Pasca Banjir Pantura Surut, Jalur KA di Lintas Utara Kembali Normal

Purwokerto

Senin, 02 Januari 2023 | 23:43 WIB
Pasca Banjir Pantura Surut, Jalur KA di Lintas Utara Kembali Normal
Petugas mengecek genangan air yang mulai surut. ((Foto. Antaranews.com))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Imbas banjir yang menggenang di sekitar pesisir utara Jawa dan berimbas pada terendamnya jalur Kereta Api membuat perjalanan KA lintas utara terkendala. Pun setelah dua hari banjir yang surut sudah kembali normal.

Hal tersebut disampaikan Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto Krisbiyantoro. Menurut Kris lantaran jalur utara Jawa kembali normal karena genangan banjir di beberapa petak jalan wilayah Semarang dan sekitarnya telah surut maka semua dinormalkan.

"Berdasarkan informasi yang kami terima, kondisi petak jalan di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang sudah bisa dilewati KA," katanya dikutip Antara. Senin, (02/01/2023).

Pun begitu pihaknya memastikan tidak ada lagi perjalanan KA lintas utara Jawa yang dialihkan melalui jalur selatan atau melewati Purwokerto. Ia mengakui jika sebelumnya beberapa KA lintas utara Jawa yang perjalanannya memutar melalui Purwokerto.

Terkait dengan adanya pengalihan perjalanan tersebut, Krisbiyantoro mengatakan PT KAI Daop 5 Purwokerto melakukan overstappen bagi penumpang kereta api yang sedianya akan turun di beberapa stasiun lintas utara Jawa khususnya Brebes, Tegal, dan Pekalongan.

"Overstappen dilakukan dengan memindahkan penumpang kereta api yang hendak menuju kota-kota tertentu menggunakan moda transportasi bus," jelasnya.

Ia mengatakan berdasarkan data, PT KAI Daop 5 Purwokerto pada hari Minggu (1/1) melakukan overstappen bagi 186 penumpang dari empat KA lintas utara Jawa yang mengalami pengalihan rute perjalanan.

Menurutnya, keempat kereta api itu terdiri atas KA 7033/251s Brantas Tambahan relasi Blitar-Pasar Senen yang berdasarkan manifes terdapat sebanyak 36 penumpang turun di Pekalongan, 26 penumpang turun di Tegal, dan 29 penumpang turun di Brebes.

Selain itu KA 281 Matarmaja relasi Malang-Pasar Senen yang berdasarkan manifes terdapat 11 penumpang turun di Pekalongan dan 19 penumpang turun di Tegal, KA 109s Brantas relasi Blitar-Pasar Senen berdasarkan manifes terdapat 10 penumpang turun di Pekalongan.

baca juga

Lalu 15 penumpang turun di Tegal, dan 15 orang turun di Brebes, serta KA 251a Majapahit relasi Malang-Pasar Senen berdasarkan manifes terdapat 12 penumpang turun di Pekalongan dan 13 penumpang turun di Brebes.

"Overstappen bagi 186 penumpang empat KA tersebut dilakukan dari Stasiun Prupuk dan selanjutnya diantar ke kota-kota tujuan dengan menggunakan bus pariwisata yang kami siapkan," ujar Krisbiyantoro.

Atas nama manajemen PT KAI (Persero), kata dia, pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan KA karena terganggunya perjalanan serta pelayanan kereta api.*** 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Semarang Terendam Banjir, Perjalanan Kereta Api Terhambat

Semarang Terendam Banjir, Perjalanan Kereta Api Terhambat

Purwokerto | Sabtu, 31 Desember 2022 | 14:53 WIB

Tidak Penuhi Aturan Perjalanan, 245 Penumpang Batal Naik Kereta Api di Dops 8 Surabaya

Tidak Penuhi Aturan Perjalanan, 245 Penumpang Batal Naik Kereta Api di Dops 8 Surabaya

Purwokerto | Kamis, 29 Desember 2022 | 23:08 WIB

Aturan Baru Pengguna KRL, Penumpang Kaya dan Miskin Bakal Dibedakan

Aturan Baru Pengguna KRL, Penumpang Kaya dan Miskin Bakal Dibedakan

Purwokerto | Rabu, 28 Desember 2022 | 21:18 WIB

Cara Membeli Tiket Kereta Api Online Melalui KAI Access

Cara Membeli Tiket Kereta Api Online Melalui KAI Access

Purwokerto | Jum'at, 23 Desember 2022 | 09:34 WIB

Terkini

Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung

Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Prabowo Minta TNI Beri Sesuatu yang Spesial untuk Masyarakat di Bulan Kemerdekaan

Prabowo Minta TNI Beri Sesuatu yang Spesial untuk Masyarakat di Bulan Kemerdekaan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Amerika Serikat Bakal Punya Senator Muslim Pertama, Siapa?

Amerika Serikat Bakal Punya Senator Muslim Pertama, Siapa?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?

Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Pindah Agensi Baru, The Boyz Siap Lanjutkan Aktivitas Grup dengan 9 Member

Pindah Agensi Baru, The Boyz Siap Lanjutkan Aktivitas Grup dengan 9 Member

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:05 WIB

FIFA ASEAN Cup 2026: Hadiah Rp15 M Menanti, Timnas Indonesia Siap Turunkan Skuat Terbaik

FIFA ASEAN Cup 2026: Hadiah Rp15 M Menanti, Timnas Indonesia Siap Turunkan Skuat Terbaik

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:04 WIB

IHSG Berakhir Terkoreksi Tapi Masih di Level 6.300, DSSA Melesat Lagi

IHSG Berakhir Terkoreksi Tapi Masih di Level 6.300, DSSA Melesat Lagi

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Pengering Higienis Panasonic CARE+ Edition Bantu Kurangi Bakteri & Jaga Pakaian Tetap Bersih

Pengering Higienis Panasonic CARE+ Edition Bantu Kurangi Bakteri & Jaga Pakaian Tetap Bersih

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Disorot Dedi Mulyadi, Ini 7 Efek Mengerikan Tramadol yang Bisa Mengancam Nyawa

Disorot Dedi Mulyadi, Ini 7 Efek Mengerikan Tramadol yang Bisa Mengancam Nyawa

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Sengketa Tanah PN Kota Bogor Memanas, Tergugat Beberkan Bukti Jual Beli 1992-1994

Sengketa Tanah PN Kota Bogor Memanas, Tergugat Beberkan Bukti Jual Beli 1992-1994

Bogor | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:59 WIB

×