. Mulai dari Prasasti Tukmas di tahun 842 masehi, hingga Prasasti Sanggaran di tahun 928 masehi.

"Oleh karena itu, keputusan UNESCO yang menetapkan keris Indonesia sebagai Karya Agung Warisan Kemanusiaan pada tahun 2005 silam, sudah tepat," ujar dia lagi.

Sementara terkait keris yang sering disakralkan, LaNyalla yang merupakan Ketua Dewan Pembina Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI) itu mengingatkan agar cermat dalam memandang. Menurut LaNyalla, setiap benda bisa membawa manfaat, bisa membawa mudharat.

"Allah SWT sudah mengingatkan kita. Bahwa iblis dan syaitan akan terus berusaha membelokkan kita ke dalam kemusyrikan sampai hari kiamat nanti. Salah satunya bisa melalui benda-benda yang diagungkan oleh manusia. Bukan hanya keris. Bisa apa saja," tutur Senator asal Jawa Timur itu.

Bagi LaNyalla sebagai pribadi pelestari dan kolektor keris, dia menyadari setiap benda memiliki unsur yang terdiri dari molekul. Semua molekul itu bisa mengandung unsur positif, juga bisa negatif. Tergantung bagaimana situasi dan kondisi.

"Sebagai muslim, saya meyakini firman Allah dalam Al-Quran yang menyebutkan bahwa alam dan isinya berzikir kepada Allah SWT. Pohon, tumbuhan, gunung, bahkan batu sekalipun. Artinya ada gerakan molekul di dalamnya. Begitu juga dengan keris pusaka. Yang rata-rata dibuat dari batuan meteorit itu," papar pemilik 3000-an keris itu.

baca juga

Dijelaskannya, ada tiga unsur penting dari keris pusaka. Pertama, bahan, kedua adalah pembuatnya atau empunya dan yang ketiga yaitu pemegangnya. Kalau ketiganya positif, maka keris tersebut juga bagus. Itulah yang disebut keris ber-Yoni.

"Namun yang paling penting, kita atau manusialah yang menguasai benda itu. Artinya, keris semata sebagai sarana atau alat untuk mencapai tujuan. Persis seperti Firman Allah SWT di Surat Al-Hadid, ayat 25, yang mengatakan bahwa Allah menurunkan besi sebagai penolong, dalam membela agama Allah," tegas dia.

Sementara itu dalam sambutannya Andi Budi Sulistiyanto (Gus Andi), Ketua Panitia Pameran mengatakan masyarakat Jawa Timur, baik pejabat maupun rakyatnya tidak boleh melupakan sejarah Majapahit.

Mengingat Jawa Timur mendapatkan warisan peradaban berupa nilai-nilai dan simbol-simbol luar biasa dari keberadaan Majapahit.

Gus Andi juga menyampaikan terimakasih kepada LaNyalla yang tetap konsisten terhadap bidang kebudayaan.

"Jadi sebagai Ketua DPD, Pak LaNyalla tidak hanya memperhatikan masyarakat daerah tetapi beliau sangat konsen dalam bidang budaya. Selain kolektor keris, beliau juga sudah keliling ke seluruh kerajaan dan kesultanan Nusantara untuk memajukan eksistensi mereka," ucapnya.

Mewakili Ketua Umum Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI), Agung Wisnu menyampaikan penghormatan kepada LaNyalla. Atas arahan LaNyalla, menurut Agung, kini telah hadir Lembaga Sertifikasi Profesi Perkerisan Indonesia.

"Sekitar tahun 2020 saya pernah bicara kepada Pak LaNyalla, kalau di bidang perkerisan butuh lembaga profesi sertifikasi perkerisan. Saya kemudian dipertemukan dengan lembaga sertifikasi Kadin Jatim, setelah melalui beberapa proses kini sudah ada Lembaga Sertifikasi Profesi Perkerisan dan sudah masuk di BNSP," tuturnya.

Budi Raharjo, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, yang mewakili Gubernur Jatim menyampaikan perlunya pengenalan tosan aji kepada generasi milenial. Sehingga keberadaan keris dan benda pusaka lainnya tetap lestari.

