PURWOKERTO.SUARA.COM- Mulai tanggal 2 November lalu Pemerintah resmi menghentikan siaran TV analog dan beralih ke siaran TV digital.
Peralihan ke siaran TV digital berdasarkan Peraturan Menteri No. 11/2021 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 6/2021 mengenai Penyelenggaraan Penyiaran.
Buat kalian yang masih menggunakan TV analog, maka harus menggunakan Set Top Box (STB) untuk menikmati siaran digital.
Tapi,hal ini tidak berlaku bagi kalian yang telah memiliki TV digital.
Nah untuk mempermudah menemukan siaran TV digital di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi), berikut daftar lengkap siarannya:
1.24 UHF 498 MHz
- SCTV
- Kompas TV
- Moji
- Mentari TV
- Indosiar
2.32 UHF 562 MHz
- Metro TV
- My TV
- BBS TV
- BN TV
- Magna Channel
- Smile
- UG Tv
- JPM TV
3.34 UHF 578 MHz
- TV One
- Jak TV
- Sport One
- ANTV
4.38 UHF (Gn Tela) 610 MHz dan 42 UHF (Joglo) 642 MHz
- TVRI
- TVRI Sport HD
- TVRI World
- TVRI Jakarta
- TV MU
- Nusantara TV
- Badar TV
- DAAI TV
- Inspira
- Net TV
- Elshinta TV
5.40 UHF 626 Mhz
- Trans TV
- CNBC
- Trans 7
- CNN Indonesia
6.44 UHF 658 MHz
- RCTI
- GTV
- MNC TV
- iNews
7.48 UHF 690 MHz
- RTV (Rajawali Televisi)
- KTV
Itulah daftar lengkap siaran TV digital khusus wilayah Jabodetabek. (citra safitra)