Senyum Manis Pedagang Selongsong Ketupat di Purbalingga, Laris Manis Jelang Lebaran

Purwokerto

Kamis, 20 April 2023 | 16:57 WIB
Senyum Manis Pedagang Selongsong Ketupat di Purbalingga, Laris Manis Jelang Lebaran
Selongsong ketupat dari janur menjadi komoditas paling diburu jelang Lebaran. (Istimewa)


PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Ketupat kerap menjadi pilihan untuk disajikan bersama menu khas lebaran lain, seperti opor atau gulai. Nah, melihat tingginya minat ketupat, banyak orang yang akhirnya menjadikan selongsong ketupat sebagai peluang bisnis menggiurkan.

Selongsong ketupat dari janur, atau daun kelapa yang masih kuning selalu menjadi primadona. Berapapun ketersediaannya selalu ludes diborong ibu-ibu.

Hal inilah yang menjadi inspirasi masyarakat di Kabupaten Purbalingga pada hari-hari terakhir bulan Ramadhan untuk berbisnis atau berjualan selongsong ketupat.

Hampir sepanjang jalan di kota hingga kecamatan, bisa menjumpai para pedagang selingsong ketupat tersebut terutama di H-3.

Bahkan di setiap pasar tradisional bisa dipastikan kita akan menjumpai pedagang-pedagang tersebut, seperti Sobihin yang jauh-jauh dari Desa Pengadegan menawarkan selongsong ketupat hingga pasar Hartono Purbalingga.

"Kiye nggawa 1.600 biji, regane nek esuk 50 apa 60, wis mandan awan ya 40 per 100 biji (ini bawa 1.600 biji, harganya kalau pagi Rp 50 ribu atau Rp 60 ribu, kalau sudah agak siang jadi Rp 40 ribu per 100 biji-red)," ujar pria paruh baya yang kesehariannya bekerja di proyek saat diwawancara, Kamis (20/4/2023).

Harga yang ditawarkan para pedagang pun bervariasi, mulai dari 400 hingga 750 rupiah per biji.

Jika Sobihin menjual per ikat berisi 100 biji selingsong ketupat, lain halnya dengan Miarso yang menjual per ikat berisi 20 biji dengan harga 15 ribu rupiah.

"Dinten niki mbekto 1.100 biji, regine mawi-mawi wonten sing 15 per iket wonten sing 20 (hari ini bawa 1.100 biji, harganya bervariasi ada yang 15 ribu rupiah per ikat ada yang 20 ribu rupiah-red)," katanya.

baca juga

Bisa diperkirakan omset yang didapatkan para pedagang selongsong tersebut dalam 1 hari dimana rata-rata mereka bisa menjual 1.000 biji selongsong ketupat dengan harga rata-rata 500 rupiah, maka dalam 1 hari itu mereka bisa memperoleh omset 500 ribu rupiah.

Tentu persiapan yang mereka lakukan sudah jauh hari untuk membuat ribuan selongsong ketupat tersebut.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Pemudik Motor Roda Tiga dan Bajaj, Alasan Lebih Murah Ketimbang Naik Bus

Kisah Pemudik Motor Roda Tiga dan Bajaj, Alasan Lebih Murah Ketimbang Naik Bus

News | Kamis, 20 April 2023 | 16:50 WIB

Mataram Persiapkan Pawai Malam Takbiran Setelah Adanya Penetapan 1 Syawal

Mataram Persiapkan Pawai Malam Takbiran Setelah Adanya Penetapan 1 Syawal

Bali | Kamis, 20 April 2023 | 16:47 WIB

Resep Ketupat Ricecooker, Begini Caranya agar Hasilnya Lembut dan Padat

Resep Ketupat Ricecooker, Begini Caranya agar Hasilnya Lembut dan Padat

Lifestyle | Kamis, 20 April 2023 | 16:45 WIB

Ketahui Cara Masak Ketupat Hemat Gas dan Tak Mudah Basi, Pakai Rumus 20-30-20-30

Ketahui Cara Masak Ketupat Hemat Gas dan Tak Mudah Basi, Pakai Rumus 20-30-20-30

Lifestyle | Kamis, 20 April 2023 | 16:35 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

×