Hampir Tiga Tahun Pandemi Covid 19, WHO Sebut Akhir Fase Darurat Makin Dekat

Purwokerto

Sabtu, 03 Desember 2022 | 19:50 WIB
Hampir Tiga Tahun Pandemi Covid 19, WHO Sebut Akhir Fase Darurat Makin Dekat
Ilustrasi varian Covid-19 Terbaru ((Antara))

PURWOKERTO.SUARA.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan jika dunia semakin dekat dengan akhir fase darurat pandemi Covid-19. Namun, dia juga memperingatkan, Omicron varian Covid-19 masih menyebar di seluruh dunia dan terus menambah kasus kematian dalam jumlah yang signifikan.

“Kita semakin dekat dengan titik ketika kita dapat mengatakan bahwa fase darurat pandemi telah berakhir, tapi kita belum sampai di titik itu,” kata Tedros Adhanom Ghebreyesus Direktur Jenderal WHO Dikutip Antara. Sabtu, (03/04/2022)

Hal itu berarti Omicron lebih mudah menular daripada varian Delta, sehingga semakin cepat bertambahnya kasus kematian akibat intensitas penularannya.

Sementara itu, Tedros menyebut, ketidakseimbangan dalam hal pengawasan, pengujian, pengurutan, dan vaksinasi dapat memicu munculnya varian baru.

Berdasarkan data WHO, jumlah kematian mingguan mengalami penurunan tipis selama lima pekan terakhir, tetapi lebih dari 8.500 orang dilaporkan meninggal pada pekan lalu Beberapa penilaian data air limbah menunjukkan, jumlah kasus baru bisa mencapai lima kali lipat di beberapa negara, artinya bahwa virus tersebut masih menyebar di seluruh dunia.

Dia melanjutkan, ini tidak diterima ketika pandemi memasuki tahun ketiga, di saat sudah banyak upaya yang dilakukan untuk mencegah infeksi dan menyelamatkan nyawa. 

Kendati demikian, Tedros mengakui Omicron yang memiliki lebih dari 500 turunan masih menyebar dan cenderung tidak menyebabkan penyakit terlalu parah daripada beberapa variant of concern sebelumnya.

Saat ini, WHO memperkirakan, sebanyak 90 persen populasi dunia mempunyai tingkat kekebalan terhadap SARS-CoV-2 yang dipicu vaksinasi atau infeksi sebelumnya.

Sementara itu Maria Van Kerkhove pimpinan teknis dari Program Darurat Kesehatan WHO menyebut sedikitnya 2,5 juta kasus di seluruh dunia dilaporkan kepada WHO dalam sepekan terakhir saja. Namun, angka tersebut hanyalah hasil perhitungan kasar dari sirkulasi virus tersebut di seluruh dunia.

baca juga

“Jadi mereka yang berusia di atas 60 tahun, orang dengan penyakit bawaan dan gangguan kekebalan, serta pekerja garis depan, Kita belum berhasil mencapai target seratus persen (dalam hal tingkat vaksinasi) dalam kelompok rentan di seluruh dunia di setiap negara. Kami ingin hal itu menjadi fokus utama semua pemerintah negara,” ujar Van Kerkhove.*(ANIK AS)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aturan Penggunaan Vaksin Buatan Indonesia, Bisa Untuk Boster

Aturan Penggunaan Vaksin Buatan Indonesia, Bisa Untuk Boster

Purwokerto | Kamis, 24 November 2022 | 17:14 WIB

Kasus Covid-19 Meningkat, Kapasitas Kuota Konser Musik Dikurangi Hingga 30 persen

Kasus Covid-19 Meningkat, Kapasitas Kuota Konser Musik Dikurangi Hingga 30 persen

Purwokerto | Minggu, 13 November 2022 | 11:47 WIB

26 Oktober diperingati sebagai hari apa?

26 Oktober diperingati sebagai hari apa?

Purwokerto | Selasa, 25 Oktober 2022 | 21:25 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×