purwokerto

Guru Wiyata Bhakti di Rakitan Banjarnegara Terima Zakat Program Bedah Rumah

Purwokerto Suara.Com
Kamis, 10 Agustus 2023 | 19:01 WIB
Guru Wiyata Bhakti di Rakitan Banjarnegara Terima Zakat Program Bedah Rumah
Umi Latifah menerima bantuan zakat dari Baznas Banjarnegara melalui PGRI Banjarnegara (Heni Purwono)

Bikin Haru, Zakat dari Guru untuk Bedah Rumah Guru Kurang Mampu

PURWOKERTO.SUARA.COM – Hingga saat ini, tidak sedikit nasib guru kurang di negeri tercinta ini ditemui, dan tak terkecuali di Banjarnegara.

Umi Latifah salah satunya yang merupakan guru Pendidikan Agama Islam di SDN 2 Rakitan, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara yang mungkin salah satu nasibnya 11-12 dengan guru Oemar Bakrie seperti syair bang Iwan Fals

Bedanya jika Oemar Bakrie pegawai negeri, Umi Latifah hanyalah guru Wiyata Bhakti yang memperoleh gaji Rp 500 ribu per bulan. 

Dengan anak dua dan suami bekerja sebagai buruh tani, wajar jika ia tak mampu memperbaiki rumahnya yang rusak hasil pemberian orang tuanya. 

Beruntung, Baznas Kabupaten Banjarnegara menghimpun zakat dari para guru, melalui Dindikpora Banjarnegara dengan membantu Umi  dana sebesar Rp 15 juta untuk membedah rumahnya. 

Melalui PGRI Banjarnegara yang didapuk untuk melaksanakan secara teknis pelaksanaan kegiatan bedah rumah tersebut dengan harapan dapat membantu Umi Latifah sekeluarga.

"Saya sangat senang, rasanya seperti mimpi dan semoga rumah baru ini membuat hidup saya lebih baik, dan lebih mandiri," ujar Umi 

Perlu diketahui, Umi Latifah menjadi guru sejak tahun 2018 lalu dan saat ini statusnya masih sebagai guru wiyata bhakti.

Baca Juga: Rumah Warga Pekauman Banjarnegara Ludes Diamuk Sijago Merah

Untuk kesejahteraan dari sisi gaji, mungkin Umi harus terus bersabar, karena namanya juga baru saja masuk Dapodik

“Untuk menjadi ASN PPPK, atau mendapat kesempatan untuk serifikasi guru, harus urut kacang sesuai Dapodik,” lanjutnya.

Sementara itu Ketua PGRI Banjarnegara Noor Tamami mengungkapkan terimakasih  kepada Baznas yang telah membantu anggotanya sehingga mendapatkan program bedah rumah. 

"Ini bentuk kerjasama yang sangat baik karena zakat dari guru juga untuk para guru,” ujarnya.

Pihaknya menjelaskan, bantuan senilai Rp 15 juta sudah barang tentu tidak cukup untuk membangun rumah. 

“Biasanya para guru di cabang-cabang bersama-sama gotong royong sampai pembangunan selesai dengan menggandeng pemerintah desa serta pihak terkait,” lanjutnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI