PURWASUKA –– Update penanganan gempa bumi magnitude 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat kembali dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur per Jumat, 9 Desember 2022.
Pemkab Cianjur menyampaikan, 8 korban jiwa masih dalam pencarian hingga saat ini. Korban meninggal dunia tidak ada penambahan masih diangka 334.
Korban luka berat 593 jiwa, dan yang masih dirawat mulai berkurang yakni, 35 orang dirawat di RS Cianjur.
Sementara jumlah korban gempa Cianjur yang mengungsi diangka 114.683 jiwa. Jumlah KK (yang mengungsi) sebanyak 41.166.
Jumlah 114.683 jiwa korban gempa di Cianjur yang mengungsi tersebut terdiri dari 54.781 laki-laki, 59.902 perempuan, penyandang disabilitas 147, lansir 7.453 dan ibu hamil tercatat diangka 1.640 orang.
Lokasi terdampak, 16 kecamatan dan 169 desa. Kecamatan yang terdampak gempa diantaranya; Kecamatan Cianjur, Karang Tengah, Warung Kondang, Cilaku, Gekbrong, Cugenang, Cibeber, Sukaluyu, Sukaresmi, Pacet, Bojong Picung, Cikalong Kulon, Mande, Cipanas, Haurwangi dan Kecamatan Ciranjang.
Adapun kerugian material rumah penduduk per Jumat, 9 Desember tercatat 56.251 rumah rusak terdiri dari; 26.724 rusak ringan, 15.983 rusak sedang dan 13.544 rusak berat.
Sementara untuk fasilitas umum, tercatat 18 fasilitas kesehatan rusak, 279 tempat ibadah rusak, 540 fasilitas pendidikan rusak dan 17 kantor atau gedung rusak.
Kebutuhan mendesak korban gempa di Cianjur meliputi; tempat pengungsi, terpal, selimut, tikar, kebutuhan kelompok rentan, alat penerangan dan makanan siap saji.
Baca Juga: Bukit Pamoyanan Subang, Wisata Cocok Untuk Liburan Akhir Tahun
Untuk donasi yang terkumpul per Jumat, 9 Desember yakni Rp15 miliar lebih (Rp15.465.165.142), yang sudah dipakai tercatat Rp3.039.679.000 dan sisa saldo Rp12.425.486.142. ***