Kala Syair Sluku-sluku Bathok Karya Sunan Kalijaga Menggema di Kota Makkah, Banyak yang Tertegun

Purwokerto

Sabtu, 30 Juli 2022 | 11:59 WIB
Kala Syair Sluku-sluku Bathok Karya Sunan Kalijaga Menggema di Kota Makkah, Banyak yang Tertegun
solla taufik dan sayyid ahmad di kediamannya (kemenag)

PURWOKERTO.SUARA.COM, Syair Sluku-Sluku Bathok karya Sunan Kalijaga cukup familiar di Indonesia, khususnya Jawa. Namun bagaimana jadinya jika syair itu menggema di Kota Makkah. 

Ini dilaporkan Solla Taufiq saat berada di Makkah. Syair Jawa itu memberikan suasana beda pada  pengajian Kitab Tafsir yang diikuti para santri Doktor Sayyid Ahmad. 

Ia menceritakan, di kediaman berpagar tembok putih di jalan Al Maliki Rusayfah Makkah Arab Saudi  Senin (26/7/2022), jelang jam 11.30 waktu setempat,  yang hanya berjarak 4,6 km dari Masjidil Haram itu belum nampak ada aktifitas.  

Sambil menunggu kode dari orang kepercayaan tuan rumah, pihaknya disapa salah satu santri. Dia menginformasikan rombongan petugas haji dipersilakan masuk. Di ruangan itu, tampak beberapa kitab santri yang tersusun rapih di atas rekal dengan hamparan karpet hijau.

Beberapa saat kemudian, para santri hadir menenteng kitab, umumnya mengenakan baju thawb putih dan krem. Mereka menunaikan salat sunnah sebelum kajian.

Sayyid Ahmad Bin Muhammad bin Alawi Al Maliki Al Hasani kemudian hadir di ruangan berukuran 15x7 meter itu. Pihaknya bersama para santri mendekat. Kajian Tafsir kayar Muhammad Ali Asshabuni, Shafwatut Tafaasir, dimulai. Ada dua kitab yang dibaca hari itu.

Setelah tafsir, kajian dilanjutkan dengan kitab Ihya Ulumuddin. Sejenak sebelum dimulai kajian kitab yang kedua, tak disangka, salah satu santri asal Kota Gudeg Yogyakarta melantukan tembang Jawa karya Sunan Kalijaga Sluku-Sluku Bathok.

Tembang Jawa berjudul Sluku-Sulujk Bathok ini dilantunkan Muhammad Badri dengan apik, dipadudpadankan dengan selawat nabi. Suara Badri sangat bening, syair itu terdengar sahdu. 

 
Sluku-Sluku Bathok merupakan tembang Jawa yang cukup terkenal. Sesuai namanya, lagu dolanan anak ini kental dengan bahasa Jawa. Liriknya menyimpan banyak filosofi kehidupan masyarakat Jawa, khususnya Demak, dan juga ajaran Islam tentang pentingnya keseimbangan jiwa dan raga, batin dan lahir, rohani dan jasmani.

baca juga

Ulama Disegani

Abuya Sayyid Muhammad Alawy Almaliki Al Hasani merupakan ulama yang cukup disegani. Santrinya tersebar di seantero dunia. Mereka yang pulang menjadi tokoh agama di negaranya masing-masing. Banyak juga yang mengasuh pesantren dengan ribuan santri.

Sayyid Muhamad Alawy termasuk ulama Saudi yang intens menjalin komunikasi dengan banyak ulama-kiai Indonesia, khususnya di Jawa. Salah satunya yaitu KH Syafiq Naschan. Sayyid Muhammad juga pernah bertemu dengan KH Arwani Amin Kudus dan Mbah Hasan ‘Mangli’ Magelang.

Saat ini, rumah dan sekaligus ‘pesantren’  yang dulu diasuh Sayyid Muhammad itu diteruskan putranya, yaitu Sayyid Ahmad bin Sayyid Muhammad Alawi Al Almaliki Alhasani. Banyak santri Indonesia dan dari negara asia lainnya belajar di sana. Semuanya Gratis.

Selama mengikuti kajian, menu hidangan datang bergantian, mulai buah anggur, kurma ajwa, roti, teh hangat, dan air mineral. Satu persatu hidangan itu tersaji sebagai bentuk penghormatan. Sehingga, proses ngaji sorogan ala Pesantren Salaf di Indonesia itu terasa santai tapi serius.

Aroma kayu gaharu yang dibakar semerbak memenuhi ruangan. Sesekali, Sayyid Ahmad meminta santrinya untuk mengoleskan minyak wangi khas Arabian Oud kepada peserta pengajian. 

Kenangan Sayyid Muhammad dengan Mbah Mangli

Selesai kajian,  tiba waktunya berfoto. Saat mendapat giliran, penulis sodorkan foto Abuya Sayyid Muhammad yang sedang merangkul Mbah Mangli kepada Sayyid Ahmad. “Subhanallah, Kiai Kiai,” ujarnya. Sayyid Ahmad nampak sangat kenal dengan sosok kiai asal desa Mangli Magelang.

