PURWOKERTO.SUARA.COM, Pernikahan Syekh Puji dengan Lutfiana Ulfa beberapa tahun lalu sempat menjadi kontroversi. Ini setelah pengsuha kaligrafi sukses itu dikabarkan menikahi gadis di bawah umur, Ulfa di usia yang masih belia 12 tahun. Cerita Syekh Puji menikahi anak di bawah umur menjadi perhatian nasional. Ia dikecam habis-habisan.
Puncaknya, ia dipolisikan hingga berakhir dipenjara dengan vonis empat tahun. Namun kejadian itu ternyata tak membuat hubungan kedua pasangan beda usia itu bubar. Syekh Puji tetap menikahi Ulfa dan mengajukan permohonan poligami saat usia Ulfa sudah cukup matang, 16 tahun.
Pemberitaan miring mengenai pernikahan kontroversial itu rupanya membuat Ulfa yang saat itu masih belia begitu terpukul. Ia menderita trauma berkepanjangan. Setelah sekian lama tak muncul dan menutup diri, belakangan Ulfa mulai percaya diri tampil di depan publik.
Ulfa bukan lagi gadis belia. Ia tumbuh menjadi seorang ibu dan istri dari Syekh Puji. Ulfa menjadi wanita karir dan pebisnis di bidang seni kaligrafi. Dalam sebuah akun IGnya, mencurahkan perasaan yang selama ini ia pendam.
Untuk bisa seperti sekarang ini, ternyata tidak mudah bagi Ulfa. Ia mengaku melalui banyak proses hingga akhirnya berani membuka diri. Ulfa mengaku mengikuti perkembangan media sosial, meski masih menutup jati dirinya yang sebenarnya.
“Banyak proses yang saya lalui supaya bisa terlepas dari trauma pemberitaan dan stigma negatif di masyarakat, hingga akhirnya sekarang saya berani membuka diri,”tulisnya
Ulfa mengaku menjalankan peran pertama sebagai istri di usia 17 tahun. Namun ia masih takut bersosialisasi dengan dunia luar. Namun ia mengaku tetap terus belajar menggali potensi diri.
Ulfa berusaha menemukan passion-nya untuk bisa berkembang.
“Semakin saya dalami, saya sadar passion saya ada di bisnis,”katanya
Baca Juga: Bermain lagi di Squid Game season dua, Lee Jung Jae dibayar 700 ribu dolar per episode
Ulfa mengaku mulai berbisnis dengan ilmu yang dia pelajari secara otodidak dari berbagai buku bisnis. Usahanya tak sia-sia. Dari bisnis pertamanya, ia mengaku bisa membangunkan rumah orang tua, membantu biaya sekolah dan kuliah adiknya, bahkan memberangkatkan orang tua umrah.
Ulfa mengaku diamanati untuk menjalankan perusahaan milik suami, PT Sinar Lendoh Terang yang kini menjadi PT Sinar Pujiono Terang, dan mengembangkan pemasaran dari sebelumnya yang masih tradisional ke dunia marketing digital.
Ïa dan suaminya membuka toko online Syekh Puji @kaligrafi.syekhpuji