PURWOKERTO.SUARA.COM- Penyakit jantung bawaan atau PJB adalah sebuah kelainan yang terjadi pada struktur dan fungsi jantung yang ada sejak lahir.
Penyakit PJB adalah salah satu penyebab cacat lahir yang paling sering terjadi pada bayi. Hal ini dibuktikan dengan data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia mengatakan sebanyak delapan dari 1.000 bayi yang lahir terkena penyakit jantung bawaan.
PJB yang terjadi pada setiap bayi juga sangat beragam dari jenis hingga tingkat keparahan. Beberapa yang sering terjadi adalah adanya nya sekat ruang antar-jantung berlubang, katup atau pembuluh darah ke jantung menyempit, atau juga konfigurasi jantung dan pembuluh darah tak normal.
Kemudian, menurut Alodokter, PJB dapat terjadi akibat gangguan pada proses pembentukan dan perkembangan jantung janin.
Seperti yang kita ketahui jantung manusia umumnya terbagi menjadi empat ruang, yaitu dua serambi atau atrium dan dua bilik atau ventrikel.
Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kenapa si kecil dapat terkena penyakit jantung bawaan, walaupun penyebab pasti dari penyakit ini belum diketahui. Tapi, kondisi yang dialami sang ibu juga sangat berpengaruh, yakni:
1.Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit jantung bawaan atau kelainan genetik seperti sindrom Down atau sindrom Edward
2.Menderita diabetes tipe 1 atau 2 yang tidak terkontrol
3.Mengonsumsi alkohol secara berlebihan atau merokok saat hamil
4.Mengalim infeksi virus, seperti rubella pada trimester pertama kehamilan
5.Mengonsumsi obat-obatan tertentu selama hamil, seperti obat antikejang, obat anti jerawat golongan retinoid dan obat golongan statin tanpa resep dari dokter
6.Terpapar pelarut organik yang umumnya ditemukan dalam produk cat tembok, cat kuku, atau lem
7.Menderita penyakit tertentu yang dapat diturunkan dari orang tua ke anaknya
Untuk itu, bagi para ibu wajib tahu gejala yang terjadi pada si kecil jika terkena penyakit jantung bawaan, yaitu:
1.Gejala yang timbul pada bayi
- Kulit bewarna kebiruan atau kehitaman di bibir, kulit atau jari-jari (sianosis)
- Berat badan yang tergolong rendah
- Pertumbuhan terhambat
- Pembengkakan di tungkai, perut, atau area sekitar mata
- infeksi paru-paru yang berulang
- Sering mengeluarkan keringat dingin
2.Gejala yang timbul pada masa kanak-kanak atau remaja
- Detak jantung yang tidak beraturan (aritmia)
- Pusing dan mudah lelah, terutama saat melakukan olahraga
- Sulit bernapas atau napas terengah-engah
- Pembengkakan di kaki, pergelangan kaki atau tangan
- Kulit berwarna kebiruan
- Mudah Pingsan
Baca Juga: Mudah! Begini Cara Ganti Nama Pengguna Akun TikTok
(citra safitra)