“Jawi Jawi,” ujar Sayyid Ahmad kepada semua yang hadir. Jawi itu merujuk pada orang-orang dari Asia yang datang ke Mekkah. Bisa juga, istilah itu merujuk kepada ulama-ulama besar dari Indonesia yang besar dan berpengaruh serta para santri dari tanah Jawa yang menuntut ilmu di Makkah.

Setidaknya, ada tiga ulama kelahiran Indonesia yang besar dan harum di Kota Suci karena pernah mendapat tempat untuk mengajar di Masjidil Haram. Ketiganya adalah Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, asal Minangkabau, Syekh Junaid Al Batawi, asal Jakarta, dan Syekh Nawawi Al Bantani, Al Jawi. 
 
Sebelum pamit, rombongan tim petugas haji kembali mendapat kehormatan. Pihaknya dilarang pulang sebelum makan. Sayyid Ahmad meminta para santrinya untuk menghidangkan ‘Nasi Arab’ dengan ayam di tengah nampan. Salah satu petugas haji mukimin yang puluhan tahun tinggal di Makkah bercerita bahwa baru kali ini menyantap nasi Arab paling enak. 

Sebelum pulang, rombongannya mendapat oleh-oleh, berupa kitab-kitab karangan Abuya Sayyid Muhammad, di antaranya: 'Muhammad Al Insan Kamil', 'Mafaahim Yajib An Tushahhah' dan beberapa kitab tentang Sirah dan Akidah lainnya. (Solla Taufiq/Kemenag)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satu WNI di Kamboja Sakit, Pemprov Jateng Koordinasi dengan KBRI

Satu WNI di Kamboja Sakit, Pemprov Jateng Koordinasi dengan KBRI

Purwokerto | Sabtu, 30 Juli 2022 | 11:30 WIB

Beredar Video Percakapan Diduga Kopda Muslimin dengan Pekerjanya "Masih Kecil Bul, Tolong Dijaga ya Bul"

Beredar Video Percakapan Diduga Kopda Muslimin dengan Pekerjanya "Masih Kecil Bul, Tolong Dijaga ya Bul"

Purwokerto | Sabtu, 30 Juli 2022 | 10:30 WIB

Rawan Intimidasi, Mengapa Keluarga Brigadir J tak Minta Perlindungan LPSK?

Rawan Intimidasi, Mengapa Keluarga Brigadir J tak Minta Perlindungan LPSK?

Purwokerto | Sabtu, 30 Juli 2022 | 09:34 WIB

Terkini

Stray Kids Wujudkan Semangat dan Ambisi untuk Terus Maju Lewat Lagu Run It

Stray Kids Wujudkan Semangat dan Ambisi untuk Terus Maju Lewat Lagu Run It

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:10 WIB

Kepergok Makan Sundae Bareng, Gong Myung Ungkap Reaksi Kocak Han Hyo Joo Soal Rumor Kencan

Kepergok Makan Sundae Bareng, Gong Myung Ungkap Reaksi Kocak Han Hyo Joo Soal Rumor Kencan

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:08 WIB

Warisan Leluhur Disulap Jadi Camilan Sehat, Produk UMKM Lombok Ini Tembus Pasar Internasional

Warisan Leluhur Disulap Jadi Camilan Sehat, Produk UMKM Lombok Ini Tembus Pasar Internasional

Bali | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:58 WIB

5 Warna Lipstik yang Cocok untuk Wanita Usia 55 Tahun, Tampilan Lebih Fresh dan Anggun

5 Warna Lipstik yang Cocok untuk Wanita Usia 55 Tahun, Tampilan Lebih Fresh dan Anggun

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:45 WIB

Ironi Restoran Self-Service: Mau Praktisnya, Enggan Tanggung Jawabnya

Ironi Restoran Self-Service: Mau Praktisnya, Enggan Tanggung Jawabnya

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:45 WIB

5 Rangkaian Skincare Harian untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika

5 Rangkaian Skincare Harian untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:42 WIB

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:40 WIB

Drama China Derailment: Penuh Plot Twist Mind Blowing atau Cuma Menjual Visual?

Drama China Derailment: Penuh Plot Twist Mind Blowing atau Cuma Menjual Visual?

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:39 WIB

Kecemburuan Berujung Brutal, Kedi Golf Jadi Korban Penganiayaan di Tangerang

Kecemburuan Berujung Brutal, Kedi Golf Jadi Korban Penganiayaan di Tangerang

Banten | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:31 WIB

Mengintip Teror  402: Rumah Sakit Angker Korea, Film Horor Adaptasi yang Mencekam

Mengintip Teror 402: Rumah Sakit Angker Korea, Film Horor Adaptasi yang Mencekam

Video | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:30 WIB

×