Ia juga menyanggah adanya jari yang putus pada tubuh korban.Menurut Benny, jari Brigadir J terluka karena ketika memegang pistol ia terkena tembakan dari Bharada E.
Karena peluru mengenai benda lain sebelum bersarang di tubuh Brigadir J, kata Benny, maka proyektilnya pecah.
"Kemudian menyangkut masalah luka lain, itu dari keterangan para saksi tidak ada aksi pemukulan dan sebagainya. Karena ini semata melepas tembakan dan pelurunya itu mengenai benda lain baru mengenai tubuh," ujar Benny.
Banyak lapisan masyarakat yang meragukan pernyataan Benny dan meminta Kapolri Listyo Sigit Prabowo agar memeriksa Ketua Harian Kompolnas tersebut
Pernyataan Benny Mamoto sebagai ketua harian Kompolnas di kasus kematian Brigadir J dinilai banyak kalangan malah membuat citra Polri semakin buruk, karena terkesan ada yang disembunyikan.
Sumber: Suara.com