PURWOKERTO.SUARA.COM Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Purbalingga tengah mempersiapkan Desa Klapasawit Kecamatan Kalimanah sebagai sentra kerajinan anyaman bambu.
Desa yang berjarak 4,2 KM dari pusat Purbalingga ini memang telah lama memproduski kerajikan anyaman bambu.
Kepala Bidang (KabidPerindustrian Purbalingga Imam Kuncoro, dalam pelatihan kerajinan anyaman bambu di Klapasawit, Selasa (18/7) mengungkapkan akan mewujudkan tempat tersebut menjadi sentra anyaman bambu.
Imam mengatakan, sebelum pandemi covid 19, Desa Klapasawit memang sudah memasarkan beberapa produk kerajinan anyaman bambu.
Pelatihan tersebut diadakan oleh Dinperindag Purbalingga selama 3 hari yakni Senin (17/9), Selasa (18/7), dan Kamis (20/7) di Balai Desa Klapasawit dan diikuti oleh 30 warga setempat.
“Sebenarnya ada beberapa model yang dibuat, tapi kita fokus untuk membuat tempat parsel,” katanya.
Imam melanjutkan, beberapa tahun lalu produk tempat parsel dari bambu banyak diminati pembeli dari luar kota bahkan sampai kewalahan karena minimnya kapasitas produksi. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, Kabupaten Purbalingga bisa memiliki jaringan baru guna memenuhi permintaan pasar.
“Selain Klapasawit ada juga Desa Karanggedang (Kecamatan Bukateja) yang nantinya akan menjadi sentra kerajinan bambu di Purbalingga,” pungkasnya.