Mengenal Tradisi Nyadran Menjelang Ramadhan, Bagaimana Asal Usulnya?

Purwokerto

Sabtu, 18 Februari 2023 | 19:35 WIB
Mengenal Tradisi Nyadran Menjelang Ramadhan, Bagaimana Asal Usulnya?
Ilustrasi tradisi nyadran ((Instagram))

PURWOKERTO.SUARA.COM Bulan Ramadhan akan segera tiba. Berbagai persiapan dilakukan untuk menyambut bulan suci umat Islam. Bagi sebagian masyarakat, persiapan puasa Ramadhan didahului dengan tradisi Nyadran. Apa sebenarnya tradisi Nyadran dan bagaimana asal usulnya?

Nyadran merupakan salah satu tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Jawa secara turun temurun menjelang bulan Ramadan.

Nyadran sendiri merupakan tradisi akulturasi budaya Jawa dan Islam. Nyadran berasal dari kata "Sraddha" yang berarti keyakinan.

Dalam kalender Jawa, sebelum bulan Ramadan terdapat bulan Ruwah, sehingga acara Nyadran ini disebut juga sebagai acara Ruwah.

Tradisi Nyadran biasanya dilaksanakan sebulan sebelum bulan puasa atau pada tanggal 10, 15, 20, dan 23 Ruwah. Tujuannya yaitu untuk menghormati para leluhur dan mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan.

Asal Usul Nyadran

Berdasarkan sejarahnya, Nyadran merupakan hasil dari percampuran beberapa kepercayaan yang menghasilkan kepercayaan baru antara Hindu, Islam, dan Jawa. Nyadran dipercaya telah dilaksanakan masyarakat Jawa sejak agama Hindu berkembang di Nusantara.

Kala itu, istilah Nyadran disebut dengan shraddha, yang berarti iman. Shraddha adalah sebuah upacara penghormatan terhadap arwah orang-orang meninggal yang dianggap suci. Inti dari upacara shraddha menunjukkan rasa hormat kepada leluhur (nenek moyang) dan mensyukuri atas kelimpahan air dan alam.

Upacara shraddha dilakukan setiap tahun, pelaksanaannya biasanya menyesuaikan dengan tanggal kematian seseorang yang dihormati. Jika pihak keluarga tidak mengetahui tanggal kematian yang akan didoakan dalam shraddha, maka ritual itu akan dilakukan pada hari yang luar biasa. Penentuan hari luar biasa itu didasari oleh perhitungan tertentu.

baca juga

Seiring berkembangnya agama Islam di Jawa, kontak budaya antara Islam, Hindu, dan Jawa pun terjadi. Istilah shraddha pun berubah menjadi sadranan atau Nyadran. Tradisi didalamnya juga mendapatkan pengaruh nilai-nilai ajaran agama Islam.

Masifnya penyebaran agama Islam di Jawa salah satunya dengan memasukkan ajaran agama ke budaya yang telah ada supaya lebih mudah diterima masyarakat.

Hal itulah yang membuat ritual Nyadran dilakukan hingga sekarang. Nyadran menjadi salah satu contoh budaya Hindu dan Jawa Kuno yang berhasil dimasuki ajaran agama Islam. Hasil dari campuran budaya Hindu, Jawa, dan juga Islam lantas membuat kegiatan dalam Nyadran sedikit berbeda. Nyadran menjadi aktivitas kunjungan dan juga berdoa di kuburan keluarga.

Dan lambat laun, Nyadran menjadi ajang pertemuan dan perkumpulan berbagi makanan tradisional atau saling memberi satu sama lain.

Dalam perkembangan selanjutnya, Nyadran kemudian berkembang menjadi upacara yang dilaksanakan sesaat sebelum bulan Ramadan tiba, atau bulan Ruwah dalam penanggalan Jawa. Seperti itulah asal usul Nyadran, tradisi menjelang bulan Ramadhan di masyarakat Jawa. (iruma cezza)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapan Puasa Ramadhan Hari Pertama Tahun Ini

Kapan Puasa Ramadhan Hari Pertama Tahun Ini

Purwokerto | Kamis, 16 Februari 2023 | 18:10 WIB

Keutamaan Apa Saja Saat Melaksanakan Ibadah Puasa Ramadhan

Keutamaan Apa Saja Saat Melaksanakan Ibadah Puasa Ramadhan

Purwokerto | Jum'at, 10 Februari 2023 | 20:13 WIB

Lengkap, Bacaan Solat Tarawih

Lengkap, Bacaan Solat Tarawih

Purwokerto | Jum'at, 10 Februari 2023 | 12:43 WIB

Terkini

Di Mana Beli Bendera Merah Putih Ukuran Besar? Ini Rekomendasi Tempat dan Kisaran Harganya

Di Mana Beli Bendera Merah Putih Ukuran Besar? Ini Rekomendasi Tempat dan Kisaran Harganya

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:45 WIB

4 Shio Beruntung Hari Ini 6 Agustus 2026, Terhindar dari Kesepian dan Kesulitan

4 Shio Beruntung Hari Ini 6 Agustus 2026, Terhindar dari Kesepian dan Kesulitan

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:42 WIB

12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik

12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:22 WIB

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

×