Ini Dia Tembakau Grompol untuk Bahan Baku Cerutu, Dikembangkan Petani Bantul

Purwokerto | Suara.com

Selasa, 20 September 2022 | 20:18 WIB
Ini Dia Tembakau Grompol untuk Bahan Baku Cerutu, Dikembangkan Petani Bantul
Tanaman Tembakau Jenis Grompol yang di Tanam di Bantul untuk Bahan Baku Cerutu (Antara)

PURWOKERTO.SUARA.COM. BANTUL - Petani tembakau di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dengan pendampingan Pemda Bantul mengembangkan tanaman tembakau varietas grompol seluas 40 hektare sebagai bahan baku cerutu.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul, Joko Waluyo mengatakan, mulai tahun 2022 ini petani tembakau di wilayah Bantul menjalin kerja sama dengan perusahaan cerutu milik Pemda DIY, dalam pengembangan tanaman tembakau jenis grompol.

"Kita sudah kontrak kemitraan seluas 40 hektare tembakau yang ada di Bantul tersebar di kecamatan Piyungan, Dlingo, Pleret, Imogiri dan Pundong, dengan jenis tembakau grompol, salah satu jenis tembakau untuk bahan baku cerutu," ujarnya di Bantul pada Selasa, 20 September 2022 dikutip dari Antara News.

Joko melanjutkan, pengembangan tanaman tembakau grompol di beberapa kecamatan Bantul itu sudah dimulai beberapa waktu lalu, bahkan sudah ada tanaman yang siap panen yaitu di wilayah Kalurahan Selopamioro, Kecamatan Imogiri seluas 10 hektare.

"Kalau luas tembakau di seluruh Kabupaten Bantul sekitar 210 hektare, tetapi yang kerja sama dengan pola kemitraan baru 40 hektare. Harapan kami ke depan nanti bisa tambah lagi untuk tahun-tahun ke depan," harapnya.

Joko menjelaskan, apalagi dalam pola kemitraan itu, petani mendapatkan bibit gratis, dan ketika masa panen langsung mendapat pembayaran dari pihak perusahaan dengan harga Rp2.000 per kilogramnya untuk tembakau basah.

"Jadi petik timbang langsung bayar. Ini baru awal, mungkin tahun depan setelah menikmati hasilnya bisa diperluas lagi, ini bibitnya gratis, petani mendapat pinjaman pupuk tanpa bunga per hektare Rp2,5 juta. Mulai tanam tiga bulan lalu, minggu kemarin sudah panen," ungkapnya.

Joko melanjutkan, lahan tembakau di wilayah Bantul juga berpotensi bisa diperluas lagi, seperti di wilayah Desa Selopamioro yang baru seluas 10 hektare, padahal potensinya bisa 25 hektare, sehingga harapannya ke depan lahan bisa dioptimalkan.

"Memang baru beberapa kelompok petani yang mengikuti kemitraan, seperti di Selopamioro baru 10 hektare. Padahal luas tanaman tembakau mungkin lebih dari 25 hektare. Jadi baru pertama kali, tapi kami lihat ke depan akan lebih banyak lagi petani yang akan minat pola kemitraan ini," pungkasnya. (Arif KF)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dibandrol Harga Rp 79 Juta, Ini Keunggulan New CBR 250RR

Dibandrol Harga Rp 79 Juta, Ini Keunggulan New CBR 250RR

| Selasa, 20 September 2022 | 17:00 WIB

Aksi Koboi Pengemudi Avanza di Karangrayung Grobogan, Tantang Warga dengan 5 Kali Tembakan

Aksi Koboi Pengemudi Avanza di Karangrayung Grobogan, Tantang Warga dengan 5 Kali Tembakan

| Selasa, 20 September 2022 | 16:42 WIB

Korban Longsor di Arcawinangun Purwokerto Ditemukan Tewas

Korban Longsor di Arcawinangun Purwokerto Ditemukan Tewas

| Selasa, 20 September 2022 | 15:51 WIB

Terkini

Apa Untungnya Perang? Analisis Kerugian Tak Terhingga dari Konflik Global Saat Ini

Apa Untungnya Perang? Analisis Kerugian Tak Terhingga dari Konflik Global Saat Ini

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:50 WIB

Fakta dan Makna MV Baru Harry Styles 'American Girls': Nostalgia Rasa?

Fakta dan Makna MV Baru Harry Styles 'American Girls': Nostalgia Rasa?

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:40 WIB

Viral Keluarga Ayu Ting Ting Dapat Tempat Spesial saat Salat Id di Masjid, Malah Banjir Pembelaan

Viral Keluarga Ayu Ting Ting Dapat Tempat Spesial saat Salat Id di Masjid, Malah Banjir Pembelaan

Entertainment | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:34 WIB

Perjalanan Sukses Bandeng Juwana Elrina: Sukses Melegenda Bersama BRI

Perjalanan Sukses Bandeng Juwana Elrina: Sukses Melegenda Bersama BRI

Bri | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:29 WIB

Ernando Ari Dicoret, 4 Penjaga Gawang Masuk Skuad Final Timnas Indonesia

Ernando Ari Dicoret, 4 Penjaga Gawang Masuk Skuad Final Timnas Indonesia

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:20 WIB

Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?

Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:18 WIB

Jadwal Operasional Kantor Pos dan Ekspedisi Pasca Lebaran 2026

Jadwal Operasional Kantor Pos dan Ekspedisi Pasca Lebaran 2026

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:10 WIB

Bacaan Niat Puasa Syawal 6 Hari dan Tata Caranya

Bacaan Niat Puasa Syawal 6 Hari dan Tata Caranya

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:09 WIB

Dilarang Berlama-lama: Cara Mengambil Manfaat dari 'Wangsit Kamar Mandi'

Dilarang Berlama-lama: Cara Mengambil Manfaat dari 'Wangsit Kamar Mandi'

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:05 WIB

Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik

Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:05 WIB