"Untuk generasi milenial perlu dikenalkan terkait keris dan tosan aji lainnya. Karena tosan aji terutama keris menunjukkan identitas bangsa dan merupakan peninggalan leluhur yang kaya akan nilai filosofis yang pelajarannya bermanfaat bagi kita semua," tukasnya.

Hadir juga dalam kesempatan itu Deputi Konjen Jepang di Surabaya, Mr. Ishii Yutaka, Kompol Iswahab, Kasat Binmas Polrestabes Surabaya, para kolektor keris, perwakilan dari beberapa kerajaan dan peserta pameran.(*)

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI LANYALLA
www.lanyallacenter.id

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Intip Keseruan Indonesia Comic Con 2023, Surganya Para Pecinta Pop Culture

Intip Keseruan Indonesia Comic Con 2023, Surganya Para Pecinta Pop Culture

Foto | Minggu, 05 November 2023 | 18:03 WIB

Budaya Mengantre di Indonesia pada Film Budi Pekerti

Budaya Mengantre di Indonesia pada Film Budi Pekerti

Lifestyle | Minggu, 05 November 2023 | 18:33 WIB

IN2MF 2023 Mengedepankan Wastra dan Sustainable Fashion, Apa Sih Pentingnya?

IN2MF 2023 Mengedepankan Wastra dan Sustainable Fashion, Apa Sih Pentingnya?

Lifestyle | Sabtu, 04 November 2023 | 11:25 WIB

Kisah Basboi dan Ladang Lima Ciptakan Kekayaan Budaya Lewat Karyanya di Shopee 11.11 Big Sale

Kisah Basboi dan Ladang Lima Ciptakan Kekayaan Budaya Lewat Karyanya di Shopee 11.11 Big Sale

News | Sabtu, 04 November 2023 | 08:00 WIB

Danjo Kankei dalam Kacamata Era Modern

Danjo Kankei dalam Kacamata Era Modern

Your Say | Kamis, 02 November 2023 | 07:35 WIB

Pentas Seni Gambuh Buddha Kecapi, Wujud Komitmen Pupuk Kaltim dalam Pelestarian Seni dan Budaya

Pentas Seni Gambuh Buddha Kecapi, Wujud Komitmen Pupuk Kaltim dalam Pelestarian Seni dan Budaya

Press Release | Senin, 30 Oktober 2023 | 09:20 WIB

Terkini

BRI Sabet Enam Penghargaan, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global

BRI Sabet Enam Penghargaan, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global

Jabar | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Skandal Korupsi MBG Merembet ke NTB, Kejagung Periksa Sejumlah Saksi

Skandal Korupsi MBG Merembet ke NTB, Kejagung Periksa Sejumlah Saksi

Bali | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Dicibir karena Animasi Jelek, Niu Lai Jadi Box Office Saingi The Odyssey

Dicibir karena Animasi Jelek, Niu Lai Jadi Box Office Saingi The Odyssey

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:25 WIB

BRI Perkuat Transformasi Digital Bisnis lewat Tampilan Baru Qlola New Skin

BRI Perkuat Transformasi Digital Bisnis lewat Tampilan Baru Qlola New Skin

Malang | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:24 WIB

Atta Rumnan Gandeng Aldi Taher untuk Gebrakan Musik di 3 Negara

Atta Rumnan Gandeng Aldi Taher untuk Gebrakan Musik di 3 Negara

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:22 WIB

Tak Dibawa KPK ke Jakarta! Warek Unsoed Prof Noor Farid Masih Terlihat Santai dan Guyon di Kampus

Tak Dibawa KPK ke Jakarta! Warek Unsoed Prof Noor Farid Masih Terlihat Santai dan Guyon di Kampus

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:22 WIB

Dukung Bisnis yang Makin Dinamis, BRI Hadirkan Qlola New Skin

Dukung Bisnis yang Makin Dinamis, BRI Hadirkan Qlola New Skin

Lampung | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:21 WIB

Alexander Jeremejeff Blak-blakan Terima Tawaran Persija Jakarta

Alexander Jeremejeff Blak-blakan Terima Tawaran Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:21 WIB

BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru

BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru

Bekaci | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:17 WIB

Kronologi Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan Rp3,5 Miliar, Berawal dari Janji Manis Investasi

Kronologi Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan Rp3,5 Miliar, Berawal dari Janji Manis Investasi

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:12 WIB

×