purwokerto

Menangkal Paham Radikalisme di Media Sosial, Literasi Digital dan Gelar Budaya di Pemalang

Purwokerto Suara.Com
Minggu, 21 Mei 2023 | 11:29 WIB
Menangkal Paham Radikalisme di Media Sosial, Literasi Digital dan Gelar Budaya di Pemalang
Suasana literasi digital di Desa Tegal Melati, Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah Sabtu 20 Mei 2023. (Dokumentasi Panitia)

PURWOKERTO.SUARA.COM, PEMALANG - Dengan berkembangnya teknologi yang saat ini makin canggih dan bisa di akses oleh siapapun melalui internet, maka masyarakat harus cakap digital. Warga perlu waspada dengan paham-paham radikal yang disusupkan melalui internet.

Untuk itu Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menggelar literasi digital yang dibarengi gelar budaya. Event ini terselenggara atas kerja sama dengan PT Sinar Multi Komunika sebagai pelaksana kegiatan.

Acara yang digelar di lapangan Desa Tegal Melati, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang Jawa Tengah pada Sabtu (20/5/21).

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, antara lain Bima Setiyo Aji selaku budayawan. Ia  menegaskan perlunya cegah dan tangkal radikalisme.

"Cintailah budaya karena dengan budaya adalah sebagai alat pemersatu bangsa," katanya.

 Kusmanto SPd, Kepala Desa menitikberatkan pada diberlakukanya E-KTP menjadi salah satu jalan untuk menangkal radikalise.

"Karena dengan nomor induk data diri tingkat nasional karena saat ini orang tidak bisa mempunyai nomor induk kependudukan ganda,"  tuturnya.

Fidya Laelasarie selaku relawan Mafindo menyampaikan materi seputaran  hoaks yang artinya informasi bohong dan paham radikalisme.

"Mendorong kebencian serta menyesatkan melalui opini publik bahkan sistem penyebaran secara cepat dan masif," pungkasnya.

Baca Juga: Pemilik Ruko di Pluit Diultimatum Gegara Makan Badan Jalan: Bangunan Bakal Dibongkar jika 4 Hari Cueki Surat Peringatan

Jhon, panitia penyelengara yang bekerjasama dengan kementrian Kominfo mengatakan, sosialisasi  ini bertujuan agar masyarakat lebih paham bagaimana mengkal radikalisme melalui media sosial ataupun internet.

"Serta bersikap bijak dan  menepis isu-isu yang sifatnya paham-paham  radikali yang menyesatkan," ujarnya.

Pada acara kali ini masyarakat juga dihibur dengan pagelaran wayang kulit dengan menghadirkan dalang kondang yaitu Ki dalang Kukuh Bayu Aji dari Banyumas. 

"Semoga sengan diadakan gelar budaya serta sosialisasi tersebut masyarakat makin cakap digital," katanya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI