Ratusan Pelajar SMK di Cilacap Serbu SMK Komputama Jeruklegi, Dipicu Kesalahpahaman Pengeroyokan Rekan Sesekolah

Purwokerto

Selasa, 17 Januari 2023 | 09:19 WIB
Ratusan Pelajar SMK di Cilacap Serbu SMK Komputama Jeruklegi, Dipicu Kesalahpahaman Pengeroyokan Rekan Sesekolah
Ratusan pelajar SMK di Kabupaten Cilacap menyerbu SMK Komputama Jeruklegi, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin 16 Januari 2023. (Istimewa)

PURWOKERTO.SUARA.COM, CILACAP - Ratusan pelajar SMK di Kabupaten Cilacap menyerbu SMK Komputama Jeruklegi, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin 16 Januari 2023. Penyerbuan ini mengkhawatirkan karena ratusan siswa yang menyerang membawa senjata tajam.

Aksi serbuan pelajar SMK ini terekam kamera gawai warga. Dalam video ratusan pelajar konvoi di jalanan tanpa mengindahkan peraturan lalu lintas. Hal ini membuat pengguna jalan lain yang berpapasan was-was.

Sampai di SMK Komputama Jeruklegi, ratusan pelajar ini melempar batu ke bangunan sekolah. Mereka juga memprovokasi siswa setempat dengan meneriakkan kata-kata bernada provokasi.

Siswa SMK Komputama Jeruklegi sempat emosi dan bentrok antar-pelajar nyaris pecah. Namun sebelum itu terjadi, para guru meredam emosi peserta didiknya.

Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMK Komputama Jeruklegi, Imam Sefudin ST mengatakan ratusan pelajar itu merangsek masuk dengan cara menjebol gerbang kedua di dekat Masjid SMK. Akibatnya, bangunan dan sejumlah sepeda motor di sekolah tersebut rusak.

“Ada tiga sepeda motor yang rusak. Paling parah satu sepeda motor,” kata Imam.

Penyerangan itu membuat masyarakat yang tinggal di sekitar sekolah ikut tergerak. Mereka membubarkan kerumunan pelajar itu dari kompleks sekolah.

“Jadi yang menghalau itu justru warga. Warga juga marah ada sekolah diserang tanpa tahu penyebabnya apa,” katanya.

Imam mengungkapkan, sebelumnya informasi rencana penyerangan itu sudah beredar. Karenanya, pihak SMK Komputama berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI untuk berjaga sejak pagi. Patroli juga dilakukan di sekitar wilayah setempat.

baca juga

Namun siapa nyana, begitu personel polisi dan TNI selesai berjaga, seratusan lebih siswa yang mengendarai puluhan sepeda motor datang dan langsung melakukan penyerangan. Penyerangan terjadi sekitar pukul 10.15 WIB. Sementara polisi dan TNI meninggalkan lokasi sekitar pukul 10.00 WIB.

“Jadi pas polisi dan TNI meninggalkan sekolah, tidak lama kemudian datang rombongan siswa itu. Paling selang 15 menit,” ungkapnya.

Setelah diusir warga, ternyata ada satu pelajar yang tertinggal  Dari hasil keterangan siswa tersebut, mereka menyerang SMK komputama karena insiden pengeroyokan siswa di depan gedung salah satu SMK di jeruklegi. Korban penyerangan menyangka pelakunya adalah siswa SMK Komputama Jeruklegi.

“Jadi ini salah paham. Dikira siswa kami yang melakukan pengeroyokan,” ucap dia.

Terkait kerugian yang dialami, Imam mengatakan saat ini masih melakukan pendataan. Namun, bisa dipastikan ada tiga sepeda motor rusak dan sejumlah kaca dan genteng di gedung kompleks SMK Komputama Jeruklegi pecah. Selain itu, gerbang juga jebol.

“Saat ini kan masih dalam penanganan kepolisian. Kami masih menunggu proses tersebut,” ucap dia.

Sementara, Sekretaris Yayasan El Bayan sekaligus Humas Yayasan Nurjalin, H Maslan Durori menyayangkan insiden penyerangan ini. Dia meminta seluruh pihak untuk lebih ketat mengawasi siswanya. Sebab, penyerangan terjadi pada saat jam belajar.

