PURWASUKA - Penyanyi cilik asal Banyuwangi, Farel Prayoga, tiba-tiba menjadi sorotan publik usai membawakan lagu “Ojo Dibandingke" di Istana Merdeka.
Penampilan siswa kelas VI Sekolah Dasar (SD) ini sukses membuat mereka yang hadir di Istana Merdeka pada momen Perayaan HUT RI ke-77 turut bergoyang mengikuti irama lagu.
Mulai dari Ibu Negara Iriana Jokowi, para menteri hingga perwira militer dan tamu undangan yang hadir di Istana Merdeka.
Namun, apa kalian tahu Arti dari lirik Lagu Ojo Dibandingke? simak:
Arti dari lirik Lagu Ojo Dibandingke
Wong ko ngene, kok dibandhing-bandhingke
(Orang seperti ini kok dibanding-bandingkan)
Saing-saingke? Ya, mesthi kalah
(Dipersaingkan ya mesti kalah)
Tak oyak'a, aku ya ora mampu
(Ku kejar pun aku ya tidak mampu)
Mung sak kuatku mencintaimu
(Hanya sekuatku mencintaimu)
Ku berharap engkau mengerti
Di hati ini hanya ada kamu
Jelas beda yen dibandhingke
(Jelas beda bila dibandingkan)
Ora ana sing tak pamerke
(Tidak ada yang ku pamerkan)
Aku ra isa yen kon gawe-gawe
(Aku tidak bisa jika berdusta)
Jujur, sak anane
(Jujur apa adanya)
Sapa wonge sing ra lara ati?
(Siapa orang yang tidak sakit hati)
Wis ngancani tekan semene
(Sudah menemani sampai sekarang)
Nanging kabeh ora ana artine
(Namun semua tidak ada artinya)
Ra ana ajine
(Tak ada harganya)
Baca Juga: 5 Kelakuan Menyebalkan Pemakai Jalan, Jangan Ditiru
Wong ko ngene, kok dibandhing-bandhingke
(Orang seperti ini kok dibanding-bandingkan)
Saing-saingke? Ya, mesthi kalah
(Dipersaingkan ya mesti kalah)
Tak oyak'a, aku ya ora mampu
(Ku kejar pun aku ya tidak mampu)
Mung sak kuatku mencintaimu
(Hanya sekuatku mencintaimu)
Ku berharap engkau mengerti
Di hati ini hanya ada kamu
(Siapa orang yang tidak sakit hati)
Wis ngancani tekan semene
(Sudah menemani sampai sekarang)
Nanging kabeh ora ana artine
(Namun semua tidak ada artinya)
Ra ana ajine
(Tak ada harganya)
Wong ko ngene, kok dibandhing-bandhingke
(Orang seperti ini kok dibanding-bandingkan)
Saing-saingke? Ya, mesthi kalah
(Dipersaingkan ya mesti kalah)
Tak oyak'a, aku ya ora mampu
(Ku kejar pun aku ya tidak mampu)
Mung sak kuatku mencintaimu
(Hanya sekuatku mencintaimu)
Wong ko ngene, kok dibandhing-bandhingke
(Orang seperti ini kok dibanding-bandingkan)
Saing-saingke? Ya, mesthi kalah
(Dipersaingkan ya mesti kalah)
Tak oyak'a, aku ya ora mampu
(Ku kejar pun aku ya tidak mampu)
Mung sak kuatku mencintaimu
(Hanya sekuatku mencintaimu)
Ku berharap engkau mengerti
Di hati ini hanya ada kamu