UNDIP Fasilitasi Petani Desa Majatengah Belajar Kapulaga Lewat Seminar Hybrid, Hadirkan Pakar Pertanian

Purwokerto

Minggu, 27 November 2022 | 07:25 WIB
UNDIP Fasilitasi Petani Desa Majatengah Belajar Kapulaga Lewat Seminar Hybrid, Hadirkan Pakar Pertanian
pelatihan pertanian secara hybrid di Desa Majatengah, Banjarnegara oleh UNDIP

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA- Suasana sebuah ruang kelas SDN Majatengah lain dari biasa. Kelas itu bukan diisi para siswa yang mengikuti proses pembelajaran, namun para petani yang sedang belajar pertanian. 

Mereka mengikuti seminar Hybrid yang digelar UNDIP lewat  KKN IPTEK untuk Desa Binaan Universitas Diponegoro (KKN IDBU) di Desa Majatengah. 

Menariknya, karena bersifat hybrid, acara ini dilaksanakan secara online dan offline bersamaan. 

Warga yang tidak memiliki ponsel atau tidak mendapatkan akses Internet tetap dapat berhubungan dengan pakar pertanian melalui layar proyektor. 

Mereka seperti menyaksikan layar tancep, sarana menonton film zaman dulu yang kini sudah banyak ditinggalkan. 

Kegiatan itu menghadirkan tiga pembicara dengan dipandu langsung Prof. Dr. Widayat, ST.,MT.

Adapun para pembicara berasal dari akademisi yakni Dr. Ir. Bistok Hasiholan Simanjuntak, M.Si, dan Andree Wijaya Setiawan, S.P., M.P., dan praktisi pertanian Ir. Agus Supatmo. 

Para pembicara memaparkan informasi seputar budidaya kapulaga, hama dan penyakit pada tanaman, serta peningkatan kualitas dan kuantitas kapulaga dengan konservasi tanah dan air.

Selain memberikan materi, ketiga pembicara seminar membuka kesempatan bagi petani maupun warga Desa Majatengah untuk menanyakan pertanyaan, bukan hanya dalam seminar namun juga setelah seminar berakhir jika masih ada yang butuh diperjelas.

baca juga

 “Untuk warga Majatengah, jika ingin menyampaikan pertanyaan terkait pertanian, silakan. Jika saya mampu akan saya bantu, jika saya tidak mampu nanti saya carikan ahlinya. Terima kasih,” tutur Bistok.

Warga pun antusias menyampaikan pertanyaan yang ada kepada pakar yang memahami pertanian secara mendalam.

Bistok dan Andree, dosen Fakultas Pertanian Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, memberikan materi untuk dipelajari dan dibagikan kepada warga yang berhalangan hadir seminar pelatihan.

Sementara Agus memberikan panduan pembuatan pupuk organik, cara bercocok tanam kapulaga secara intensif, serta teknis pembiakan jamur Beauveria yang menyerang serangga yang merusak tanaman. 

Panduan ini disesuaikan dengan jenis tanah di Desa Majatengah. Materi dan panduan ini menjadi patokan informasi yang dapat digunakan oleh warga dan para petani kapulaga di Desa Majatengah, 

Kepala Desa Majatengah, Sarno Hudi Utomo, mengatakan, para petani kapulaga  termotivasi dengan adanya KKN dari UNDIP. 

Mereka bersemangat untuk lebih sukses membudidayakan kapulaga. 

program KKN ini menambah semangat berbudidaya kapulaga agar semakin sukses. 

"Baru kali ini ada adik-adik KKN yang tepat sasaran. Warga sini, mayoritas petani, mencapai 95%. Program ini sangat diterima oleh warga Majatengah.” 


Seminar ini merupakan salah satu program monodisiplin KKN IDBU Tematik yang secara langsung membantu para petani dan warga Desa Majatengah. 

Melalui seminar serta seluruh rangkaian program lainnya, para petani dan warga Desa Majatengah mendapatkan solusi dan saran yang dapat meningkatkan produksi kapulaga dari segi kualitas dan kuantitas, mulai dari penanaman, perawatan, dan pemanenan.

Untuk diketahui, Desa Majatengah, yang berada di Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah, merupakan desa dengan mayoritas penduduk petani.

