Sederet Fakta Tabrakan KA Brantas vs Truk di Semarang

Purwokerto

Rabu, 19 Juli 2023 | 12:52 WIB
Sederet Fakta Tabrakan KA Brantas vs Truk di Semarang
Ilustrasi kereta api (Twitter @KAI121)

PURWOKERTO.SUARA.COM Sebuah kecelakaan antara kereta api terjadi di perlintasan Jalan Madukoro, Semarang, Jawa Tengah. Kecelakaan yang melibatkan KA Brantas jurusan Jakarta-Blitar dengan truk trailer itu terjadi pada Selasa (18/7/2023) malam sekitar pukul 19:32 WIB. 

Insiden mengakibatkan ledakan saat lokomotif kereta menabrak kepala truk. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Satu orang penumpang mengalami luka ringan.

Berikut sejumlah fakta tabrakan KA Brantas vs truk di Semarang berikut ini.

1. Kronologi Tabrakan KA Brantas vs Truk Trailer

KA Brantas jurusan Jakarta-Blitar menabrak truk trailer pada Selasa (18/7/2023) malam sekitar pukul 19.32 WIB. Dalam video yang bereda di media sosial, terekam momen mengenaskan saat kereta menyeruduk truk warna putih di Jalan Madukoro Raya, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Terlihat truk dengan nomor polisi B-9943-IG berhenti di tengah jalan perlintasan kemudian tertabrak KA Brantas. Truk tersebut terseret hingga jembatan jalur rel yang di bawahnya terdapat sungai. Akibat kejadian itu terjadi ledakan keras disertai kobaran api.

2. Penumpang Kaget Kereta Rem Mendadak

Suharyono, salah satu penumpang KA Brantas, memaparkan momen saat kereta yang dia tumpangi bersama ratusan penumpang lainnya melakukan pengereman tak wajar. Curiga terjadi apa-apa saat perjalanan, dia pun mengecek gerbong kereta yang berada di depan atau dimana masinis berada. 

Saat berada di gerbong depan, Suharyono dikagetkan dengan kobaran api yang nyaris merambat ke lokomotif penumpang. Dia bersama penumpang lainnya langsung berkemas untuk turun secara darurat.

baca juga

"Kaget tiba-tiba mengeremnya tidak seperti biasa, langsung mengerem mendadak dan ternyata nabrak kontainer," ujar warga Kediri itu di lokasi tabrakan pada Selasa (18/7/2023).

"(Kepala) lepas sampe di bawah jembatan. Kepala truknya. Terus posisi saya pas kejadian ada di ekonomi 1," sambungnya.

3. Nasib Sopir-Kernet Truk

Saat terjadi kecelekaan, sopir dan kernet truk sudah turun dari truk, Truk trailer tersebut mengalami mogok di tengah rel kereta api. Mereka sempat meminta tolong ke petugas palang pintu kereta.

"Sopir dan kernet sempat melompat, kan mobil mogok kemudian dia tinggal untuk meminta tolong ke petugas palang kereta api," kata Kapolresta Semarang Kombes Irwan Anwar.

Irwan menegaskan truk itu tidak menerobos, tapi mogok ketika di tengah perlintasan. Dia mengatakan palang pintu belum tertutup ketika truk melintas. "Tidak nerobos, truk mogok di rel kereta. Belum (tertutup palang pintu saat melintas)," ujarnya.

4. Cara Masinis Selamatkan Diri

Manager Humas PT KAI Daop IV Semarang, Ixfan Hendri Wintoko menjelaskan kondisi masinis dan asisten masinis KA Brantas yang mengalami kecelakaan. KA Branras langsung melompat ke sungai.

"Masinis berenang ke sisi barat sungai, sementara asisten masinis ke sisi timur sungai. Kondisi masinis dan asisten masinis selamat, serta para penumpang tidak ada yang terluka," ungkap Ixfan.

5. Penumpang Luka karena Lompat

Dari kecelakaan tersebut dipastikan tidak ada korban jiwa. Namun, satu penumpang KA mengalami luka akibat  lompat ke sungai untuk menyelamatkan diri.

"Untuk korban jiwa tidak ada dari kejadian ini. Namun ada satu terluka dari penumpang karena melompat," ucap Kombes Irwan Anwar.

6. 9 Perjalanan Kereta Terdampak

Kejadian tersebut menyebabkan sejumlah perjalanan kereta terdampak. Tercatat ada 9 perjalanan kereta yang tertahan.

Kereta-kereta yang mengalami keterlambatan akibat kecelakaan KA Brantas antara lain KA 112 Brantas selama 87 menit, KA 178 Kamandaka selama 66 menit, KA 199F Kaligung selama 80 menit. Selain itu ada KA 111 Brantas selama 26 menit, KA 129 Gumarang selama 55 menit.

Kemudian KA 220 Kertajaya selama 27 menit, KA 20F Argo Merbabu selama 47 menit, KA 160 Joglosemarkerto selama 14 menit, dan KA 58 Brawijaya selama 6 menit.

7. Polisi Selidiki Kobaran Api

Hingga kini, polisi masih menyelidiki asal mula kobaran api dalam insiden tabrakan KA Brantas dengan truk. Sejauh ini sumber api masih belum bisa dipastikan. Walau begitu ada kemungkinan berasal dari bagian kepala truk trailer yang berisi bahan bakar minyak (BBM).

"Masih kita dalami penyebab kebakaran, apakah dari kepala tronton yang berisi bahan bakar minyak, kemungkinan dari situ," ucap Kombes Irwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Salip Angkudes dari Kiri, Bus Pariwisata Terguling di Bukateja Purbalingga

Salip Angkudes dari Kiri, Bus Pariwisata Terguling di Bukateja Purbalingga

Purwokerto | Senin, 17 Juli 2023 | 12:00 WIB

Kecelakaan Maut di Majasari Bukateja, Truk Lindas Sepeda Motor

Kecelakaan Maut di Majasari Bukateja, Truk Lindas Sepeda Motor

Purwokerto | Senin, 17 Juli 2023 | 08:16 WIB

Hanya 5 Km dari Alun-alun Banjarnegara, Stasiun Bersejarah Ini Kondisinya Memprihatinkan

Hanya 5 Km dari Alun-alun Banjarnegara, Stasiun Bersejarah Ini Kondisinya Memprihatinkan

Purwokerto | Jum'at, 14 Juli 2023 | 08:27 WIB

Terkini

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen

Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

BRI Bantul Salurkan KUR hingga Rp1,25 Triliun per Mei 2026, Dorong Kemajuan UMKM dan Ekonomi Daerah

BRI Bantul Salurkan KUR hingga Rp1,25 Triliun per Mei 2026, Dorong Kemajuan UMKM dan Ekonomi Daerah

Bri | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:13 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Kondisi Bangunan Terdampak Longsor di Petamburan

Kondisi Bangunan Terdampak Longsor di Petamburan

Foto | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:06 WIB

Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan

Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan

Entertainment | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:06 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Dibalik Maraknya Kasus Deepfake di Kampus: AI Bukan Lagi Sekadar Alat Bantu

Dibalik Maraknya Kasus Deepfake di Kampus: AI Bukan Lagi Sekadar Alat Bantu

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Tandon Air yang Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasinya yang Anti-Lumut dan Tahan Lama

Tandon Air yang Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasinya yang Anti-Lumut dan Tahan Lama

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

×