Mengenal Carica Dieng, Pepaya Kerdil yang Diperebutkan Jadi Maskot Dua Kabupaten

Purwokerto Suara.Com
Minggu, 23 April 2023 | 18:21 WIB
Mengenal Carica Dieng, Pepaya Kerdil yang Diperebutkan Jadi Maskot Dua Kabupaten
Tanaman Carica di Dieng (Istimewa)

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA-Jalan-jalan ke Dieng, rasanya kurang lengkap jika belum mencicipi buah segar Carica. Buah ini dijajakan sudah dalam bentuk manisan atau minuman segar. 

 Carica ermasuk jenis papaya yang hanya hidup di Dataran Tinggi seperti Dieng.

Tak ayal buah ini sudah menjadi Mascot Dieng.  Carica memiliki nama latin Carica Pubescens dan masuk dalam golongan famili Pepaya. 

Namun bertolak belakang dengan Pepaya yang biasa hidup di tempat panas, Carica hanya bisa tumbuh di tempat tinggi dengan suhu udara sangat dingin seperti di Dataran Tinggi Dieng.


Buah carica menarik dicicipi karena segarnya daging buah dan keharuman rasanya. 

Ladang terbesar carica berada di wilayah kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, dan sebagian di Kecamatan Kejajar Wonosobo. 

Namun pengolah dan penjual hasil olahannya didominasi oleh masyarakat Kabupaten Wonosobo.

Pelancong biasa menyebut buah ini pepaya kerdil karena ukurannya yang mungil sekepal tangan orang dewasa. Bentuk dan rasa originalnya pun unik. 

Tekstur atau bentuk pepaya ini mirip belimbing dan selalu bergelantungan di batangnya. 

Baca Juga: Wisatawan di Pantai Kebumen Didatangi Mbak-mbak Polwan, Diingatkan Jangan Mandi di Laut

Buahnya berwarna kuning segar dan berbau harum. Tapi jangan terlalu terburu mencicipi pepaya kerdil yang belum diolah menjadi jajanan khas. 

Meskipun bentuk dan baunya mengundang penasaran, carica juga mempunyai getah yang jika tertempel di bibir akan menimbulkan rasa gatal. 

Jadi sebelum mencicipi buah asam ini, harus dicuci terlebih dahulu dengan air hangat.

Dataran Tinggi Dieng, pohon Carica berbuah sepanjang tahun. 

Namun puncaknya biasanya pada Maret-April. 

Pohon itu pula mudah dijumpai hampir di seluruh wilayah dataran tinggi Dieng. 

Tanaman ini biasa ditemukan  di ladang-ladang lereng bukit, pekarangan rumah penduduk, dan kebun yang ada di sana. 

Kebanyakan dari Carica itu kemudian diolah oleh penduduk sekitar menjadi produk-produk kuliner baru seperti selai, jus, dan manisan. (Irumacezza) 

Sumber :  disparbud Banjarnegara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI