purwokerto

Jangan Lapar Mata, Ini Kata Pakar Soal Makanan Bersantan Ketika Lebaran

Purwokerto Suara.Com
Sabtu, 22 April 2023 | 21:48 WIB
Jangan Lapar Mata, Ini Kata Pakar Soal Makanan Bersantan Ketika Lebaran
Ilustrasi Makanan Bersantan. ((Foto. Pixabay.com - Curry Gey))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Berada di waktu lebaran yang identik dengan kumpul keluarga dan makan-makan, Ira Purnamasari Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya menekankan untuk mewaspadai makanan yang menyebabkan kadar kolesterol naik.

Ira menjelaskan, kolesterol merupakan lemak berwarna kekuningan yang dalam batas tertentu dibutuhkan manusia, tetapi jika berjumlah banyak akan berbahaya.

Penumpukan pada dinding pembuluh darah arteri yang jika dibiarkan akan menebal serta mengeras,  dapat menyumbat aliran darah ke jantung dan otak. Paling parah, bisa berdampak penyakit jantung koroner dan stroke.

“Maka penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana cara mencegah kolesterol naik saat lebaran,” ujarnya dikutip Antara, Sabtu (22/4/2023).

Hal pertama yang harus dilakukan yakni membatasi makanan yang kandungan lemaknya tinggi. Menurutnya, setelah sebulan berpuasa nafsu makan cenderung meningkat.

“Salah satu tips adalah pilihlah makanan dengan rendah lemak, seperti rendang buatlah dari potongan daging tanpa lemak, hindari hati dan jeroan, batasi juga daging olahan seperti sosis karena terbuat dari olahan daging berlemak, dan juga bakso dengan kuah tinggi lemak,” paparnya.

Kemudian ia mengingatkan, agar masyarakat juga membatasi konsumsi kue kering. Karena menurutnya, salah satu bahan pembuatan kue kering adalah mentega yang mengandung lemak jenuh tinggi.

Lebih lanjut, keju juga menurutnya sering ditambahkan dalam pembuatan kue kering, yang dalam kandungannya memiliki lemak jenuh paling tinggi jika dibandingkan dengan produk olahan susu lainnya.

“Seperti yang dipaparkan oleh P2PTM Kemenkes RI, dalam 100 gr keju mengandung lemak total 20,3 gr dan kolesterol 100 mg. Serta dalam 100 gr mentega mengandung lemak total 81,6 gr dan kolesterol 250 mg,” jelasnya.

Baca Juga: Wanita yang Hanyut di Sungai Klawing Purbalingga Ditemukan Meninggal

Selain itu, ia juga mengingatkan agar membatasi gorengan, karena mengandung lemak jahat. Jika terlalu banyak, juga dapat berisiko untuk kesehatan tubuh.

Dalam kesempatan itu, Ira menyarankan agar mengkonsumsi buah dan sayuran tinggi serat untuk menjaga kondisi tubuh.

“Imbangi dengan sayuran, seperti brokoli, buncis dan wortel, wortel mengandung serat, seperti selulosa, hemiselulosa dan lignin yang bisa mengurangi penyerapan kolesterol dalam saluran pencernaan. Ada juga buah apel dan pir yang dapat mengurangi penyerapan kolesterol ke dalam aliran darah,” ungkapnya.

Untuk melengkapi itu, ia juga menghimbau agar rutin olahraga. Dengan aktif bergerak, tubuh akan mengalami penurunan kolesterol jahat (LDL) dan peningkatan kolesterol baik (HDL).

“Selain itu dengan berolahraga, seseorang juga dapat terhindar dari obesitas,” pungkasnya***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI