Kondisi Langka yang Bikin Penglihatannya Kerap Terganggu, Ruben Onsu Idap Empty Sella Syndrome, Apa Itu?

Ranah | Suara.com

Kamis, 21 Juli 2022 | 15:41 WIB
Kondisi Langka yang Bikin Penglihatannya Kerap Terganggu, Ruben Onsu Idap Empty Sella Syndrome, Apa Itu?
Ruben Onsu. (Instagram @ruben_onsu)

Mengutip WebMD, ESS merupakan kondisi langka yang menyebabkan adanya gangguan pada sella tursika, sebuah celah kecil pada tulang di dasar otak yang dapat menahan dan melindungi kelenjar pituitari.

Menurut Cleveland Clinic, ESS begitu jarang terjadi. Beberapa peneliti memperkirakan bahwa terdapat kurang dari satu persen pasien yang pernah mengalami ESS dengan gejala.

Sedangkan dengan gejala terdapat sekitar delapan sampai 35 persen dari populasi yang mengalami.

Dalam beberapa pasien, sella tursika terbentuk sedemikian rupa dan cairan di tulang belakang dapat bocor ke dalamnya.

Penumpukan cairan tersebut kemudian menekan kelenjar pituitari sehingga sella tursika pasiennya akan kosong.

Kondisi tersebut disebut dengan ESS primer. Sedangkan jenis lainnya yakni ESS sekunder, kelenjar pituitari bisa berada dalam kondisi yang rata atau kecil karena riwayat pasien yang pernah menjalani operasi atau radiasi untuk tumor atau cedera di kepala yang serius.

ESS sendiri kebanyakan tidak memiliki tanda-tanda. Itulah mengapa para pasien seringkali tidak merasakan apapun sebelumnya dan bisa merasa sehat-sehat saja.

Empty Sella Syndrome (ESS) merupakan gangguan yang melibatkan sella tursika, struktur tulang di dasar otak yang mengelilingi dan melindungi kelenjar pituitari (yang berada di dasar otak).

Berdasarkan laman National Insttute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS) Empty Sella Syndrome terbagi menjadi dua, yakni primer dan sekunder.

ESS primer terjadi ketika cacat anatomi kecil di atas kelenjar pituitari, memungkinkan cairan tulang belakang mengisi sebagian atau seluruh sella tursika.

ESS sekunder adalah hasil dari kemunduran kelenjar pituitari di dalam rongga setelah cedera, pembedahan, atau terapi radiasi.

Kondisi ini sangat langka, dan gejalanya bisa bervariasi pada masing-masing penderita. Dalam kebanyakan kasus, terutama pada penderita Empty Sella Syndrome primer, tidak ada gejala terkait atau asimptomatik.

Seringkali, sindrom sella kosong ditemukan secara kebetulan pada pemeriksaan CT atau MRI ketika pasien sedang diperiksa karena kondisi lain. (Kelly Putri S/Mg1)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kadar Hemoglobin Ruben Onsu Sangat Rendah sebelum Dilarikan ke ICU, Apa Penyebabnya?

Kadar Hemoglobin Ruben Onsu Sangat Rendah sebelum Dilarikan ke ICU, Apa Penyebabnya?

Health | Kamis, 21 Juli 2022 | 15:26 WIB

Apa Itu Penyakit Lesi Otak yang Dialami Ruben Onsu? Kenali Gejala dan Cara Pengobatannya

Apa Itu Penyakit Lesi Otak yang Dialami Ruben Onsu? Kenali Gejala dan Cara Pengobatannya

Health | Kamis, 21 Juli 2022 | 14:06 WIB

Diderita Ruben Onsu, Kenali Gejala Empty Sella Syndrome yang Salah Satunya Impotensi

Diderita Ruben Onsu, Kenali Gejala Empty Sella Syndrome yang Salah Satunya Impotensi

Health | Kamis, 21 Juli 2022 | 13:50 WIB

Terkini

Cinta Terbentur Visa: Pria Singapura yang Jadi Petani di Tanggamus Kini Terancam Deportasi

Cinta Terbentur Visa: Pria Singapura yang Jadi Petani di Tanggamus Kini Terancam Deportasi

Lampung | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:31 WIB

Mafia Masuk PTN Terbongkar: 3 Dokter Aktif di Jatim Jadi Otak Sindikat Joki UTBK Beromzet Miliaran

Mafia Masuk PTN Terbongkar: 3 Dokter Aktif di Jatim Jadi Otak Sindikat Joki UTBK Beromzet Miliaran

Jatim | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:24 WIB

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:22 WIB

Perempuan Harus Terus Membuktikan Diri: Tanda Emansipasi Setengah Jalan?

Perempuan Harus Terus Membuktikan Diri: Tanda Emansipasi Setengah Jalan?

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:20 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Rambut Siswi Berhijab Dipotong Paksa, Dedi Mulyadi Cecar Guru SMKN 2 Garut: Masalahnya Apa?

Rambut Siswi Berhijab Dipotong Paksa, Dedi Mulyadi Cecar Guru SMKN 2 Garut: Masalahnya Apa?

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:13 WIB

Smart Band untuk Apa? Kenali Fungsi dan Perbedaannya dengan Smartwatch

Smart Band untuk Apa? Kenali Fungsi dan Perbedaannya dengan Smartwatch

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:10 WIB

Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri

Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:05 WIB

Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni

Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:05 WIB

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:03 WIB