Keuntungan Indonesia ketika Gabung EAFF, Dongkrak Rangking FIFA hingga Hadapi Lawan Berkualitas

Purwokerto Suara.Com
Jum'at, 15 Juli 2022 | 18:58 WIB
Keuntungan Indonesia ketika Gabung EAFF, Dongkrak Rangking FIFA hingga Hadapi Lawan Berkualitas
Keuntungan Indonesia ketika Gabung EAFF, Dongkrak Rangking FIFA hingga Hadapi Lawan Berkualitas

Muncul wacana agar PSSI segera meninggalkan AFF karena federasi yang menaungi negara-negara ASEAN ini dianggap telah cedera. 

Warga Indonesia sempat kecewa setelah timnas U-19 Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF U-19 2022. Bukan karena penampilan Timnas yang tak bagus, namun karena indikasi permainan tak fair yang dilakukan oleh Vietnam dan Thailand saat mereka bertanding. 

Thailand dan Vietnam bermain imbang 1-1 pada laga terakhir Grup A yang berimbas tersingkirnya Timnas U-19 meski menang besar atas Myanmar di laga terakhir.

Timnas Vietnam dan Thailand pun sempat menjadi bulan-bulanan warganet Indonesia setelah dianggap sebagai biang kerok kegagalan Timnas Indonesia U-19 lolos ke semifinal.

Di antara opsi yang bisa diambil PSSI jika telah pamit dari AFF adalah bergabung dengan East Asian Football Federation (EAFF) alias Federasi Sepak Bola Asia Timur.

PSSI dan Timnas Garuda akan mendapat sejumlah keuntungan jika memutuskan bergabung dengan EAFF.

1. Peluang Karir Pemain Cerah

Iya, peluang untuk berkarier di kompetisi elite Asia Timur meningkat bagi pemain Indonesia. 

Ada beberapa negara yang memiliki kompetisi sepak bola berkualitas. Negara itu bisa menjadi tempat berkarir bagi para pemain asal Indonesia.

Baca Juga: Tiga Kerugian Besar AFF Jika Indonesia Keluar Keanggotaan

Jepang dengan J.League misalnya, dan Korea Selatan dengan K-League nya yang merupakan salah satu kompetisi terbaik di Benua Asia.

Bermain di kompetisi berkualitas semacam ini bagus untuk meningkatkan performa para pemain Indonesia karena tempaan yang kuat. 

2. Lawan Berkualitas

Indonesia juga berpeluang menghadapi berkualitas. 

Dibandingkan AFF, kompetisi EAFF jauh lebih mentereng karena ada tiga negara anggota yang berada di level top dunia. Setidaknya berada di urutan 100 besar ranking FIFA.

Ketiganya adalah Jepang (24), Korea Selatan (28), dan China (78). Sementara negara-negara lainnya berada di urutan 100 hingga 200 ranking FIFA.

Berbeda ketika  Indonesia berkompetisi di AFF. Pesaing Indonesia tak terlalu tinggi di ranking FIFA, seperti Vietnam (97), Thailand (111), Filipina (134), dan Malaysia (147).

3. Peringkat FIFA Ikut Terdongkrak

Seiring dengan lawan berkualitas itu, ranking Indonesia di FIFA akan bisa ikut terdongkrak. 

Di sisi lain, dengan menghadapi tim-tim kuat, PSSI akan lebih terdorong untuk meningkatkan kualitas sepak bola dalam negeri agar bisa bersaing dengan negara-negara elite di kawasan Asia itu.

Apabila Indonesia mampu bersaing, maka ada peluang besar ranking Indonesia di FIFA terkatrol. Sebab, semakin tinggi lawan yang dihadapi, Indonesia akan mendapat poin yang lebih tinggi jika mampu menang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI