Menganalisis Gol Pembuka MU yang Brilian
Meski MU memanfaatkan Liverpool melalui jeda istirahan, gol pembuka MU tampak seperti skuat Ten Hag ketika mengalahkan Liverpool pada laga pra musim. Ten Hag membuat keputusan yang jelas tentang bek sayap yang bermain melebar dan gelandang sayap yang menusuk ke dalam.
Jadon Sancho mencatat 11 passing dan MU mengerahkan lima pemain dengan mendorong Eriksen bersama Anthony Elanga. Ini membuat duel dua lawan satu melawan Trent Alexander-Arnold bek sayap yang kerap dikritik karena penempatan diri ketika bertahan dan fokus saat berduel.
Alexander-Arnold terlalu kaku saat menguasai bola dan tak bisa dengan cepat berputar mengejar Elanga.
Firmino Gagal Memimpin Lini Depan
Dengan sanksi larangan bermain Darwin Nunez, Roberto Firmino memimpin di lini depan. Ia harus turun menjemput bola dan posisinya pada babak pertama bahkan lebih dalam dari James Milner.
Ini menjadi masalah mengingat MU bertahan di tengah dan tidak terlalu menakan. Pada kesempat itu pelari di luar garis pertahanan diperlukan bukan saja untuk memanfaatkan ruang di belakang tetapi juga untuk mendorong empat bek lebih dalam dan menciptakan lebih banyak ruang bagi gelandang untuk bermain.
Tapi Firmino yang turun lebih dalam hanya menyumbat ruang tengah dan tiga rekan setimnya yang paling sering ia oper adalah Harvey Elliot (10), Jordan Henderson dan James Milner (masing-masing tujuh). Ia tak mampu membawa Salah dan Luis Diaz ke dalam permainan.
Baca Juga: Cerita Gus Miftah Prank Dukun Abal-abal, Bikin Ngakak