Harga kapulaga yang sempat meroket tinggi di awal pandemi global memikat warga dan membuat sebagian besar petani Desa Majatengah menjadikan kapulaga sebagai komoditas utama desa. 

Namun para petani menghadapi beragam permasalahan yang baru, tanpa mengetahui cara menanggulanginya. 

Siti Rahayu, salah satu petani kapulaga Desa Majatengah sekaligus Kepala Kelompok Wanita Tani Maju Sejahtera, mengaku, walaupun penghasilan produk banyak, perawatan tanaman dan harga jual kapulaga tidak sesuai. 

“Sekarang harga kapulaga kering hanya Rp 53.000 per kilogram. Harga yang tadinya sudah mencapai Rp 300.000 sekarang hanya seperenam harga dulu.”


Selain itu, posisi Desa Majatengah yang cukup tinggi, sekitar 800 mdpl,  juga mengundang berbagai masalah. Curah hujan pada ketinggian ini melebihi kondisi ideal pertumbuhan kapulaga. 

Masalah lain, hama serta penyakit yang menyerang tanaman kapulaga sangatlah merugikan. Para petani di Desa Majatengah belum memiliki protokol ataupun mekanisme pencegahan hama dan penyakit, dan tidak ada pengobatan bila tanaman kapulaga terserang. 

Selama ini, petani hanya mencabut atau mengisolasi tanaman yang terserang agar tidak menyebarkan penyakit ataupun hama yang ada. Tentunya, tanaman kapulaga yang kurang sehat sangat memengaruhi produksi total kapulaga. (Chloe Tiara Marannu Siagian)

KKN Iptek bagi Desa Binaan Undip di Desa Majatengah Banjarnegara
KKN Iptek bagi Desa Binaan Undip di Desa Majatengah Banjarnegara (sumber:)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyesalan Sopir di Kebumen Bunuh Sahabat Sendiri : Dulu Dekat Pak, Sering Nyopir Bareng

Penyesalan Sopir di Kebumen Bunuh Sahabat Sendiri : Dulu Dekat Pak, Sering Nyopir Bareng

Purwokerto | Minggu, 27 November 2022 | 06:40 WIB

Amankan Tiga Poin Pertama, Australia Buka Asa Lolos Fase Grup Piala Dunia

Amankan Tiga Poin Pertama, Australia Buka Asa Lolos Fase Grup Piala Dunia

Purwokerto | Sabtu, 26 November 2022 | 21:51 WIB

Didampingi Akademisi UNDIP, Petani Desa Majatengah Banjarnegara Belajar Menyuling Kapulaga Jadi Minyak Atsiri

Didampingi Akademisi UNDIP, Petani Desa Majatengah Banjarnegara Belajar Menyuling Kapulaga Jadi Minyak Atsiri

Purwokerto | Sabtu, 05 November 2022 | 10:11 WIB

Terkini

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:08 WIB

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:00 WIB

7  Shio Paling Beruntung di Juli 2026, Cuan Melimpah!

7 Shio Paling Beruntung di Juli 2026, Cuan Melimpah!

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:00 WIB

Jaksa Agung Larang Anak Buah Ngonten Pakai Baju Dinas: Saya Tak Segan Pecat Kalian!

Jaksa Agung Larang Anak Buah Ngonten Pakai Baju Dinas: Saya Tak Segan Pecat Kalian!

Video | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:00 WIB

4 Padu Paddan OOTD Sleek Minimalist ala Heo Nam Joon untuk Segala Momen!

4 Padu Paddan OOTD Sleek Minimalist ala Heo Nam Joon untuk Segala Momen!

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45 WIB

Dipinang 5 Kerajaan Lampung, Jokowi Resmi Bergelar Baginda Pemuka Bangsa

Dipinang 5 Kerajaan Lampung, Jokowi Resmi Bergelar Baginda Pemuka Bangsa

Lampung | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:44 WIB

Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau

Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau

Entertainment | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:20 WIB

Waspadai Tanda-tanda yang Mengarah pada Masalah Katup Jantung

Waspadai Tanda-tanda yang Mengarah pada Masalah Katup Jantung

Sulsel | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:19 WIB

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

Viral Dulu Baru Ditolong? Negara Tak Boleh Bekerja Berdasarkan Algoritma

Viral Dulu Baru Ditolong? Negara Tak Boleh Bekerja Berdasarkan Algoritma

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:15 WIB

×