PURWASUKA - Kasus kecelakaan yang melibatkan mobil dinas Pemerintah Kabupaten Purwakarta berjenis honda Mobilio bernomor nomor polisi T-1030-C dengan angkutan kota (angkot) bernomor polisi T-1957- AU, masih dalam proses pemeriksaan.
Peristiwa kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Kampung Munjul, Kelurahan Munjuljaya, Kabupaten Purwakarta, pada Selasa, 28 Februari 2023, silam itu mengakibatkan kedua pengemudi dan 10 orang penumpang angkot mengalami luka-luka.
Kaur Bin Ops Satlantas, IPTU Jamal Nasir mengatakan kasus tersebut sudah diproses.
Berdasarkan investigasi Unit Gakkum Satlantas Polres Purwakarta, Kata dia, terungkap faktor lain yang menyebabkan kecelakaan tersebut akibat sopir Honda mobilo berplat merah mengantuk.
"Salah satu faktor penyebab kecelakaan itu adalah karena sopir Honda Mobilo, M Zulfagor Fatna Dinata (56) dalam keadaan mengantuk saat mengemudi," ucap pria yang akrab disapa Jamsir itu, Jumat, 10 Maret 2023.
Kendati demikian, lanjut dia, polisi tidak menemukan indikasi sopir dalam pengaruh alkohol atau pun narkoba.
"Karena sudah tes urine hasilnya negatif. Kasus kecelakaan ini masih dalam proses. Untuk saksi penumpang angkot juga kita lakukan pemeriksaan semua, namun ada diantara mereka yang masih dalam kondisi sakit," ujar Jamsir.
Diberitakan sebelumnya, kecelakaan lalu lintas itu berawal saat mobil dinas Pemkab Purwakarta yang kemudikan M Zulfagor Fatna Dinata (56) yang berprofesi sebagai ASN Pemkab Purwakarta datang dari arah Cigangsa menuju Munjuljaya.
Sedangkan angkot berwarna merah kuning dengan nomor lambung 03 jurusan Ciganea-Simpang yang mengangkut para pelajar dan guru SDN 5 Sindangkasih, dikemudikan Dedi Junaedi (65) itu melaju dari arah Munjuljaya menuju Cigangsa.
Baca Juga: Bingung Weekend Kemana? Datang Yuk Besok ke Festival Manggis Purwakarta 2023, Disini Lokasinya
Mobil plat merah tersebut datang dari arah Cigangsa menuju Munjuljaya. Saat dilokasi kejadian dengan kondisi jalan agak menikung, mobil tersebut terlalu kekanan jalan, sehingga bertabrakan dengan angkot 03 yang datang dari arah belawanan.
Akibatnya, Kedua pengemudi kendaraan berikut 10 penumpang angkot mengalami luka-luka.