PURWASUKA –– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat mencatat, total gempa bumi susulan dari gempa utama magnitude 5,6 di Kabupaten Cianjur,Jabar per hari ini (Sabtu, 10 Desember 2022) masih diangka 406.
Angka gempa susulan tersebut masih sama dengan data hari Jumat, 9 Desember 2022. Artinya, per Sabtu 10 Desember tidak ada lagi gempa susulan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Data BMKG Jawa Barat menunjukkan gempa susulan atau aftershock semakin mengecil per 21 November hingga Jumat, 9 Desember 2022. Bahkan per hari ini nihil gempa susulan.
Tercatat, gempa susulan dari gempa utama magnitude 5,6 di Kabupaten Cianjur per 21 November 2022 sebanyak 104. Pada 22 November 2022, tercatat 55 aftershock.
Kemudian masih dari data BMKG Jawa Barat, menunjukkan gempa susulan pada 23 November 2022 sebanyak 20 kali. Pada 24 November 2022 aftershock berjumlah 35.
Lalu di 25 November 2022 tercatat 37 aftershock, di 26 November 2022 sebanyak 18 kali. Kemudian di 27 November 2022 tercatat 25, dan di 28 November 2022, 19 kali.
Pada 29 November 2022, aftershock sebanyak 23 kali, di 30 November 2022 sebanyak 12 kali, di 1 Desember 2022 sebanyak 15 kali, dan 2 Desember 2022 sebanyak 13 kali.
Masuk ke 3 Desember 2022, aftershock tercatat hanya 4 kali, di 4 Desember naik menjadi 6 kali aftershock, dan 5 Desember tercatat 3 aftershock. Desember 6 gempa susulan, 7 Desember 3 gempa susulan, 8 Desember naik menjadi 8 gempa susulan dan hari ini hanya 2 aftershock.
Selain itu, berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Jabar tercatat gempa susulan tertinggi magnitude 4,3 dan terkecil magnitude 1,0. ***
Baca Juga: Netizen Soroti Dugaan Pelanggaran PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Apa Saja Itu?