PURWOKERTO.SUARA.COM- Setelah kunjungannya ke beberapa negara di Asia Timur, Presiden Jokowi ditemani dengan Ibu Iriana mendarat di Korea Selatan pada Rabu malam waktu Korea (27/7).
Presiden Jokowi bersama rombongan disambut oleh Wakil Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Cho Hyun-dong dan Duta Besar RI untuk Korea Selatan Gandi Sulistiyanto sebelum melanjutkan ke hotel untuk bermalam.
Kemudian, pada 28 Juli 2022, Presiden Joko Widodo bertemu dan berjabat tangan dengan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol di Kantor Kepresidenan Yongsan, Seoul, Korea Selatan.
Dalam pertemuan itu, kedua pimpinan negara menyaksikan penandatanganan kerja sama di berbagai bidang diantaranya investasi hijau berkelanjutan, pembangunan IKN dan maritim.
Selain itu, pertemuan Indonesia dan Korea Selatan, antara Presiden Joko Widodo dan Presiden Yoon Suk-yeol, kali ini menyepakati upaya memperkuat kerja sama strategis (28/7).
“Pada hari ini, saya dan Bapak Presiden Joko Widodo sepakat untuk memperkuat kerja sama strategis kedua negara seiring dengan perkembangan dunia yang dinamis,” ucap Presiden Yoon dalam keterangan pers bersama dengan Presiden Jokowi yang dapat disimak melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden RI di Jakarta.
Yoon menjelaskan sejak dimulainya hubungan diplomasi antara Korea Selatan dan Indonesia kedua negara terus meningkatkan hubungan secara signifikan di berbagai bidang, termasuk di bidang ekonomi, perdagangan, budaya, pertukaran people to people, diplomasi dan keamanan.
Presiden dari negeri ginseng itu juga menjelaskan bahwa, baik Korea Selatan maupun Indonesia memiliki tujuan yang sama yakni mewujudkan kawasan Indo-pasifik yang damai dan sejahtera bersama.
“Kedua negara juga memiliki kepentingan yang sama, yakni mempertahankan tatanan internasional yang bertopang pada norma,” ungkapnya. ANTARA/Citra Safitrah
Baca Juga: Ada Kebun Ganja 10 Hektar di Perhutani Cianjur, Polisi Tetapkan Seorang Tersangka