“Ini terjadi pada jam-jam belajar. Kenapa siswa sebegitu banyak bisa keluar dari sekolah dan menyerang ke sekolah lain?,” ucap Maslan.

Maslan mendesak agar segera dilakukan penanganan yang tepat oleh seluruh pihak. Dia juga menekankan pentingnya komunikasi antarsekolah agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang.

Yayasan El Bayan dan Nurjalin berada dalam pengelolaan yang sama dengan SMK dan menaungi pondok pesantren dan sejumlah lembaga pendidikan hingga perguruan tinggi. Selain SMK Komputama Jeruklegi, ada pula SMK Komputama Majenang dan Pesahangan.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duh! Namanya Dicatut di Surat Palsu Penundaan Liga 2, CEO PSCS: Itu Bukan Tanda Tangan Saya

Duh! Namanya Dicatut di Surat Palsu Penundaan Liga 2, CEO PSCS: Itu Bukan Tanda Tangan Saya

Jawa Tengah | Jum'at, 13 Januari 2023 | 13:47 WIB

Siswa SMP di Cilacap Tewas Tertimpa Pohon Tumbang, Evaluasi Pohon Peneduh Rentan Roboh

Siswa SMP di Cilacap Tewas Tertimpa Pohon Tumbang, Evaluasi Pohon Peneduh Rentan Roboh

Purwokerto | Kamis, 05 Januari 2023 | 12:44 WIB

Pamit Berburu Burung, Warga Brebes Ditemukan Tewas Misterius di Tengah Hutan

Pamit Berburu Burung, Warga Brebes Ditemukan Tewas Misterius di Tengah Hutan

Purwokerto | Rabu, 28 Desember 2022 | 11:16 WIB

Awas! Gelombang Tinggi Hingga 6 Meter Diprediksi Terjadi di Samudra Hindia Seletan Jawa Tengah

Awas! Gelombang Tinggi Hingga 6 Meter Diprediksi Terjadi di Samudra Hindia Seletan Jawa Tengah

Jawa Tengah | Jum'at, 23 Desember 2022 | 13:18 WIB

Terkini

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investasi Kapal Miliaran Sia-sia? Ini Penyebab Utama Kapal Menumpuk di Pelabuhan Ketapang

Investasi Kapal Miliaran Sia-sia? Ini Penyebab Utama Kapal Menumpuk di Pelabuhan Ketapang

Bali | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:13 WIB

Review Azzura Luminous Cushion: Harga Terjangkau, Wajah Glowing Instan

Review Azzura Luminous Cushion: Harga Terjangkau, Wajah Glowing Instan

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:09 WIB

Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya

Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:08 WIB

Naik BRT Bisa Dapat Diskon Wisata, Dusun Semilir Hadirkan Inovasi Transportasi-Pelancongan di Jateng

Naik BRT Bisa Dapat Diskon Wisata, Dusun Semilir Hadirkan Inovasi Transportasi-Pelancongan di Jateng

Jawa Tengah | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:07 WIB

Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya

Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:06 WIB

60 Ribu Calon Mahasiswa Lepas Kursi SNBP, Unhas Justru Catat Tren Positif

60 Ribu Calon Mahasiswa Lepas Kursi SNBP, Unhas Justru Catat Tren Positif

Sulsel | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:04 WIB

Iran di Ujung Tanduk! Ini Skenario Team Melli Lolos atau Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Iran di Ujung Tanduk! Ini Skenario Team Melli Lolos atau Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:53 WIB

Perdana Tayang, House of the Dragon S3 Raih 21,5 Juta Penonton dalam 3 Hari

Perdana Tayang, House of the Dragon S3 Raih 21,5 Juta Penonton dalam 3 Hari

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:50 WIB

MLSC All-Stars 2026: All-Stars Jakarta Amankan Tiket Final Usai Tekuk Yogyakarta

MLSC All-Stars 2026: All-Stars Jakarta Amankan Tiket Final Usai Tekuk Yogyakarta

Jakarta | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:46 WIB

×