Bagaimana Cara Kenali Penyakit Jantung Bawaan? Yuk Simak

Purwokerto

Jum'at, 23 September 2022 | 20:26 WIB
Bagaimana Cara Kenali Penyakit Jantung Bawaan? Yuk Simak
ilustrasi penyakit jantung (freepik)

PURWOKERTO.SUARA.COM- Penyakit jantung bawaan atau PJB adalah sebuah kelainan yang terjadi pada struktur dan fungsi jantung yang ada sejak lahir. 

Penyakit PJB adalah salah satu penyebab cacat lahir yang paling sering terjadi pada bayi. Hal ini dibuktikan dengan data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia mengatakan sebanyak delapan dari 1.000 bayi yang lahir terkena penyakit jantung bawaan.

PJB yang terjadi pada setiap bayi juga sangat beragam dari jenis hingga tingkat keparahan. Beberapa yang sering terjadi adalah adanya nya sekat ruang antar-jantung berlubang, katup atau pembuluh darah ke jantung menyempit, atau juga konfigurasi jantung dan pembuluh darah tak normal.

Kemudian, menurut Alodokter, PJB dapat terjadi akibat gangguan pada proses pembentukan dan perkembangan jantung janin.

Seperti yang kita ketahui jantung manusia umumnya terbagi menjadi empat ruang, yaitu dua serambi atau atrium dan dua bilik atau ventrikel. 

Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kenapa si kecil dapat terkena penyakit jantung bawaan, walaupun penyebab pasti dari penyakit ini belum diketahui. Tapi, kondisi yang dialami sang ibu juga sangat berpengaruh, yakni:

1.Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit jantung bawaan atau kelainan genetik seperti sindrom Down atau sindrom Edward
2.Menderita diabetes tipe 1 atau 2 yang tidak terkontrol
3.Mengonsumsi alkohol secara berlebihan atau merokok saat hamil
4.Mengalim infeksi virus, seperti rubella pada trimester pertama kehamilan
5.Mengonsumsi obat-obatan tertentu selama hamil, seperti obat antikejang, obat anti jerawat golongan retinoid dan obat golongan statin tanpa resep dari dokter
6.Terpapar pelarut organik yang umumnya ditemukan dalam produk cat tembok, cat kuku, atau lem
7.Menderita penyakit tertentu yang dapat diturunkan dari orang tua ke anaknya

Untuk itu, bagi para ibu wajib tahu gejala yang terjadi pada si kecil jika terkena penyakit jantung bawaan, yaitu:

1.Gejala yang timbul pada bayi
- Kulit bewarna kebiruan atau kehitaman di bibir, kulit atau jari-jari (sianosis)
- Berat badan yang tergolong rendah
- Pertumbuhan terhambat
- Pembengkakan di tungkai, perut, atau area sekitar mata
- infeksi paru-paru yang berulang
- Sering mengeluarkan keringat dingin
2.Gejala yang timbul pada masa kanak-kanak atau remaja
- Detak jantung yang tidak beraturan (aritmia)
- Pusing dan mudah lelah, terutama saat melakukan olahraga
- Sulit bernapas atau napas terengah-engah
- Pembengkakan  di kaki, pergelangan kaki atau tangan
- Kulit berwarna kebiruan
- Mudah Pingsan

baca juga

(citra safitra)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Enam Tips Menghilangkan Kantung Mata

Enam Tips Menghilangkan Kantung Mata

Purwokerto | Kamis, 22 September 2022 | 20:09 WIB

Kenali Dampak Buruk Begadang, Tingkatkan Risiko Gangguan Mental

Kenali Dampak Buruk Begadang, Tingkatkan Risiko Gangguan Mental

Purwokerto | Kamis, 22 September 2022 | 19:06 WIB

Ingin Menaikan Berat Badan dengan Benar? Jangan Lakukan 3 Hal Ini

Ingin Menaikan Berat Badan dengan Benar? Jangan Lakukan 3 Hal Ini

Purwokerto | Kamis, 22 September 2022 | 17:09 WIB

Terkini

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan

Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan

Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup

Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat

Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat

Health | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%

BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×