PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN- Kedatangan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, serta Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di tengah panen raya di Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (9/3/2023) disambut antusias warga.
Dalam kesempatan itu, Ganjar sempat mengajak Jokowi, Prabowo serta para petani untuk foto bersama.
Sembari memiringkan handphone, Ganjar berusaha agar semua orang di belakangnya bisa masuk ke dalam layar kamera.
Jokowi dan Prabowo dikelilingi petani yang tampak semringah sembari memegang amplop berisikan bantuan presiden.
Pada momen itu, terekam seorang ibu berkerudung mengungkapkan perasaan senangnya kepada warga di sekitarnya. Seperti diunggah akun IG @terang_media
Ibu itu menceritakan pengalamannya yang barusan mendapatkan kesempatan bersalaman dengan Menhan Prabowo.
Ia bahkan tampak girang saat menceritakan pengalamannya itu.
"Nyong salaman karo pak Prabowo, aluse puol tangane (aku salaman dengan pak Prabowo, halus banget tangannya), " kata orang tua itu
Orang tua itu pun tampak keheranan dengan tangan seorang pejabat yang ternyata sangat halus.
Baca Juga: Kekerasan Terhadap Anak di Banyumas Raya Tinggi, Ini Saran Ahli Kesehatan Jiwa Anak
Wajar, jangankan bersalaman, bisa bertemu langsung dengan tokoh nasional itu pun pastinya ia tak menyangka sebelumnya.
Sebelumnya, Jokowi didampingi Menhan Prabowo dan Ganjar Pranowo meninjau panen raya di Kebumen. Ia menemukan harga jual gabah kering panen (GKP) yang masih begitu rendah
Dari obrolan bersama petani, harga GKP saat ini masih berada di angka Rp 4.200.
"Tadi saya menanyakan langsung kepada para petani bahwa GKPnya jatuh di harga Rp 4.200, memang terlalu rendah," kata Jokowi mengutip video YouTube Sekretariat Presiden, Kamis, dikutip dari suara.com
Jokowi menyebut pemerintah tengah menghitung harga ideal untuk GKP. Pemerintah harus menghitung setiap komponen produksi beras.
"Baik mengenai sewa lahan, pupuk, bibitnya, dan lain-lainnya," terangnya.