Mulai Berlatih Normal, Pelatih Arema FC Sebut Anak Asuhnya Butuh Waktu Adaptasi

Purwokerto

Jum'at, 11 November 2022 | 20:19 WIB
Mulai Berlatih Normal, Pelatih Arema FC Sebut Anak Asuhnya Butuh Waktu Adaptasi
Latihan Tim Arema FC pasca tragedi Kanjuruhan Malang ((Instagram @aremafcofficial))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Setelah 40 hari tragedi  Kanjuruhan skuad Arema FC mulai menjalani sesi latihan normal pascatragedi usai laga antara Singo Edan melawan Persebaya Surabaya pada 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Javier Roca Pelatih Arema FC di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (11/11/2022), mengatakan bahwa kondisi skuad Singo Edan sesungguhnya masih membutuhkan waktu untuk bisa beraktivitas normal guna mempersiapkan diri jika Liga 1 kembali digelar.

“Sebenarnya masih perlu waktu, kita baru mulai (latihan) secara normal kurang lebih beberapa hari. Itu latihan normal,” kata Roca dikutip Antara.

Roca menjelaskan, meskipun skuad Singo Edan sudah menjalani sesi latihan normal, namun para pemain masih merasakan kesedihan atas peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, yang menewaskan 135 orang tersebut.

Menurutnya, tim pelatih akan berusaha secepat mungkin untuk memulihkan kondisi pemain, termasuk kondisi psikologisnya. Ia berharap, anak asuhnya bisa bersemangat lagi dan berjuang di kompetisi Liga 1 untuk Arema FC.

“Latihan normal, tapi tetap dengan rasa sedih. Jadi kita berusaha untuk secepat mungkin agar bisa pulih, semangat lagi dan berjuang untuk Arema FC,” ujarnya.

Ia menambahkan, persiapan itu memang harus dilakukan Arema FC karena ada kemungkinan dalam waktu dekat kompetisi Liga 1 akan kembali dimulai. Persiapan untuk menghadapi kompetisi Liga 1 tersebut, dengan tetap menghormati para korban tragedi Kanjuruhan.

“Jadi antara semangat untuk berjuang lagi, dan tetap merasa hormat, rasa sayang dan rasa cinta kepada Aremania yang sudah tidak ada,” katanya.

Manajemen Arema FC saat ini masih menunggu format kelanjutan kompetisi Liga 1 pascatragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Jawa Timur, pada 1 Oktober 2022.Format kelanjutan Liga 1 tersebut ditunggu untuk menentukan stadion yang akan menjadi kandang Singo Edan.

baca juga

Komite Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menjatuhkan sanksi kepada Klub Arema FC terkait tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang menyebabkan 135 orang meninggal dunia.

Keputusan tersebut merujuk pada Pasal 69 Ayat 1, Ayat 2 dan Ayat 3 Kode Disiplin PSSI Tahun 2018, Arema FC dilarang menyelenggarakan pertandingan sebagai tuan rumah dan harus dilaksanakan dengan jarak minimal 250 kilometer dari home base hingga akhir musim kompetisi 2022-2023.

Selain sanksi dilarang untuk menjadi tuan rumah pertandingan sepak bola, Arema FC juga diberikan sanksi denda sebesar Rp250 juta akibat tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang tersebut.*(ANIK AS)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selama Tujuh Jam Korban Tragedi Kanjuruhan Diautopsi oleh Tim Forensik

Selama Tujuh Jam Korban Tragedi Kanjuruhan Diautopsi oleh Tim Forensik

Purwokerto | Sabtu, 05 November 2022 | 22:17 WIB

Serahkan Dokumen Kewenangan PSSI ke Penyidik Polda Jatim, Iwan Bule Enggan Bocorkan Pertanyaan Penyidik

Serahkan Dokumen Kewenangan PSSI ke Penyidik Polda Jatim, Iwan Bule Enggan Bocorkan Pertanyaan Penyidik

Purwokerto | Kamis, 03 November 2022 | 19:05 WIB

Lanjutan Penyidikan Kasus Tragedi Kanjuruhan, Polda Jatim Periksa Ketua Umum PSSI Hari Ini

Lanjutan Penyidikan Kasus Tragedi Kanjuruhan, Polda Jatim Periksa Ketua Umum PSSI Hari Ini

Purwokerto | Kamis, 03 November 2022 | 18:27 WIB

Terkini

Laga Argentina vs Yordania: Saat Magis Lionel Messi Diuji Tembok Rapat 5 Bek

Laga Argentina vs Yordania: Saat Magis Lionel Messi Diuji Tembok Rapat 5 Bek

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:05 WIB

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

×