purwokerto

Warga Banjarnegara Terusik Aksi Vandalisme Bernuansa Politik

Purwokerto Suara.Com
Kamis, 28 September 2023 | 17:10 WIB
Warga Banjarnegara Terusik Aksi Vandalisme Bernuansa Politik
Warga di Banjarnegara sibuk bersihkan aksi corat-coret tembok atau vandaisme yang bernuansa politik (doc. Heni Purwono)

PURWOKERTO.SUARA.COM – Jelang tahun politik berbagai upaya dilakukan oleh sekelompok warga yang fanatik mendukung calon peserta konsestasi lima tahunan tersebut.

Berbagai bentuk dukunganpun dilakukan bahkan belakangan ini muncul aksi vandalisme atau corat-coret tembok yang dilakukan oleh sekelompok warga.

Kondisi tersebut tentunya membuat prihatin sejumlah warga, terlebih bagi warga yang menjadi korban secara tidak langsung aksi vandalisme tersebut.

Seperti yang dialami oleh Zainal, warga kampung Gayam, RT 7 RW 5, Kelurahan Kutabanjarnegara, Banjarnegara yang rumahnya tepat di pinggir jalan provinsi, Jalan Sunan Gripit.

Zainal tampak sibuk mengecat tembok rumahnya pada Kamis 28 September 2023 yang persis menghadap jalan.

Cat tembok warna putih ia laburkan pada tembok sepanjang kurang lebih 10 meter dengan tinggi 2,5 meter yang digambari orang tak bertanggungjawab dengan gambar salah satu kontestan Pilpres mendatang. 

Tak hanya itu, tembok rumahnya juga penuh dengan coretan aksi vandalisme remaja, namun ia merasa vandalisme berkonten politik membuatnya sangat terusik.

"Ya kalau coretan anak-anak remaja seperti sebelah ini sih wajar, tapi juga saya sebenarnya tidak terima, tapi yang berisi pesan politik, buat saya sangat tidak baik,” ujarnya.

Dirinya mengaku, harusnya pelaku vandaisme atau yang akan melakukan aksi corat-coret tembok kulonuwun terlebih dahulu.

Baca Juga: Saka Taruna Bumi Banjarnegara Menggeliat, Siap Berikan Aksi Nyata Ditengah Masyarakat

“Harusnya ya ijin dulu, ini kan tembok orang, ada yang punya," lanjutnya.

Zainal tak mempermasalahkan apakah gambar yang ada di temboknya sesuai atau tidak dengan haluan politik yang dianutnya, namun ia lebih menilai etika dalam memasang peraga kampanye di rumah milik pribadi seseorang.

"Harusnya kan bisa pakai baner yang polos, lalu silakan digambari, tidak masalah, atau pakai gambar baliho seperti yang ada, tapi ini kan digambar langsung di tembok orang tanpa ijin,’ pungkasnya.

Pihaknya berharap, kedepan masyarakat lebih bijaksana dan mengedepankan aspek toleransi dalam melakukan sesuatu.

Sementara itu Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Kabupaten Banjarnegara yang juga pemerhati  budaya Banjarnegara Heni Purwono mengungkapkan, vandalisme bernuansa politik tidak akan menimbulkan simpati, bahkan akan cenderung menimbulkan antipati.

"Apa lagi kalau sudah mengusik aset pribadi warga, pasti akan ada penolakan dan antipati, pelaku mustinya menyadari apa yang dilakukannya kontraproduktif," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI