Kreatif, Warga Banjaranyar Banyumas Bikin Terompet Tradisional untuk Rayakan Tahun Baru

Purwokerto

Sabtu, 31 Desember 2022 | 18:49 WIB
Kreatif, Warga Banjaranyar Banyumas  Bikin Terompet Tradisional untuk Rayakan Tahun Baru
Suasana warga Banjaranyar, Pekuncen, Banyumas membuat terompet sendiri untuk merayakan tahun baru, Sabtu 31 Desember 2022. (Suara.com/Anang Firmansyah)

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Belasan warga Desa Banjaranyar, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas nampak sibuk menyambut tahun baru 2023. Mereka berkumpul di teras salah satu rumah warga untuk membuat terompet tradisional yang terbuat dari sedotan serta daun kelapa muda.

Cara membuat terompet ini cukup mudah. Warga cukup menggunakan sedotan serta daun kelapa muda atu janur kuning yang didapat di pekarangan. Terompet ini biasa mereka sebut dengan tuturutu.

Kegiatan tersebut juga melibatkan anak-anak. Selain untuk mengisi waktu luang saat liburan, anak-anak dilibatkan membuat terompet tradisional untuk menghemat biaya.

Zoya Mahasmara siswa kelas tiga Sekolah Dasar (SD) mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut. Ia baru pertama kali membuat terompet tradisional.

"Saya jadi tidak perlu beli. Kan harganya ga murah. Uangnya bisa ditabung buat beli jajan," katanya saat ditemui, Sabtu (31/12/2022).

Proses pembuatan terompet tergolong mudah. Sedotan dipotong dengan ukuran 5 cm. Potongan sedotan tersebut lalu dibunyikan sebelum dipasang. Apabila sudah menghasilkan suara yang nyaring, daun kelapa muda dililit pada sedotan.

Untuk menghasilkan suara yang diinginkan, satu terompet dibutuhkan 15 sampai 20 daun kelapa muda yang dililitkan. Dengan ketekunan dan kesabaran/ terompet atau tuturutu pun jadi.

Setelah jadi terompet docoba untuk dibunyikan. Apabila suara kurang besar, lilitan atau gulungan daun kelapa muda ditambah. Semakin banyak gulungan daun kelapa muda, semakin bagus suara yang dihasilkan.

Kepala Desa Banjaranyar Robi mengungkapkan pembuatan terompet tuturutu biasanya sebagai hadiah anak atau cucunya. Selain murah, bahan baku terompet tak harus dibeli dan bisa didapat di sekitar rumah.

baca juga

"Ini bisa menjadi pilihan, selain hemat biaya, membuat terompet tradisional bisa mengasah kreatifitas anak. Kegiatan ini menjadi tradisi masyarakat banyumas menjelang merayakan pergantian tahun," tutupnya. (Anang Firmansyah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Artis Siap Sambut Tahun Baru 2023 Bersama Keluarga di Luar Negeri

5 Artis Siap Sambut Tahun Baru 2023 Bersama Keluarga di Luar Negeri

Entertainment | Sabtu, 31 Desember 2022 | 17:59 WIB

Anti Bosan, Ini Dia 3 Cara Kreatif Mengisi Malam Tahun Baru di Rumah Aja!

Anti Bosan, Ini Dia 3 Cara Kreatif Mengisi Malam Tahun Baru di Rumah Aja!

Your Say | Sabtu, 31 Desember 2022 | 17:36 WIB

Jalur Puncak-Cianjur Ditutup Jelang Tahun Baru 2023

Jalur Puncak-Cianjur Ditutup Jelang Tahun Baru 2023

Bogor | Sabtu, 31 Desember 2022 | 17:35 WIB

Masak Ikan Bakar di Tahun Baru: 6 Cara Agar Tidak Lengket di Panggangan

Masak Ikan Bakar di Tahun Baru: 6 Cara Agar Tidak Lengket di Panggangan

Lifestyle | Sabtu, 31 Desember 2022 | 18:45 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×